PEMBERDAYAAN EKONOMI KREATIF MASYARAKAT MELALUI PENGELOLAAN WISATA AIR TERJUN RUMPANG RUMENENG DI DESA MONTONG AJAN LOMBOK TENGAH

  • Samsul Hadi Sekolah TInggi Pariwisata Mataram
  • Ahmad Tahajudin Sekolah Tinggi Pariwisata Mataram, Mataram, Indonesia
  • Dion Anjasmara Sekolah Tinggi Pariwisata Mataram, Mataram, Indonesia
  • Murianto Murianto Sekolah Tinggi Pariwisata Mataram, Mataram, Indonesia
  • Ander Sriwi Sekolah Tinggi Pariwisata Mataram, Mataram, Indonesia
Keywords: Air Terjun Rumpang Rumeneng, Ekonomi Kreatif, Pemberdayaan Masyarakat, Pariwisata Berkelanjutan

Abstract

Air Terjun Rumpang Rumeneng di Desa Montong Ajan, Lombok Tengah, memiliki potensi besar sebagai destinasi wisata alam sekaligus penggerak ekonomi kreatif masyarakat. Keindahan alam, aksesibilitas yang baik, dan kekayaan budaya menjadi modal strategis untuk pengembangan desa wisata berkelanjutan. Namun, rendahnya kapasitas masyarakat dalam manajemen destinasi, kewirausahaan, dan kelembagaan pengelola menyebabkan potensi tersebut belum termanfaatkan secara optimal. Penelitian ini bertujuan merancang model pemberdayaan masyarakat melalui tiga pendekatan utama: pelatihan manajemen destinasi wisata, pelatihan ekonomi kreatif dan kewirausahaan, serta penguatan kelembagaan pengelola wisata. Metode yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan pendekatan partisipatif, melibatkan masyarakat dalam observasi, wawancara, dan pendampingan. Hasil menunjukkan adanya peningkatan kapasitas masyarakat, terbentuknya tujuh UMKM baru, serta peningkatan pendapatan sebesar 20–35%. Selain itu, partisipasi masyarakat dalam pengelolaan dan kebersihan wisata meningkat hingga 65%. Penelitian ini menegaskan bahwa integrasi ekonomi kreatif dengan pariwisata berbasis masyarakat mampu meningkatkan kesejahteraan lokal, memperkuat identitas budaya, dan mendukung pariwisata berkelanjutan.

References

[1] Astuti, R., & Sari, D. (2020). Partisipasi masyarakat dalam pengembangan ekowisata sebagai upaya pemberdayaan ekonomi lokal. Jurnal Pariwisata Pesona, 5(2), 112–123.
[2] Astuti, W., & Sari, D. P. (2020). Pemberdayaan masyarakat dalam pengembangan desa wisata berbasis potensi lokal. Jurnal Pariwisata Nusantara, 12(2), 45–58.
[3] Badan Ekonomi Kreatif Indonesia. (2019). Opus Ekonomi Kreatif 2019: Laporan Pengembangan Ekonomi Kreatif Indonesia. Jakarta: BEKRAF.
[4] Gumelar, G. (2010). Konsep dan Implementasi Desa Wisata Berkelanjutan di Indonesia. Bandung: Alfabeta.
[5] Hadiwijoyo, S. S. (2012). Perencanaan Pariwisata Perdesaan Berbasis Masyarakat. Yogyakarta: Graha Ilmu.
[6] Howkins, J. (2011). The Creative Economy: How People Make Money from Ideas. London: Penguin Books.
[7] Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Republik Indonesia. (2022). Rencana Induk Pengembangan Ekonomi Kreatif Nasional 2021–2025. Jakarta: Kemenparekraf RI.
[8] Natori, M. (2001). Public–Private Partnership in Tourism Development. Tokyo: Japan International Cooperation Agency (JICA).
[9] Nugroho, I. (2021). Pemberdayaan Masyarakat dalam Pariwisata Berbasis Potensi Lokal. Yogyakarta: Deepublish.
[10] Pitana, I. G., & Diarta, I. K. S. (2009). Pengantar Ilmu Pariwisata. Yogyakarta: Andi.
[11] Pitana, I. G., & Gayatri, P. G. (2005). Sosiologi Pariwisata: Kajian Sosiologis Terhadap Struktur, Sistem, dan Dampak-Dampak Pariwisata. Yogyakarta: Andi.
[12] Putra, I. N. D. (2006). Desa Wisata: Konsep, Implementasi, dan Tantangan Pengembangan di Indonesia. Denpasar: Udayana University Press.
[13] Suansri, P. (2013). Community-Based Tourism Handbook. Bangkok: Responsible Ecological Social Tour (REST).
[14] Suarta, I. M., Sudhana, I. P., & Sudiarta, I. M. (2017). Penguatan ekonomi kreatif melalui pengembangan desa wisata berbasis masyarakat. Jurnal Kepariwisataan dan Hospitaliti, 1(2), 64–73.
[15] Suarta, I. M., Wayan, A., & Sudiarta, I. G. P. (2017). Integrasi ekonomi kreatif dalam pengembangan pariwisata berkelanjutan di Indonesia. Jurnal Ilmiah Hospitality Management, 7(1), 35–48.
[16] Sunaryo, B. (2013). Kebijakan Pembangunan Destinasi Pariwisata: Konsep dan Aplikasinya di Indonesia. Yogyakarta: Gava Media.
[17] Suryana. (2013). Ekonomi Kreatif: Ekonomi Baru, Mengubah Ide dan Menciptakan Peluang. Bandung: Salemba Empat.
[18] Suwantoro, G. (2020). Ekonomi kreatif sebagai penggerak pembangunan pariwisata berkelanjutan di Indonesia. Jurnal Kepariwisataan Indonesia, 14(2), 87–98.
[19] United Nations Development Programme. (2018). Creative Economy Outlook: Trends in International Trade in Creative Industries. New York: UNDP.
Published
2025-12-31
How to Cite
Hadi, S., Tahajudin, A., Anjasmara, D., Murianto, M. and Sriwi, A. (2025) “PEMBERDAYAAN EKONOMI KREATIF MASYARAKAT MELALUI PENGELOLAAN WISATA AIR TERJUN RUMPANG RUMENENG DI DESA MONTONG AJAN LOMBOK TENGAH”, Jurnal Ilmiah Hospitality, 14(2), pp. 829-836. doi: 10.47492/jih.v14i2.4021.