STRATEGI PROMOSI TIKTOK PADA SUNARI BEACH RESORT KEPULAUAN SELAYAR
Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan praktik hospitality masyarakat lokal pada Desa Wisata Ende. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa praktik hospitality masyarakat lokal tercermin dalam sikap ramah, cara menyambut wisatawan, interaksi sosial yang hangat, serta penerapan nilai budaya lokal dalam pelayanan wisata. Faktor pendukung praktik hospitality meliputi kesadaran masyarakat, nilai budaya, dan peran pengelola desa wisata, sedangkan faktor penghambat meliputi keterbatasan pemahaman pelayanan dan fasilitas pendukung. Penelitian ini menyimpulkan bahwa hospitality masyarakat lokal menjadi elemen penting dalam mendukung pengelolaan dan pengembangan Desa Wisata Ende.
References
[2] Anshari, M., & Hamdan, M. (2021). Digital content quality and user engagement in social media marketing. Journal of Digital Marketing, 5(1), 15–27.
[3] Bulele, Y. N. (2020). Analisis fenomena sosial media dan kaum milenial: studi kasus TikTok. In Conference on Business, Social Sciences and Innovation Technology (Vol. 1, No. 1, pp. 565-572).
[4] Cahyaningsih, Y. (2023). Efektivitas Media Sosial TikTok Destinasi Wisata Alam Yogyakarta terhadap Minat Kunjung Wisatawan Remaja (Studi Akun TikTok@ Dolan. Aja). Jurnal Mozaik Komunikasi, 4(1).
[5] Chen, R., Liu, X., & Zhang, J. (2021). The effect of visual appeal and storytelling in short-video marketing on tourism intention. Journal of Travel Research, 60(7), 1523–1539.
[6] Crompton, J. L. (1979). "Motivations for Pleasure Vacation." Annals of Tourism Research, 6(4), 408-424.
[7] Dewa, C. B., & Safitri, L. A. (2021). Pemanfaatan media sosial TikTok sebagai media promosi industri kuliner di yogyakarta pada masa pandemi covid-19 (studi kasus akun TikTok javafoodie). Khasanah Ilmu-Jurnal Pariwisata Dan Budaya, 12(1), 65-71.
[8] Edward, M. (1991). Tourism Planning: An Integrated and Sustainable Development Approach. New York: Van Nostrand Reinhold.
[9] Endarwati, E. T., & Ekawarti, Y. (2021). Efektifitas Penggunaan Sosial Media TikTok Sebagai Media Promosi Ditinjau Dari Perspektif Buying Behaviors. MANDAR: Management Development and Applied Research Journal, 4(1), 112-120.
[10] Fodness, D. (1994). "Measuring Tourist Motivation." Annals of Tourism Research, 21(3), 555-581.
[11] Heryati, Y. (2019). Potensi pengembangan obyek wisata pantai tapandullu dikabupaten mamuju. GROWTH Jurnal Ilmiah Ekonomi Pembangunan, 1(1), 56-74.
[12] Hidayat, N. (2023). TikTok dan perkembangan pemasaran digital di Indonesia: Analisis tren promosi wisata melalui media sosial. Jakarta: Pustaka Media.
[13] Indriati, D., & Suprapto, A. (2020). Pengalaman wisata digital melalui media sosial: Studi kasus promosi pariwisata di Indonesia. Jurnal Pariwisata Indonesia, 16(1), 45-59.
[14] Indriyani, A., & Suri, H. (2020). Pengaruh penggunaan media sosial terhadap keputusan pembelian. Jurnal Ekonomi & Bisnis, 10(2), 134–142.
[15] Khan, M. A., & Khan, M. N. (2021). "Understanding TikTok: A New Era of Social Media." International Journal of Social Media and Interactive Learning Environments, 9(1), 1-15.
[16] Nuryanti, W. (1993). Concept, Perspective and Challenges of Tourism Village. Yogyakarta: Gadjah Mada University Press.
[17] Suansri, P. (2003). Community Based Tourism Handbook. Thailand: REST Project.








