MENINGKATKAN KEMAMPUAN MENYIMAK USIA 5-6 TAHUN MELALUI MEDIA CERITA BERGAMBAR DI PAUD AL MARYAH

  • Suriyani Suriyani Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Departemen PG PAUD, Universitas Muhammadiyah Bogor Raya, Indonesia
  • Lucky Dewanti Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Departemen PG PAUD, Universitas Muhammadiyah Bogor Raya, Indonesia
  • Heni Suwarni Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Departemen PG PAUD, Universitas Muhammadiyah Bogor Raya, Indonesia
  • Ririn Tjahyaningsih Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Departemen PG PAUD, Universitas Muhammadiyah Bogor Raya, Indonesia
  • Abdul Azis Universitas Pirima Indonesia PSDKU Pekanbaru, Indonesia
Keywords: Kemampuan Menyimak, Anak Usia Dini, Cerita Bergambar.

Abstract

Kemampuan menyimak merupakan keterampilan dasar berbahasa yang penting untuk dikembangkan sejak usia dini, karena menjadi fondasi bagi kemampuan berbicara, membaca, dan menulis. Namun, hasil pengamatan awal di PAUD Al-Maryah menunjukkan bahwa sebagian besar anak usia 5–6 tahun masih mengalami kesulitan dalam menyimak, seperti kurang fokus, kesulitan menjawab pertanyaan sederhana, serta belum mampu menceritakan kembali isi cerita dengan baik. Kondisi ini menuntut adanya media pembelajaran yang lebih menarik dan sesuai dengan tahap perkembangan anak.  Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan menyimak anak usia 5-6 tahun melalui media cerita bergambar. Metode yang digunakan adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK) dengan subjek 10 anak di  kelompok B Penelitian dilaksanakan dalam dua siklus, masing-masing terdiri dari tahap perencanaan, pelaksanaan tindakan, observasi, dan refleksi. Data dikumpulkan melalui observasi keterampilan menyimak anak yang meliputi indikator memperhatikan cerita, menjawab pertanyaan, menceritakan kembali isi cerita, dan menyebutkan tokoh/gambar. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan signifikan kemampuan menyimak anak setelah penggunaan media cerita bergambar. Pada tahap pra-siklus rata-rata ketercapaian masih jauh di bawah kriteria ketuntasan, sedangkan setelah tindakan pada siklus kedua seluruh anak mencapai kategori Berkembang Sangat Baik (BSB) dengan rata-rata pencapaian 100%. Dengan demikian, penggunaan media cerita bergambar terbukti efektif dalam meningkatkan kemampuan menyimak anak usia dini menciptakan suasana belajar yang menyenangkan, interaktif, dan bermakna.

References

[1] Arikunto, Suharsimi. (2010). Prosedur Penelitian Suatu Pendekatan
[2] Praktik. Jakarta: Rineka Cipta.
[3] Djamarah, Syaiful Bahri & Zain, Azwan. (2010). Strategi Belajar Mengajar. Jakarta: Rineka Cipta.
[4] Fitriyani, & Rahmawati. (2021). “Pengaruh Penggunaan Media Cerita
[5] Bergambar terhadap Kemampuan Menyimak Anak Usia Dini.” Jurnal Obsesi: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, Vol. 5, No. 2.
[6] Hasanah, N. (2021). “Penggunaan Media Visual untuk Meningkatkan Keterampilan Menyimak Anak.” Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, Vol. 3, No. 1.
[7] Huda, N. (1987). Psikolinguistik: Pengantar Pemahaman Bahasa. Yogyakarta: Liberty.
Published
2026-06-06
How to Cite
Suriyani, S., Dewanti, L., Suwarni, H., Tjahyaningsih, R. and Azis, A. (2026) “MENINGKATKAN KEMAMPUAN MENYIMAK USIA 5-6 TAHUN MELALUI MEDIA CERITA BERGAMBAR DI PAUD AL MARYAH”, Jurnal Ilmiah Hospitality, 15(1), pp. 109-124. doi: 10.47492/jih.v15i1.4126.
Section
Articles