PENGEMBANGAN DESTINASI WISATA BERBASIS GREEN ECONOMY DI DESA BATU KUMBUNG, LOMBOK BARAT
Abstract
Artikel ini membahas model pemberdayaan ekonomi hijau (green economy) masyarakat di Desa Batu Kumbung, Lombok Barat, sebagai upaya menciptakan pembangunan berkelanjutan yang berbasis pada kearifan lokal, teknologi ramah lingkungan, dan pengelolaan sumber daya alam yang bijak. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif-kualitatif melalui studi literatur, observasi, serta wawancara dengan masyarakat, kelompok tani, dan pengelola agrowisata. Hasilnya menunjukkan bahwa model pemberdayaan berbasis green economy dapat meningkatkan ketahanan ekonomi, memperkuat kapasitas masyarakat dalam pengelolaan lingkungan, dan menciptakan peluang pariwisata berkelanjutan. Artikel ini diharapkan menjadi referensi dalam pengembangan desa wisata berbasis green economy di NTB maupun daerah lain di Indonesia.
References
[2] Baharuddin, A., Muhlis, M., & Mattunruang, A. A. (2023). Pengelolaan Desa Wisata Dengan Konsep Green Economy Dalam Upaya Meningkatkan Pendapatan Ekonomi Masyarakat. Jurnal Ilmiah Manajemen, Ekonomi, & Akuntansi (MEA), 7(3), 873-886.
[3] Ospanova, A., Popovychenko, I., & Chuprina, E. (2022). Green economy – Vector of sustainable development. Problemy Ekorozwoju, 17(1), 171–181. https://doi.org/10.35784/pe.2022.1.16
[4] Demartoto, A. 2009. Pembangunan Pariwisata Berbasis Masyarakat. Sebelas Maret University Press: Surakarta
[5] Diogsha, H., & Noviarita, H. (2024). Implementasi Konsep Green Economy Terhadap Pengelolaan Taman Wisata Alam Wira Garden Kota Bandar Lampung, Sebagai Upaya Mewujudkan Pembangunan Ekonomi Yang Berkelanjutan. Revenue: Jurnal Ekonomi Pembangunan dan Ekonomi Islam, 7(01), 20-27.
[6] Fabozzi, F., Focardi, S., Ponta, L., Rivoire, M., & Mazza, D. (2022). The Economic Theory of Qualitative Green Growth. Structural Change and Economic Dynamics, 61. https://doi.org/10.1016/j.strueco.2022.02.005
[7] Georgeson, L., Maslin, M., & Poessinouw, M. (2017). The global Green economy: a review of concepts, definitions, measurement methodologies and their interactions. In Geo: Geography and Environment (Vol. 4, Issue 1). Blackwell Publishing Ltd. https://doi.org/10.1002/geo2.36
[8] Laili, Amastya, Eka, Muhammad, Heru, & Nurany, F. (2022). GREEN ECONOMY DALAM PENGEMBANGAN DESA WISATA MIRU Di era industri 4 . 0 seperti sekarang ini pembangunan dalam aspek perekonomian semakin dikembangkan dengan pemerintah semakin gencar untuk mendorong perekonomian nasional khususnya dalam bidang pariwisata. 7(2).
[9] Mubarok, D. (2023). Penerapan Green Economy Dalam Mencapai Pembangunan Ekonomi Berkelanjutan. Jurnal Bina Ummat: Membina dan Membentengi Ummat, 6(2), 31-52.
[10] Pamungkas, Lona Widia Cania Putri dan Alim Harun. 2022. Pemberdayaan Masyarakat Melalui Pengelolaan Desa Wisata di Nagari Laimau Gadang Laumpo Kecamatan IV Jurai Kabupaten Pesisir Selatan. Jurnal Pendidikan Tambusai, Volume 6 Nomor 1
[11] Prayogi, Putu Agus dkk. 2022. Pengelolaan Desa Wsiata Pengelipuran dengan Konsep Green Economy Berbasis Mayarakat Lokal Di Era Pandemi Covid-19. Universitas Triatma Mulya. Journal of Applied Management and Accounting Science, Vol. 3 No. 2
[12] Wahyuni, Dinar. 2018. Strategi Pemberdayaan Masyarakat Dalam Pengembangan Desa Wisata Nglanggeran, Kabupaten Gunung Kidul. Jurnal Masalah-Masalah Sosial, Volume 9, No. 1








