Journal Of Responsible Tourism https://ejournal.stpmataram.ac.id/JRT <p>Journal Of Responsible Tourism, one of the journals published by the Sekolah Tinggi Pariwisata Mataram, was established in three time a year and &nbsp;with ISSN:&nbsp;<strong><a href="https://issn.lipi.go.id/terbit?search=2809-736X">2809-736X&nbsp;</a></strong> printed version <strong>&nbsp;</strong>and ISSN:&nbsp;<strong><a href="https://issn.lipi.go.id/terbit/detail/20211229380990158">2809-7394</a></strong> the online version<strong>.&nbsp;</strong>For submitting your article,<a href="https://stp-mataram.e-journal.id/JIP/about/submissions" target="_self">&nbsp;</a>please follow this link&nbsp;and follow the&nbsp;author guidelines&nbsp;in <a href="https://stp-mataram.e-journal.id/JRT/Author_guidlines">this link </a>to meet our criteria for Journal Of Responsible Tourism. If you need a step by step tutorial for <a href="https://stp-mataram.e-journal.id/JRT/about/submissions">online submission</a> and our journal <a href="https://docs.google.com/document/d/1W3oTTI_ixfTKYi9st1-Dy6kagRTqf6Cp/edit?usp=sharing&amp;ouid=115262682065768027707&amp;rtpof=true&amp;sd=true">template</a>, you download it on the right sidebar or&nbsp;<a href="https://docs.google.com/document/d/1W3oTTI_ixfTKYi9st1-Dy6kagRTqf6Cp/edit?usp=sharing&amp;ouid=115262682065768027707&amp;rtpof=true&amp;sd=true">click here</a>.</p> en-US laloemipa@gmail.com (Lalu Masyhudi) Mon, 30 Mar 2026 12:15:30 +0000 OJS 3.1.1.4 http://blogs.law.harvard.edu/tech/rss 60 PERSEPSI WISATAWAN TERHADAP OBJEK WISATA RELIGI PUJA MANDALA https://ejournal.stpmataram.ac.id/JRT/article/view/4039 <table width="633"> <tbody> <tr> <td width="440"> <p><em>Penelitian ini membahas tentang pengaruh atraksi budaya lokal dan aksesibilitas terhadap minat berkunjung wisatawan ke Kampung sasak Ende Desa Sengkol kecamatan pujut. Penelitian dilakukan melalui pendekatan kuantitatif dengan desain deskriptif korelasional. Data dikumpulkan melalui survei menggunakan kuesioner yang disebarkan kepada wisatawan yang telah berkunjung ke Kampung Sasak Ende. Populasinya adalah semua wisatawan yang pernah berkunjung ke kampung sasak Ende sebanyak 58.987, dengan sejumlah sampel sebanyak 100. Tehnik sampling dengan aksidental sampling. Hasil penelitian menunjukkan secara simultan Atraksi budaya lokal dan aksesibilitas memiliki pengaruh yang signifikan terhadap minat berkunjung wisatawan di Kampung Sasak Ende Desa Sengkol Kecamatan Pujut, dengan nilai F hitung sebesar 26.844 lebih besar dari F tabel (1;100 ; 0,05) yaitu 3.94 (26844 &gt; 3.94) dengan nilai signifikansi 0.000 lebih kecil dari 0.05 (0.000 &lt; 0.05). R-squared sebesar 0.356 menunjukkan bahwa sekitar 35.6% atraksi budaya lokal dan aksesibilitas secara simultan memberikan pengaruh terhadap minat berkunjung wisatawan di Kampung sasak Ende Desa Sengkol. Disarankan Agar hasil penelitian ini dapat menjadi motivasi untuk melestarikan dan mengembangkan budaya-budaya lokal yang dimiliki sehingga kedepannya tetap menjadi daya tarik bagi wisatawan.</em></p> </td> </tr> </tbody> </table> Bayu Fitrohadi, Lalu Masyhudi ##submission.copyrightStatement## https://ejournal.stpmataram.ac.id/JRT/article/view/4039 Mon, 30 Mar 2026 11:18:55 +0000 ANALISIS PENGEMBANGAN BENDUNGAN BATUJAI SEBAGAI DAYA TARIK WISATA DI KABUPATEN LOMBOK TENGAH https://ejournal.stpmataram.ac.id/JRT/article/view/4040 <table width="633"> <tbody> <tr> <td width="440"> <p><em>Penelitian ini adalah penelitian kualitatif dengan teknik pengumpulan data observasi, wawancara, dan dokumentasi. Metode analisis data yang digunakan adalah analisis SWOT. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengembangan Bendungan Batujai sebagai daya tarik wisata di Kabupaten Lombok Tengah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Bendungan Batujai sudah layak untuk dijadikan tempat wisata. Bendungan Batujai memiliki berbagai kegiatan yang dapat dilakukan sehingga dapat dijadikan sebagai daya tarik wisata, antara lain seperti Sunrise bendungan, Panorama Flamboyan di area bendungan, adanya gerai, tempat memancing, tempat Camping, area bendungan tempat bersepeda, Bridge Batujai tempat&nbsp; berfoto, dan Keliling area bendungan. Hal ini merupakan keunggulan dan peluang Bendungan Batujai untuk dijadikan sebagai daya tarik. Kekuatan, bendungan ini dapat menjadi tempat rekreasi, olahraga, dan media belajar didukung oleh lingkungan bendungan yang letaknya strategis sehingga berpotensi terciptanya berbagai kegiatan wisata. Kelemahan, yang dapat di identifikasi adalah pemerintah yang tidak aktif dalam mendukung bendungan sebagai tempat wisata, fasilitas kurang memadai, aspek kebersihan kurang dan keamanan kurang. Peluang, yang ada di bendungan adalah sebagai salah satu daya tarik wisata baru yang berbasis alam, dan terbentuknya lapangan pekerjaan. Ancaman, seperti dapat merusak fasilitas area bendungan, membuang sampah sembarangan, dan rentan terjadinya bencana alam.</em></p> </td> </tr> </tbody> </table> Sapri Cahya Ramdani, Fathurrahim Fathurrahim, Uwi Martayadi ##submission.copyrightStatement## https://ejournal.stpmataram.ac.id/JRT/article/view/4040 Mon, 30 Mar 2026 11:19:48 +0000 PENGARUH FASILITAS DAN PELAYANAN PEDAGANG TERHADAP KEPUASAN WISATAWAN DI PANTAI KLUI DESA MALAKA KECAMATAN PEMENANG KABUPATEN LOMBOK UTARA https://ejournal.stpmataram.ac.id/JRT/article/view/4041 <table width="633"> <tbody> <tr> <td width="440"> <p><em>Pantai Klui adalah salah satu destinasi wisata yang terletak di Kecamatan Pemenang, Kabupaten Lombok Utara. Meskipun demikian&nbsp; pantai klui masih dihadapkan beberapa permasalahan termasuk kurangnya fasilitas yang memadai serta pelayanan pedagang yang belum optimal atau maksimal, selain itu penting juga bagi pedagang di pantai klui untuk memperhatikan kepuasan wisatawan, karena hal ini berpengaruh pada kelangsungan bisnis pedagang jangka Panjang. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh fasilitas dan pelayanan pedagang terhadap kepuasan wisatawan di pantai klui Desa Malaka Kecamatan Pemenang Kabupaten Lombok Utara. Sebagai salah obejek wisata di Lombok Utara, Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan variabel penelitian meliputi fasilitas dan pelayanan pedagang sebagai variabel bebas dan kepuasan wisatawan sebagai variabel terikat. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi, dokumentasi dan angket dengan jumlah sampel sebanyak 97 responden dengan jenis non-probability sampling yang digunakan accidental sampling. Teknik analisis yang digunakan adalah regresi linear berganda dengan bantuan software aplikasi SPSS versi 25. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat pengaruh yang positif dan signifikan variabel fasilitas dan pelayanan pedagang terhadap kepuasan wisatawan.</em></p> </td> </tr> </tbody> </table> Alyan Saputra, I Ketut Bagiastra, Lalu Masyhudi ##submission.copyrightStatement## https://ejournal.stpmataram.ac.id/JRT/article/view/4041 Mon, 30 Mar 2026 11:20:25 +0000 UPAYA STAKEHOLDER DALAM PENGEMBANGAN EKONOMI KREATIF KERAJINAN GERABAH DI DESA PENUJAK, PRAYA BARAT, LOMBOK TENGAH https://ejournal.stpmataram.ac.id/JRT/article/view/4042 <table width="633"> <tbody> <tr> <td width="440"> <p><em>Desa Penujak merupakan salah satu desa yang ada di Kecamatan Praya Barat, Kabupaten Lombok Tengah, Desa Penujak merupakan industri skala kecil menengah, karena sebagian masyarakatnya bermata pencaharian di industri kerajinan gerabah, terjadinya peristiwa bom Bali dan covid-19 pada saat menyebabkan para pengerajin mulai menurun dilihat dari hasil data wawancara dengan beberapa pengerajin dan tokoh masyarakat bahwa pengerajin gerabah sebelum bom Bali dan covid-19 terdapat 90% dan dimasa sekarang turun menjadi 10%. Penelitian ini bertujuan untuk, 1) Untuk mengetahui dan menganalisis upaya stakeholder dalam pengembangan ekonomi kreatif kerajinan gerabah di Desa Penujak, Kecamatan Praya Barat. 2) Untuk mengetahui dan menganalisis kendala stakeholder dalam upaya pengembangan ekonomi kreatif kerajinan gerabah di Desa Penujak, Kecamatan Praya Barat. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif dengan pendekatan kualitatif, menggunakan metode pengumpulan data, observasi, wawancara dan dokumentasi. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa stakeholder yang terlibat dalam pengembangan ekonomi kreatif kerajinan gerabah di Desa Penujak seperti pemerintah desa, Camat, tokoh masyarakat dan kelompok sadar wisata sampai saat ini masih merencanakan strategi yang tepat serta tindakan yang nyata dalam pengembangan ekonomi kreatif kerajinan gerabah di Desa Penujak. Kendala yang dialami oleh stakeholder dalam pengembangan ekonomi kreatif kerajinan gerbah di Desa Penujak yaitu terlihat belum adanya kerjasama dari pihak stakeholder sehingga rendahnya promosi, akses pasar baik itu akses pasar lokal mapun luar negeri, mengakibatkan daya beli yang kurang, di samping itu minimnya regenerasi yang dapat menyebabkan kemunduran bahkan kepunahan tradisi pembuatan kerajinan gerabah.</em></p> </td> </tr> </tbody> </table> Narto Irawan, i Ketut Bagiastra, Lalu Mahsar ##submission.copyrightStatement## https://ejournal.stpmataram.ac.id/JRT/article/view/4042 Mon, 30 Mar 2026 11:21:05 +0000 STRATEGI PENGEMBANGAN POTENSI KEBUN KURMA SEBAGAI AGROWISATA DI DESA SAMBIK BANGKOL KECAMATAN GANGGA KABUPATEN LOMBOK UTARA https://ejournal.stpmataram.ac.id/JRT/article/view/4043 <p><em>Desa Sambik Bangkol merupakan daerah yang beriklim tropis kering dan lingkungan yang mendukung untuk membudidayakan tanaman kurma, dan memiliki potensi untuk di kembangkan sebagai destinasi agrowisata dengan daya tarik utama tanaman kurma. Akan&nbsp; tetapi pengembangannya belum optimal karena beberapa faktor penghambat yang di temukan oleh pengelola, oleh karena itu perlu adananya strategi yang tepat dalam mengembangkan agrowisata kebun kurma dan bisa menjadi salah satu daya tarik wisata di Desa Sambik Bangkol, Kabupaten Lombok Utara. Penelitian ini bertujuan untuk meneliti secara mendalam tentang strategi pengembangan potensi kebun kurma sebagai agrowisata di desa sambik bangkol, penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif. Teknik pengumpulan data di lakukan dengan observasi lapangan dan wawancara dengan informan kunci. Analisis data dilakukan dengan dimulai dari tahapan reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kebun kurma di Desa Sambik Bangkol memiliki berbagai potensi agrowisata, antara lain keunikan tanaman kurma tropis, nilai edukatif dalam proses budidaya, keindahan alam dan lingkungan yang asri, ketersediaan lahan yang luas, serta keterlibatan masyarakat lokal dalam pengelolaan. Selain itu, dukungan budaya lokal dan keramahan masyarakat juga menjadi kekuatan dalam menarik wisatawan. Strategi pengembangan yang dirumuskan meliputi peningkatan fasilitas dan infrastruktur, penguatan kelembagaan pengelola, pelatihan sumber daya manusia, promosi berbasis digital, dan sinergi dengan pemerintah serta pelaku industri pariwisata. Dengan strategi pengembangan yang tepat, kebun kurma memiliki peluang besar untuk menjadi destinasi agrowisata yang kompetitif, berkelanjutan, dan mampu memberikan dampak positif bagi perekonomian serta pelestarian budaya</em>.</p> Gita Atmaja, Primus Gadu, I Wayan Bratayasa ##submission.copyrightStatement## https://ejournal.stpmataram.ac.id/JRT/article/view/4043 Mon, 30 Mar 2026 11:21:44 +0000 PENGARUH FASILITAS DAN KUALITAS PELAYANAN TERHADAP KEPUASAN WISATAWAN DIKAWASAN PANTAI NIPAH MALAKA LOMBOK UTARA https://ejournal.stpmataram.ac.id/JRT/article/view/4044 <table width="633"> <tbody> <tr> <td width="454"> <p><em>N</em><em>i</em><em>pah Beach is a tourist attraction located in the Nipah hamlet, Malaka village, which is often visited by local and foreign tourists. The main problem as a tourist destination with many competitors is whether the services provided are difficult to meet tourists' expectations or not. The aim of this research is to determine the influence of service quality and facilities together on tourist satisfaction at Nipah beach. The data collection technique used in this research is by distributing questionnaires either directly or online and the analysis used uses Multiple Linear Regression. The results of this research are that the Service Quality variable has a significance value of 0.000 &lt;0.05, which indicates that the Service Quality variable has a significant effect. According to the t-count and t-table tests, the results obtained for the t-count value of the facility variable were 5.419, which indicates that this variable has a positive effect on the dependent variable. So that service quality has a positive and significant effect on tourist satisfaction at Nipah Beach. The R2 value was obtained at 0.628, which means that 62.8% of the tourist satisfaction variable is influenced by facilities and service quality. So that the facilities and service quality have a positive and significant effect on tourist satisfaction at Nipah Beach</em></p> </td> </tr> </tbody> </table> Een Surfadila, I Ketut Bagiastra, Lalu Masyhudi ##submission.copyrightStatement## https://ejournal.stpmataram.ac.id/JRT/article/view/4044 Mon, 30 Mar 2026 11:22:24 +0000 PENGARUH KUALITAS PELAYANAN DAN FASILITAS TERHADAP KEPUASAN WISATAWAN DI DESA WISATA SASAK ENDE LOMBOK TENGAH https://ejournal.stpmataram.ac.id/JRT/article/view/4045 <table width="633"> <tbody> <tr> <td width="454"> <p><em>This research aims to analyze the influence of service quality and facilities on tourist satisfaction in Sasak Ende Tourism Village, Sengkol Village, Central Lombok Regency. Service quality is measured through dimensions such as reliability, responsiveness, assurance, empathy, and tangibles. Facilities include accommodation, transportation, sanitation, safety, and other supporting infrastructure. This research adopts a quantitative approach using survey methods, with data collected through questionnaires distributed to 100 respondents selected via purposive sampling. The results show that both service quality and facilities have a significant influence on tourist satisfaction, both partially and simultaneously. These findings highlight the importance of managing services and providing adequate facilities to enhance tourist satisfaction and support sustainable tourism development in cultural tourism villages.</em></p> </td> </tr> </tbody> </table> Pandu Wijaya, I Putu Gede ##submission.copyrightStatement## https://ejournal.stpmataram.ac.id/JRT/article/view/4045 Mon, 30 Mar 2026 11:23:13 +0000 PARTISIPASI MASYARAKAT DALAM MENINGKATKAN DAYA TARIK WISATA BERBASIS EKOWISATA DI KAMPUNG KERUJUK, KABUPATEN LOMBOK UTARA https://ejournal.stpmataram.ac.id/JRT/article/view/4046 <table width="633"> <tbody> <tr> <td width="454"> <p><em>Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi peran serta masyarakat dalam pengembangan ekowisata di Kerujuk, Kabupaten Lombok Utara dan faktor yang menjadi kendala daya tarik wisata berbasis ekowisata di kampung kerujuk. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif untuk mengumpulkan data yang valid dan mendalam mengenai partisipasi masyarakat dalam pengembangan pariwisata yang berkelanjutan. Secara teoritis, penelitian ini diharapkan dapat memberikan manfaat berupa pemahaman yang lebih baik&nbsp; tentang dinamikan partisipasi masyarakat dalam pengembang ekowisata, serta kontribusinya terhadap daya tarik wisata di daerah tersebut. Selain itu, secara praktis hasil penelitian ini diharapkan&nbsp; dapat memberikan rekomendasi bagi pemerintah dan pemangku kepentingan lainnya dalam merancang kebijakan yang mendukung partisipasi&nbsp; masyarakat dalam pengembangan pariwisata.Hasil penelitian menunjukkan bahwa ekowisata&nbsp; Kerujuk&nbsp; memiliki potensi yang luar biasa untuk meningkatkan ekonomi masyarakat setempat jika dikelola dengan baik. Penelitian ini juga menemukan bahwa partisipasi masyarakat&nbsp;&nbsp;&nbsp; dalam perencanaan dan pelaksanaan pembangunan sangat penting untuk mencapai&nbsp; hasil yang diinginkan.&nbsp; Dengan&nbsp; demikian, penelitian ini tidak hanya&nbsp; memberikan wawasan tentang partisipasi masyarakat dalam pengembangan ekowisata, tetapi juga menekankan perlunya kerjasama antara masyarakat dan pemerintah untuk mencapai tujuan pembangunan yang berkelanjutan.</em></p> </td> </tr> </tbody> </table> Ni Made Adella Purnami Putri, I Made Suyasa, Ander Sriwi ##submission.copyrightStatement## https://ejournal.stpmataram.ac.id/JRT/article/view/4046 Mon, 30 Mar 2026 11:23:50 +0000 BENTUK KERJASAMA ANTARA TRAVEL AGENT DAN PEMILIK KAPAL DALAM PENGELOLAAN PERAHU WISATA UNTUK PENYEBERANGAN DARI DERMAGA TANJUNG LUAR KE PANTAI PINK LOMBOK TIMUR https://ejournal.stpmataram.ac.id/JRT/article/view/4047 <table width="633"> <tbody> <tr> <td width="454"> <p><em>Desa Tanjung Luar di Lombok Timur memiliki potensi besar dalam pengembangan wisata bahari, khususnya melalui rute penyeberangan ke Pantai Pink. Namun, kerja sama antara travel agent dan pemilik kapal yang menjadi ujung tombak layanan wisata masih bersifat informal dan belum ditopang oleh sistem yang terstruktur. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi bentuk kerja sama yang berjalan serta merumuskan model kemitraan yang lebih optimal guna mendukung pariwisata berkelanjutan. Metode yang digunakan adalah pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara terstruktur, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa meskipun koordinasi antar pelaku wisata berjalan melalui komunikasi langsung, belum terdapat standar operasional, kontrak tertulis, atau regulasi yang mengikat. Pokdarwis sebagai penghubung belum berfungsi maksimal. Oleh karena itu, disarankan penerapan model kemitraan berbasis komunitas (community-based partnership) dengan sistem layanan satu pintu (one gate service) yang dikelola Pokdarwis, didukung regulasi formal dan inovasi berbasis budaya lokal. Temuan ini penting untuk membangun sistem kerja sama wisata yang profesional dan inklusif, serta mendorong pertumbuhan ekonomi lokal melalui tata kelola pariwisata yang berkelanjutan.</em></p> </td> </tr> </tbody> </table> Anggi Maulida, Sri Susanty, Putu Arya Reksa Anggaratyas ##submission.copyrightStatement## https://ejournal.stpmataram.ac.id/JRT/article/view/4047 Mon, 30 Mar 2026 11:24:34 +0000 PENGARUH HARGA DAN KUALITAS PELAYANAN PRAMUSAJI TERHADAP KEPUASAN KONSUMEN DI RESTORAN THE HUNGRY SUSHI CABANG AMPENAN https://ejournal.stpmataram.ac.id/JRT/article/view/4048 <table width="633"> <tbody> <tr> <td width="454"> <p><em>Restoran The Hungry Sushi cabang Ampenan mengalami penurunan jumlah pengunjung yang mengindikasikan adanya ketidakpuasan pelanggan. Masalah ini diduga berkaitan dengan harga yang kurang sesuai harapan serta kualitas pelayanan pramusaji yang belum optimal. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis pengaruh harga dan kualitas pelayanan pramusaji terhadap kepuasan konsumen, baik secara parsial maupun simultan. Penelitian ini didasarkan pada teori harga dari Kotler &amp; Armstrong, model SERVQUAL dari Parasuraman et al. untuk kualitas pelayanan, serta teori kepuasan konsumen dari Kotler. Variable penelitian yaitu harga dan kualitas pelayanan pramusaji sebagai variable bebas (X), serta kepuasan konsumen sebagai variable terikat (Y). populasi penelitian ini adalah semua pengunjung restoran The Hungry Sushi dari bulan SeptemberDesember 2024. Metode penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif deskriptif, data dikumpulkan melalui kuesioner berskala Likert kepada 100 responden yang diambil dari populasi sebanyak 6.531 konsumen, mewakili sekitar 1632 atau 6,12% dari rata-rata bulanan. Analisis dilakukan menggunakan regresi linier berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa harga dan kualitas pelayanan berpengaruh signifikan terhadap kepuasan konsumen. Oleh karena itu, disarankan agar manajemen meningkatkan kualitas pelayanan pramusaji dan menerapkan strategi harga yang sesuai untuk meningkatkan kepuasan dan loyalitas pelanggan.</em></p> </td> </tr> </tbody> </table> Rahmatin Permata Ghina, Lalu Masyhudi, Dila Ariyogi ##submission.copyrightStatement## https://ejournal.stpmataram.ac.id/JRT/article/view/4048 Mon, 30 Mar 2026 11:25:17 +0000 STRATEGI PENINGKATAN DAYA SAING DESTINASI WISATA KREATIF KERAJINAN GERABAH DI DESA BANYUMULEK KABUPATEN LOMBOK BARAT https://ejournal.stpmataram.ac.id/JRT/article/view/4049 <table width="633"> <tbody> <tr> <td width="454"> <p><em>Kerajinan gerabah Banyumulek merupakan bagian penting dari identitas budaya dan sumber penghidupan masyarakat lokal. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi faktor-faktor yang mempengaruhi daya saing destinasi wisata kreatif kerajinan gerabah di Desa Wisata Banyumulek, serta mengembangkan strategi untuk meningkatkan daya saing tersebut. Metode penelitian kualitatif digunakan dengan pendekatan analisis SWOT untuk menggali kekuatan, kelemahan, peluang, dan ancaman dalam pengembangan wisata kreatif gerabah. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi dengan informan yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling, termasuk pengusaha kerajinan, pemerintah desa, dan wisatawan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi peningkatan daya saing wisata kreatif Banyumulek dapat dilakukan melalui berbagai pendekatan, seperti pemanfaatan teknologi untuk efisiensi produksi, pengembangan kemitraan industri, pemasaran digital, serta adaptasi terhadap preferensi wisata berbasis komunitas. Selain itu, pengembangan program regenerasi pengrajin dan perbaikan infrastruktur menjadi langkah penting untuk memastikan keberlanjutan industri gerabah. Dengan mengintegrasikan tradisi lokal, teknik ramah lingkungan, dan inovasi modern, Banyumulek memiliki potensi besar untuk berkembang menjadi destinasi wisata unggulan yang berdaya saing global.</em></p> </td> </tr> </tbody> </table> Rahmat Rahmat, i Wayan Suteja, Putu Ayu Pratiwi Duta Siwantari ##submission.copyrightStatement## https://ejournal.stpmataram.ac.id/JRT/article/view/4049 Mon, 30 Mar 2026 11:26:00 +0000 PARTISIPASI MASYARAKAT LOKAL TERHADAP PENGEMBANGAN WISATA BUDAYA DI DESA SENARU KECAMATAN BAYAN LOMBOK https://ejournal.stpmataram.ac.id/JRT/article/view/4050 <table width="633"> <tbody> <tr> <td width="454"> <p><em>Desa Senaru, yang terletak di Kecamatan Bayan, Lombok Utara, memiliki potensi wisata budaya yang kaya, termasuk rumah adat, tradisi lokal, dan keindahan alam seperti Air Terjun Sendang Gile dan Tiu Kelep. Namun, pengembangan wisata budaya di desa ini memerlukan partisipasi aktif dari masyarakat lokal. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bentuk partisipasi masyarakat lokal dalam pengembangan wisata budaya serta mengidentifikasi faktor-faktor yang mempengaruhi partisipasi tersebut. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif, dengan teknik wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa masyarakat lokal terlibat dalam berbagai bentuk kegiatan seperti pertunjukan seni, produksi barang lokal, dan gotong royong untuk mempersiapkan acara budaya. Partisipasi ini memberikan kontribusi signifikan terhadap pelestarian budaya, peningkatan kesejahteraan ekonomi, dan penguatan identitas budaya lokal. Penelitian ini juga menemukan bahwa faktor-faktor seperti tingkat pendidikan, kesadaran masyarakat terhadap potensi wisata, dan dukungan pemerintah berperan penting dalam mempengaruhi tingkat partisipasi. Hasil penelitian ini penting untuk pengembangan wisata budaya berkelanjutan di Desa Senaru yang dapat memberikan manfaat sosial-ekonomi yang luas bagi masyarakat setempat.</em></p> </td> </tr> </tbody> </table> Oki Sastrawan, Syech Idrus, Putu Ayu Pradtiwi Duta Siwantari ##submission.copyrightStatement## https://ejournal.stpmataram.ac.id/JRT/article/view/4050 Mon, 30 Mar 2026 11:26:46 +0000 PENGARUH PERSEPSI WISATAWAN TERHADAP MINAT KUNJUNGAN DI PASAR BAMBU DESA WISATA BONJERUK https://ejournal.stpmataram.ac.id/JRT/article/view/4051 <table width="633"> <tbody> <tr> <td width="454"> <p><em>Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh persepsi wisatawan terhadap minat kunjungan ke Pasar Bambu Desa Wisata Bonjeruk serta mengidentifikasi potensi budaya lokal sebagai daya tarik wisata. Metode yang digunakan adalah campuran, meliputi pendekatan deskriptif kualitatif melalui observasi dan wawancara, serta analisis kuantitatif dengan regresi linier sederhana pada data kuesioner 100 responden. Hasil kualitatif menunjukkan bahwa Pasar Bambu memiliki kekayaan budaya lokal yang autentik, seperti kuliner khas Ayam Merangkat dan arsitektur tradisional berugaq berbahan bambu. Analisis kuantitatif mengungkapkan bahwa persepsi wisatawan berpengaruh positif dan signifikan terhadap minat kunjungan dengan nilai signifikansi 0,000 dan t hitung 8,370 &gt; t tabel 1,660. Persamaan regresi Y = 13,229 + 0,468X menunjukkan bahwa setiap peningkatan satu tingkat persepsi meningkatkan minat kunjungan sebesar 0,468 poin. Temuan ini menegaskan bahwa persepsi positif terhadap suasana, pelayanan, dan nilai budaya Pasar Bambu mendorong minat kunjungan dan kunjungan ulang. Hasil penelitian ini penting sebagai dasar pengembangan destinasi wisata berbasis budaya lokal yang berkelanjutan.</em></p> </td> </tr> </tbody> </table> Baiq Zuhriana Rizki Safitri, I Putu Gede, Lalu Mahsar ##submission.copyrightStatement## https://ejournal.stpmataram.ac.id/JRT/article/view/4051 Mon, 30 Mar 2026 11:27:35 +0000 PENGEMBANGAN HOMESTAY BERBASIS MASYARAKAT DI DESA WISATA HIJAU BILEBANTE https://ejournal.stpmataram.ac.id/JRT/article/view/4052 <table width="633"> <tbody> <tr> <td width="454"> <p><em>Penelitian ini bertujuan mengidentifikasi potensi serta kendala dalam pengembangan homestay berbasis masyarakat di Desa Wisata Hijau Bilebante. Topik ini penting mengingat peran homestay sebagai salah satu penggerak utama pariwisata desa yang mengedepankan prinsip Community Based Tourism (CBT). Metode yang digunakan adalah pendekatan kualitatif melalui observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa potensi homestay di Bilebante tergolong tinggi hingga sangat tinggi, ditunjang oleh fasilitas yang memadai, keterlibatan aktif masyarakat, daya tarik budaya dan alam, serta dukungan kelembagaan. Homestay juga berfungsi sebagai pusat edukasi dan pengalaman budaya lokal yang autentik. Namun, terdapat kendala seperti keterbatasan jumlah kamar, fasilitas dapur yang belum memadai, standar fasilitas yang beragam, minimnya fasilitas umum, serta akses internet yang terbatas. Selain itu, modal, pelatihan manajemen, dan perencanaan terpadu menjadi tantangan dalam pengembangan homestay. Penelitian ini menegaskan pentingnya kolaborasi lintas sektor dan penguatan kapasitas masyarakat untuk mewujudkan pengembangan homestay yang berkelanjutan dan berdaya saing, sekaligus memberikan manfaat ekonomi langsung bagi masyarakat lokal.</em></p> </td> </tr> </tbody> </table> Zombie Kaswari Wantira, Sri Susanty, Ander Sriwi ##submission.copyrightStatement## https://ejournal.stpmataram.ac.id/JRT/article/view/4052 Mon, 30 Mar 2026 11:28:21 +0000 STRATEGI LOMBOK EXOTIC MENJADI SENTRA OLEH-OLEH UNGGULAN DI KAWASAN WISATA SENGGIGI https://ejournal.stpmataram.ac.id/JRT/article/view/4053 <table width="633"> <tbody> <tr> <td width="454"> <p><em>This study aims to describe the strategy of Lombok Exotic to become a leading souvenir center in the Senggigi tourist area and find factors that become obstacles in realizing it. The research was designed with qualitative research. The findings in this study indicate that the corporate strategy implemented is a growth strategy in line with its vision of becoming a professional and leading souvenir business. Further implications are applied by building partnerships with suppliers (MSMEs), implementing a marketing mix plus with a form of attention to the economic and social aspects of society, setting competitive selling prices, providing a variety of products and has used promotions through various media, including making its products a trend shaper model. The company has also used technological advances for its business, both in the payment system and promotions. The main obstacles in the business being run to become a superior business are the limited existence of MSMEs as product suppliers, limited travel partners for promotion, security factors, government efficiency policies, declining public purchasing power and declining tourists, especially domestic tourists. An important suggestion for the management of Lombok Exotic is to actively look for other types of products produced by MSMEs.</em></p> </td> </tr> </tbody> </table> Ika Septy Nurmala, I Ketut Purwata, Danu Satria Prayuda ##submission.copyrightStatement## https://ejournal.stpmataram.ac.id/JRT/article/view/4053 Mon, 30 Mar 2026 11:29:01 +0000 PARTISIPASI MASYARAKAT DALAM MEMBANGUN CITRA KE KARANG TALIWANG SEBAGAI KAMPUNG KULINER KHAS SASAK DI PULAU LOMBOK https://ejournal.stpmataram.ac.id/JRT/article/view/4054 <table width="633"> <tbody> <tr> <td width="454"> <p><em>Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji partisipasi masyarakat serta upaya pengembangan Kampung Karang Taliwang sebagai kampung kuliner khas Sasak di Kota Mataram. Kampung ini dikenal sebagai pusat kuliner ayam taliwang, namun mengalami penurunan signifikan akibat bencana alam, pandemi, dan konflik sosial. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi. Analisis data dilakukan menggunakan model interaktif Miles dan Huberman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa partisipasi masyarakat bersifat aktif pada sektor produksi, namun belum optimal dalam aspek strategis seperti inovasi dan pengelolaan destinasi. Upaya pengembangan kawasan melibatkan pendekatan multidimensi yang mencakup pelestarian budaya, digitalisasi UMKM, penguatan rantai pasok lokal, serta rekonsiliasi sosial berbasis kuliner. Penelitian ini menegaskan pentingnya tata kelola kolaboratif, pemberdayaan struktural, dan pendekatan partisipatif dalam mewujudkan pariwisata kuliner yang berkelanjutan dan berbasis komunitas. Hasil ini memberikan kontribusi terhadap model pengembangan destinasi pascakrisis dengan mengedepankan kearifan lokal dan inklusivitas.</em></p> </td> </tr> </tbody> </table> Kartika Sophiana Safitri, I Made Suyasa, Uwi Martayadi ##submission.copyrightStatement## https://ejournal.stpmataram.ac.id/JRT/article/view/4054 Mon, 30 Mar 2026 11:30:03 +0000 STRATEGI PEMASARAN WISATA TAMAN NARMADA UNTUK MENINGKATKAN KUNJUNGAN WISATAWAN DI DESA LEMBUAK https://ejournal.stpmataram.ac.id/JRT/article/view/4055 <table width="633"> <tbody> <tr> <td width="454"> <p><em>Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji partisipasi masyarakat serta upaya pengembangan Kampung Karang Taliwang sebagai kampung kuliner khas Sasak di Kota Mataram. Kampung ini dikenal sebagai pusat kuliner ayam taliwang, namun mengalami penurunan signifikan akibat bencana alam, pandemi, dan konflik sosial. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi. Analisis data dilakukan menggunakan model interaktif Miles dan Huberman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa partisipasi masyarakat bersifat aktif pada sektor produksi, namun belum optimal dalam aspek strategis seperti inovasi dan pengelolaan destinasi. Upaya pengembangan kawasan melibatkan pendekatan multidimensi yang mencakup pelestarian budaya, digitalisasi UMKM, penguatan rantai pasok lokal, serta rekonsiliasi sosial berbasis kuliner. Penelitian ini menegaskan pentingnya tata kelola kolaboratif, pemberdayaan struktural, dan pendekatan partisipatif dalam mewujudkan pariwisata kuliner yang berkelanjutan dan berbasis komunitas. Hasil ini memberikan kontribusi terhadap model pengembangan destinasi pascakrisis dengan mengedepankan kearifan lokal dan inklusivitas.</em></p> </td> </tr> </tbody> </table> Fakhrian Akmal, Halus Mandala, uwi Martayadi ##submission.copyrightStatement## https://ejournal.stpmataram.ac.id/JRT/article/view/4055 Mon, 30 Mar 2026 11:31:22 +0000 PENERAPAN STANDAR KESEHATAN DAN KESELAMATAN KERJA BERBASIS KOMPETENSI UNTUK MENJAMIN KESELAMATAN WISATAWAN DI WISATA GILI DESA SEKOTONG BARAT https://ejournal.stpmataram.ac.id/JRT/article/view/4056 <table width="633"> <tbody> <tr> <td width="454"> <p><em>Penelitian ini membahas tentang Penerapan Standar Kesehatan Dan Keselamatan Kerja Berbasis Kompetensi Untuk Menjamin Keselamatan Wisatawan Di Wisata Gili Desa Sekotong Barat yang dimana fokus pada penerapan standar Kesehatan dan keselamatan kerja serta mencari faktor penghambat penerapan standar k3 tersebut di wisata Gili desa sekotong barat, tujuan dari penelitian ini adalah untuk&nbsp; mendeskripsikan dan mengidentifikasi bagaimana penerapan standar kesehatan dan keselamatan kerja diterapkan. Dengan menggunakan&nbsp;&nbsp; metode&nbsp;&nbsp; penelitian&nbsp;&nbsp; yaitu&nbsp;&nbsp; penelitian pendekatan kualitatif.&nbsp;&nbsp; Teknik&nbsp;&nbsp; pengumpulan&nbsp;&nbsp; data yang digunakan&nbsp; yaitu observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasilnya yaitu terjaminnya keselamatan dan kenyamanan wisatawan wisata Gili melalui penerapan standar Kesehatan dan Keselamatan Kerja (K3) berbasis kompetensi. Dengan adanya instruktur yang terlatih, penggunaan alat pelindung diri, serta prosedur keselamatan yang dijalankan secara konsisten, penelitian ini menargetkan peningkatan kepercayaan wisatawan, pencegahan kecelakaan, dan penguatan citra destinasi wisata yang profesional dan aman.</em></p> </td> </tr> </tbody> </table> Baiq mustiki karisma dewi, I Ketut Purwata, Putu Arya Reksa Anggaratyas ##submission.copyrightStatement## https://ejournal.stpmataram.ac.id/JRT/article/view/4056 Mon, 30 Mar 2026 11:32:20 +0000 PENGARUH KUALITAS PELAYANAN INSTRUKTUR TERHADAP KEPUASAN PESERTA PELATIHAN KEJURUAN PARIWISATA DI BPVP LOMBOK TIMUR https://ejournal.stpmataram.ac.id/JRT/article/view/4057 <table width="633"> <tbody> <tr> <td width="454"> <p><em>The purpose of this study was to examine the factors that most strongly influence the satisfaction of training participants at the Vocational and Productivity Training Center (BPVP) East Lombok and to ensure that the dimensions of service quality of tangible evidence, reliability, responsiveness, assurance, and empathy have an influence. On the satisfaction of training participants. To identify respondents for each variable, 66 respondents were given a questionnaire to fill out. In determining the respondents, this study used the Non Purposive Sampling Technique. This research approach uses quantitative research in the form of a survey. The data collection technique uses questionnaires to respondents. To test the hypothesis, several methods are used such as descriptive analysis, multiple linear regression analysis, and classical assumption tests. The findings of the regression analysis indicate that the variables tangible, reliable, responsive, sure, and empathic have a positive effect on the satisfaction of training participants at the Vocational and Productivity Training Center (BPVP) East Lombok. The findings show that the quality of instructor service has a beneficial and substantial impact on the satisfaction of training participants at the BPVP East Lombok. The results of the t-test obtained a calculated t value of 9.884&gt; t table 1.979 and sig. 0.000 0.05. The percentage of participant satisfaction in BPVP East Lombok training influenced by the quality of instructor service is 43.3%. This is in accordance with the R-Square value of 0.433 found in the findings of the determination coefficient examination. While additional factors not covered in this study have an impact on the remaining 56.7%.</em></p> </td> </tr> </tbody> </table> Edison Edison, Syech Idrus, lalu Yulendra ##submission.copyrightStatement## https://ejournal.stpmataram.ac.id/JRT/article/view/4057 Mon, 30 Mar 2026 11:33:08 +0000 PENGARUH KUALITAS PELAYANAN INSTRUKTUR TERHADAP KEPUASAN PESERTA PELATIHAN KEJURUAN PARIWISATA DI BPVP LOMBOK TIMUR https://ejournal.stpmataram.ac.id/JRT/article/view/4058 <table width="624"> <tbody> <tr> <td width="434"> <p><em>Job training is one part of the coaching and development of the workforce to improve the quality of human resources. The training program provided by the East Lombok Vocational and Productivity Training Center (BPVP) will be in accordance with expectations if it is based on good work management, starting from activity planning, implementation, and evaluation of the training program. The current learning conditions at the East Lombok BPVP provide training with monotonous methods and less varied training strategies, resulting in saturation and boredom for the participants. The objectives to be achieved in this study are to describe the satisfaction of food and beverage product training participants at the East Lombok BPVP. This type of research is qualitative research. The objects of this study are all training indicators that play a role in improving the skills of training participants. In determining the informants, this study used the Purposive Sampling Technique. The data collection techniques used were interviews, observation and documentation. Qualitative data analysis techniques were carried out simultaneously with the data collection process covering three simultaneous activities, namely data reduction, data presentation and conclusions. The results of this study are that 80%&nbsp; training participants are satisfied with the training materials, models and methods used by instructors when teaching, and the facilities provided by BPVP East Lombok. Judging from the time given because it is too little and the availability of training tools that are not complete for all food and beverage product training participants at BPVP East Lombok, some participants said they were dissatisfied with this. The suggestion in this study is to maximize the skills obtained by training participants to add training time so that participants are more confident in competing in the world of work or independent business</em></p> </td> </tr> </tbody> </table> Nita Septi Aryanti, Syech Idrus, Lalu Yulendra ##submission.copyrightStatement## https://ejournal.stpmataram.ac.id/JRT/article/view/4058 Mon, 30 Mar 2026 11:33:56 +0000 STRATEGI PENGEMBANGAN WISATA KULINER LOANG BALOQ SEBAGAI DAYA TARIK WISATA https://ejournal.stpmataram.ac.id/JRT/article/view/4059 <table width="624"> <tbody> <tr> <td width="434"> <p><em>Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan pengelolaan lapak kuliner dan merumuskan strategi pengembangan wisata kuliner sebagai daya tarik di kawasan wisata Loang Baloq, Kota Mataram. Menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif, data dikumpulkan melalui observasi, wawancara dengan pedagang, pengelola, Dinas Pariwisata, serta dokumentasi. Hasil menunjukkan pengelolaan lapak terbagi antara area Dispar dan swadaya masyarakat, dengan kondisi infrastruktur dan pelayanan tidak merata. Tantangan utama meliputi lokasi lapak kurang strategis, minim promosi digital, dan keterbatasan fasilitas. Kuliner lokal seperti sate pusut, rujak, dan olahan laut menjadi daya tarik utama. Analisis SWOT menghasilkan strategi peningkatan kualitas layanan, optimalisasi promosi digital, pelatihan pelaku usaha, dan kolaborasi lintas pihak. Penelitian ini menegaskan pentingnya sinergi pemerintah, pengelola, dan masyarakat dalam menciptakan ekosistem kuliner berdaya saing dan berkelanjutan.</em></p> </td> </tr> </tbody> </table> Baiq Amelia Putri Muzhar, Lalu Yulendra, Lalu Masyhudi ##submission.copyrightStatement## https://ejournal.stpmataram.ac.id/JRT/article/view/4059 Mon, 30 Mar 2026 00:00:00 +0000 STRATEGI PENGEMBANGAN WISATA KULINER LOANG BALOQ SEBAGAI DAYA TARIK WISATA https://ejournal.stpmataram.ac.id/JRT/article/view/4060 <table width="624"> <tbody> <tr> <td width="434"> <p><em>Masyarakat Desa Sukarara telah menyadari potensi besar pariwisata di daerah mereka, dengan memanfaatkan kerajinan tangan seperti tenun, anyaman bambu, dan produk lokal lainnya sebagai daya tarik wisata. Selain itu, keberadaan warung makan, artshop, minimarket, dan bengkel di sekitar desa menunjukkan bahwa pariwisata telah memberi peluang usaha bagi masyarakat setempat. Meskipun potensi pariwisata yang dimiliki sangat besar, Desa Sukarara masih menghadapi berbagia tantangan dalam pengelolaannya. Infrastruktur yang terbatas, seperti jalan akses yang kurang memadai dan fasilitas penunjang wisata yang minim, menjadi hambatan dalam meningkatkan kenyamanan dan aksesibilitas wisatawan. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif dengan pendekatan kualitatif, menggunakan metode pengumpulan data, observasi, wawancara dan dokumentasi. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa strategi pengelolaan yang tepat untuk mewujudkan pariwisata berkelanjutan di Desa Sukarara yaitu Strategi SO (Strengths-Opportunities) karena strategi SO merupakan strategi yang dapat memanfaatkan kekuatan internal untuk meraih peluang eksternal seperti mengembangkan paket wisata edukasi berbasi tenun, mengoptimalkan promosi digital melalui media sosial dengan memposting berbagai cuplikan video atau foto tentang pembuatan tenun, menjalin kolaborasi dengan pihak luar seperti pemerintah, akademisi, dan LSM untuk meningkatkan daya saing. Faktor penghambat pengelolaan Desa wisata Sukarara dalam mewujudkan pariwisata berkelanjutan seperti keterbatasan fasilitas penunjang seperti akses jalan dan tempat parkir, kuranganya pelatihan pariwisata secara formal bagi masyarakat , serta belum optimalnya strategi promosi digital yang mampu menjangkau pasar yang lebih luas. </em></p> </td> </tr> </tbody> </table> Baiq Siti Rahmi Nurulita .F, Siluh Putu Damayanti, Danu Satria Prayuda ##submission.copyrightStatement## https://ejournal.stpmataram.ac.id/JRT/article/view/4060 Mon, 30 Mar 2026 11:36:07 +0000 STRATEGI BAURAN PEMASARAN HOME INDUSTRY “DAPUR SYADZWINA” DALAM MENDUKUNG PENGEMBANGAN WISATA KULINER DI SUMBAWA https://ejournal.stpmataram.ac.id/JRT/article/view/4061 <table width="624"> <tbody> <tr> <td width="434"> <p><em>Penelitian ini mengkaji strategi bauran pemasaran (4P) Dapur Syadzwina dan efektivitasnya dalam mendukung wisata kuliner di Sumbawa. Metode kualitatif dengan observasi, wawancara, dan dokumentasi menghasilkan temuan SWOT: kekuatan berupa bolen pisang bercita rasa lokal, kemasan menarik, dan lokasi strategis; kelemahan pada modal, distribusi, dan promosi digital; peluang dari tren wisata kuliner, dukungan pemerintah, serta kolaborasi dan teknologi; ancaman persaingan, fluktuasi bahan baku, dan perubahan selera. Skor IFAS 2,75 dan EFAS 3,00 menempatkan usaha pada strategi agresif. Produk dan harga dinilai efektif, namun distribusi (penjualan langsung/media sosial) dan promosi (belum terstruktur) perlu diperkuat untuk pertumbuhan berkelanjutan.</em></p> </td> </tr> </tbody> </table> Yazid Zidan, I Ketut Purwata, Ulfan Mulyawan ##submission.copyrightStatement## https://ejournal.stpmataram.ac.id/JRT/article/view/4061 Mon, 30 Mar 2026 11:37:02 +0000 PENGARUH SUASANA DAN KUALITAS PELAYANAN TERHADAP MINAT BERKUNJUNG KEMBALI PADA ACIBARA COFFEE, KOTA MATARAM https://ejournal.stpmataram.ac.id/JRT/article/view/4062 <table width="624"> <tbody> <tr> <td width="434"> <p><em>Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh suasana dan kualitas pelayanan terhadap minat berkunjung kembali pada Acibara Coffee di Kota Mataram. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh fenomena persaingan bisnis coffee shop yang semakin ketat, serta adanya penurunan jumlah pengunjung di Acibara Coffee dalam enam bulan terakhir. Metode penelitian yang digunakan adalah metode kuantitatif dengan pendekatan deskriptif. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh pelanggan Acibara Coffee, dengan jumlah sampel sebanyak 100 responden yang ditentukan menggunakan rumus Slovin dan teknik accidental sampling. Instrumen pengumpulan data berupa kuesioner menggunakan skala Likert. Data dianalisis menggunakan uji validitas, reliabilitas, uji asumsi klasik (normalitas, multikolinearitas, heteroskedastisitas), regresi linier berganda, uji t, uji F, dan koefisien determinasi (R2) dengan bantuan perangkat lunak SPSS versi 30. Hasil penelitian menunjukkan bahwa variabel suasana dan kualitas pelayanan secara parsial maupun simultan berpengaruh positif dan signifikan terhadap minat berkunjung kembali. Variabel kualitas pelayanan memiliki pengaruh yang lebih dominan dibandingkan suasana. Uji t menunjukkan nilai signifikansi variabel suasana sebesar 0,009 (&lt; 0,05) dan kualitas pelayanan sebesar &lt;0,001 (&lt; 0,05). Uji F menunjukkan nilai signifikansi sebesar &lt;0,001 dengan Fhitung 16,089 &gt; Ftabel 3,09. Koefisien determinasi (R2) sebesar 0,249, yang berarti 24,9% variasi minat berkunjung kembali dijelaskan oleh suasana dan kualitas pelayanan, sedangkan sisanya 75,1% dipengaruhi oleh faktor lain di luar model penelitian. Penelitian ini menegaskan pentingnya menciptakan suasana yang nyaman dan pelayanan yang prima guna membangun loyalitas pelanggan di industri coffee shop.</em></p> </td> </tr> </tbody> </table> Raihan Kamandanu, I Wayan Nuada, Putu Arya Reksa Anggaratyas ##submission.copyrightStatement## https://ejournal.stpmataram.ac.id/JRT/article/view/4062 Mon, 30 Mar 2026 11:37:49 +0000 PERAN PEREMPUAN DALAM KEGIATAN PARIWISATA BERBASIS INDUSTRI KREATIF DI DESA SUKARARA, KABUPATEN LOMBOK TENGAH https://ejournal.stpmataram.ac.id/JRT/article/view/4063 <table width="624"> <tbody> <tr> <td width="434"> <p><em>Pengembangan pariwisata berbasis industri kreatif menjadi strategi penting dalam meningkatkan ekonomi lokal dan melestarikan budaya. Di Desa Sukarara, keterampilan menenun tidak hanya mencerminkan identitas budaya masyarakat Sasak, tetapi juga menjadi atraksi wisata yang dikelola secara partisipatif. Penelitian ini bertujuan mengetahui peran perempuan dalam pariwisata berbasis industri kreatif serta dampaknya terhadap pemberdayaan perempuan. Menggunakan pendekatan kualitatif dengan teori gender Bhasin (2000) dan konsep Community-Based Tourism (Wijaya, 2019), data dikumpulkan melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perempuan tidak hanya berperan sebagai penenun, tetapi juga sebagai pelaku UMKM, pemandu wisata, fasilitator budaya, dan pengelola homestay. Keterlibatan ini berdampak pada meningkatnya kemandirian ekonomi, posisi sosial, dan partisipasi perempuan dalam pembangunan desa. Kesimpulannya, pariwisata berbasis industri kreatif di Desa Sukarara menjadi sarana pemberdayaan perempuan yang berkelanjutan melalui penguatan tradisi, ekonomi kreatif, dan partisipasi komunitas.</em></p> </td> </tr> </tbody> </table> Amalia Karomah, i Wayan Suteja, Putu Ayu Pradtiwi Duta Siwantari ##submission.copyrightStatement## https://ejournal.stpmataram.ac.id/JRT/article/view/4063 Mon, 30 Mar 2026 11:38:35 +0000 PENGARUH KUALITAS PRODUK, KUALITAS PELAYANAN, DAN HARGA TERHADAP KEPUASAN KONSUMEN PADA TUWA KAWA COFFEE & ROASTRY, KOTA MATARAM https://ejournal.stpmataram.ac.id/JRT/article/view/4064 <table width="624"> <tbody> <tr> <td width="434"> <p><em>Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh kualitas produk, kualitas pelayanan, dan harga terhadap kepuasan konsumen di Tuwa Kawa Coffee &amp; Roastry, Kota Mataram. Metode yang digunakan ialah penelitian asosiatif kausal dengan pendekatan kuantitatif. Sampel terdiri dari 50 responden yang pernah berkunjung dan membeli produk di Tuwa Kawa Coffee &amp; Roastry, diambil dengan metode non-probability sampling. Analisis data dilakukan dengan metode regresi linear berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kualitas produk tidak berpengaruh signifikan terhadap kepuasan konsumen, sedangkan kualitas pelayanan dan harga berpengaruh positif dan signifikan.<br> <br> </em></p> </td> </tr> </tbody> </table> Ezliani Ezliani, I Made Murdana, Primus Gadu ##submission.copyrightStatement## https://ejournal.stpmataram.ac.id/JRT/article/view/4064 Mon, 30 Mar 2026 11:39:21 +0000 ANALISIS KEPUASAN WISATAWAN TERHADAP PRODUK WISATA PANTAI AI LOANG KECAMATAN MOYO UTARA KABUPATEN SUMBAWA NTB https://ejournal.stpmataram.ac.id/JRT/article/view/4065 <table width="624"> <tbody> <tr> <td width="434"> <p><em>Ai Loang Beach is one of the beach tourism destinations in Moyo Utara district, which has been managed by the local indigenous community with the help of the Forestry Office. The access road to Ai Loang Beach is quite good, although approximately 7 km towards the pond is not yet paved. However, upon arrival at the parking area, a concrete walkway has been constructed leading to the beach, along with benches for relaxation and resting. The objectives of this research are to describe the tourism products available and to describe tourist satisfaction towards the tourism products of Ai Loang Beach in Moyo Utara District, Sumbawa Regency, NTB. The data collection technique is a method required to answer the research problem. The data collection techniques used in this qualitative method are as follows: Interviews, Observations, and Documentation. The technique of qualitative data analysis is conducted alongside the data collection process. The research results indicate that the level of tourist satisfaction is still not optimal due to several constraints, such as a lack of supporting facilities, suboptimal accessibility to the location, minimal tourist information services, and the absence of a structured management system. Nevertheless, tourists continue to appreciate the hospitality of the local community and the safe and comfortable atmosphere while at the location, and tourist satisfaction is also influenced by the costs deemed affordable, although they expect clarity and transparency in the contributions requested. The positive experiences felt by tourists during their visit indicate that Ai Loang Beach has great potential to develop into a premier tourist destination, as long as better organization and management are implemented, based on collaboration between managers, the community, and local government. A comprehensive improvement strategy starting from facilities, information services, security, to digital promotion can significantly increase tourist satisfaction, which will ultimately have a positive impact on the sustainability of tourism in the area</em><em>.</em></p> </td> </tr> </tbody> </table> Yeni Isnaini, Siluh Putu Damayanti, Sri Wahyuningsih ##submission.copyrightStatement## https://ejournal.stpmataram.ac.id/JRT/article/view/4065 Mon, 30 Mar 2026 11:40:02 +0000 PARTISIPASI MASYARAKAT DALAM PENGEMBANGAN DESTINASI WIASATA PANTAI IMPOS DESA MEDANA UNTUK MENDUKUNG PARIWISATA BERKELANJUTAN https://ejournal.stpmataram.ac.id/JRT/article/view/4066 <p><em>Penelitian ini membahas mengenai pembangunan pariwisata berkelanjutan merupakan gagasan yang cukup banyak dikenal dlam pengembangan pariwisata. Pariwisata berkelanjutan (sustainable Tourism) adalah pariwisata yang memperhatikan dampak ekonomi, sosial, budaya dan lingkungan saat ini hingga masa mendatang. Metode yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan analisis data deskriptif kualitatif, observasi, wawancara, dokumentasi terhadap pemangku kepentingan, informan dari peneitian ini yaitu (pemeritah, pengusaha, akademisi, komunitas pokdarwis, dan wisatawan). Tujuan penelitian ini untuk mendeskipsikan tentang bagaimana bentuk partisipasi masyarakat lokal yaitu partisipasi dalam perencanaan, partisipasi dalam pelaksanaan pariwisata, dan partisipasi saat pemantauan dan evaluasi pariwisata berkelanjutan. Hal tersebut dapat menjadikan mereka lebih paham tentang program tersebut dan akan menimbulkan rasa memiliki terhadap program pengembangan pariwisata bekelanjutan. Penelitian ini dilakukan di Desa karang Anyar Kecamatan Tanjung Kabupaten Lombok Utara. Hasil penelitian menunjukan bahwa partisipasi masyarakat menjadi bagian dari salah satu prinsip pembangunan pariwisata berkelanjutan dan adanya pokdarwis sejahtra yang bisa membangun partisipasi masyarakat ikut bergabung untuk mendukung pariwisata berkelanjutan yang ada di destinasi wisata Pantai impos.</em></p> Anis Sapitri, Murianto Murianto, Danu Satria Prayuda ##submission.copyrightStatement## https://ejournal.stpmataram.ac.id/JRT/article/view/4066 Mon, 30 Mar 2026 11:40:47 +0000 STRATEGI PEMASARAN USAHA AGROINDUSTRI VIRGIN COCONUT OIL (VCO) : (Studi Kasus Rumah Industri Manfaat Nyiuh Daya) https://ejournal.stpmataram.ac.id/JRT/article/view/4067 <table width="624"> <tbody> <tr> <td width="434"> <p><em>This study discusses the analysis of the marketing strategy for agroindustry virgin coconut oil (a case study of a production house for the benefits of nyiuh daya). The results of this study are described in several answers to the focus of the problem, namely how to form a marketing strategy for the production house for the benefits of witchcraft, and an analysis of the marketing strategy for the production house for the benefits of witchcraft based on the 4P marketing strategy. By using the method of observation, interviews, documentation and using a qualitative descriptive approach, the research results show that multilevel marketing, word of mouth, dan digital marketing is the marketing strategy that has been used by the Nyiuh Daya Production House until now and the marketing strategy analysis using 4P has fulfilled aspects of 4, namely products, namely in terms of product quality and variants, price in terms of pricing and purchase quantity, place in terms of channels distribution and business permits, then in terms of promotion, namely in the form of promotion and promotion frequency. t's just that the points in each aspect of marketing strategy 4 have not been implemented properly, such as from the point on promotion, namely a form of promotion in which production houses only use free media without daring to use paid media for certain reasons.</em></p> </td> </tr> </tbody> </table> Raden Putra Jaya, Ida Nyoman Tri Darma Putra, Ulfan Mulyawan ##submission.copyrightStatement## https://ejournal.stpmataram.ac.id/JRT/article/view/4067 Mon, 30 Mar 2026 11:41:31 +0000 PERAN POKDARWIS DALAM PENGEMBANGAN DESA WISATA LEBAH SEMPAGE KECAMATAN NARMADA KABUPATEN LOMBOK BARAT https://ejournal.stpmataram.ac.id/JRT/article/view/4068 <table width="624"> <tbody> <tr> <td width="434"> <p><em>Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji peran Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) dalam pengembangan Desa Wisata Lebah Sempage, Kecamatan Narmada, Kabupaten Lombok Barat. Desa ini memiliki potensi wisata alam yang cukup menarik, namun belum sepenuhnya dikelola secara optimal. Dalam konteks ini, Pokdarwis menjadi ujung tombak dalam memajukan sektor pariwisata berbasis masyarakat. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi. Subjek penelitian mencakup pengurus Pokdarwis, masyarakat lokal, serta pihak pemerintah desa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Pokdarwis berperan penting dalam perencanaan, promosi, dan pelaksanaan kegiatan wisata, namun masih menghadapi berbagai kendala seperti keterbatasan sumber daya manusia, infrastruktur, dan pemahaman tentang pengelolaan pariwisata berkelanjutan. Diperlukan dukungan dari berbagai pihak, termasuk pelatihan dan pendampingan dari lembaga terkait, agar Pokdarwis mampu mengoptimalkan pengembangan desa wisata secara lebih profesional dan berkelanjutan. Dengan demikian, Desa Wisata Lebah Sempage diharapkan dapat tumbuh menjadi destinasi unggulan yang memberikan manfaat sosial dan ekonomi bagi masyarakat setempat.</em></p> </td> </tr> </tbody> </table> Hardiawan Atmana Putra, I Made Murdana, Lalu M. Iswadi Athar ##submission.copyrightStatement## https://ejournal.stpmataram.ac.id/JRT/article/view/4068 Mon, 30 Mar 2026 11:42:11 +0000 PENGEMBANGAN POTENSI HUTAN MANGROVE SEBAGAI DESTINASI EKOWISATA DI KAWASAN MANGROVE TANJUNG BATU DESA SEKOTONG TENGAH https://ejournal.stpmataram.ac.id/JRT/article/view/4069 <p><em>Penelitian ini membahas pengembangan potensi hutan mangrove sebagai destinasi ekowisata di kawasan mangrove Tanjung Batu Desa Sekotong Tengah. Tujuan penelitian ini ialah untuk mengidentifikasi potensi yang dimiliki serta menganalisis upaya yang dilakukan dalam mendukung pengembangan destinasi ekowisata mangrove yang berkelanjutan. Metode yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa potensi utama kawasan ini meliputi keanekaragaman hayati, ketersediaan sarana dan prasarana, serta potensi ekowisata berbasis edukasi. Upaya dalam pengembangan ekowisata mangrove yang berkelanjutan dapat dilakukan melalui pemanfaatan keanekaragaman hayati sebagai sarana pembelajaran, peningkatan fasilitas penunjang untuk kegiatan edukasi, pelaksanaan program edukasi melalui kegiatan konservasi, inovasi produk berbasis mangrove, peningkatan peran masyarakat lokal dalam pengembangan ekowisata, serta potensi rekreasi alam dan ekonomi lokal. Upaya-upaya tersebut tidak hanya bertujuan untuk melestarikan lingkungan, tetapi juga untuk meningkatkan keterlibatan aktif masyarakat serta memberikan pengalaman wisata secara edukatif dan interaktif.</em></p> Baiq Laela Ningsih, Siluh Putu Damayanti, Lalu Mahsar ##submission.copyrightStatement## https://ejournal.stpmataram.ac.id/JRT/article/view/4069 Mon, 30 Mar 2026 11:43:49 +0000 PERAN PEMUDA DALAM PENGEMBANGAN DESA WISATA SADE, DESA REMBITAN KABUPATEN LOMBOK TENGAH https://ejournal.stpmataram.ac.id/JRT/article/view/4070 <table width="624"> <tbody> <tr> <td width="434"> <p><em>Penelitian ini membahas tentang peran pemuda dalam pengembangan desa wisata sebagai salah satu aspek penting dalam keberlanjutan pariwisata budaya di Dusun Sade, Desa Rembitan, Kabupaten Lombok Tengah. Penelitian ini difokuskan pada identifikasi bentuk-bentuk peran pemuda dalam pengembangan desa wisata Dusun sade dan faktor-faktor yang mendukung dan menghambat keterlibatan pemuda dalam pengembangan desa wisata. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemuda di Dusun Sade berperan aktif dalam atraksi budaya seperti presean dan gendang beleq, serta menjadi bagian dari upaya pelestarian budaya lokal. Faktor pendukung yang mendorong peran aktif pemuda meliputi pewarisan budaya secara turun-temurun dari orang tua, pelatihan seni budaya oleh komunitas lokal, serta harapan pemuda untuk mendapatkan dukungan dan penghargaan dari pengelola dan pemerintah. Sementara itu, faktor penghambat yang ditemukan mencakup minimnya dukungan pemerintah secara langsung dalam kegiatan rutin, kurangnya pelatihan dan pembekalan berkelanjutan, serta terbatasnya ruang partisipasi dalam pengambilan keputusan yang membuat pemuda hanya berperan sebagai pelaksana, bukan pengelola utama. Implikasi dari penelitian ini menekankan pentingnya fasilitasi, pelatihan, dan pelibatan strategis pemuda agar mereka mampu berperan maksimal sebagai agen penggerak dalam pengembangan desa wisata yang berkelanjutan.</em></p> </td> </tr> </tbody> </table> Anisa Aini, Siluh Putu Damayanti, Putu Ayu Duta Siwantari ##submission.copyrightStatement## https://ejournal.stpmataram.ac.id/JRT/article/view/4070 Mon, 30 Mar 2026 11:44:36 +0000 Analisis Daya Saing City Hotel Dalam Trend Wisata Minat Khusus (Studi Kasus: Tutupnya Grand Legi Hotel Mataram) https://ejournal.stpmataram.ac.id/JRT/article/view/4071 <table width="624"> <tbody> <tr> <td width="434"> <p><em>Perkembangan trend wisata minat khusus yang semakin diminati oleh wisatawan telah mengubah pola permintaan terhadapa akomodasi, khususnya city hotel. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis daya saing city hotel dalam menghadapi perubahan trend pariwisata tersebut, dengan studi kasus pada tutupnya Grand Legi Hotel Mataram. Metode yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan Teknik pengumpalan data melalui wawancara mendalam, studi dokumentasi, dan observasi lapangan. Analisis dilakukan menggunakan model Diamond Porter untuk mengidentifikasi faktor-faktor yang mempengaruhi daya saing, seperti kondisi faktor produksi, permintaan pasar, industry terkait dan pendukung, serta strategi, struktur, dan persaingan perusahaan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Grand Legi Hotel Mataram mengalami penurunan daya saing akibat kurangnya inovasi produk dan layanan yang sesuai dengan preferensi wisatawan minat khusus, lemahnya promosi digital, serta tidak optimalnya kolaborasi dengan pelaku wisata lokal. Selain itu, perubahan perilaku wisatawan yang lebih menyukai akomodasi tematik dan pengalaman unik tidak mampu diakomodasi oleh Grand Legi Hotel Mataram. Penelitian ini merekomendasikan perlunya reposisi strategi bisnis city hotel agar lebih adaptif terhadap trend wisata berbasis pengalaman dan minat khusus guna mempertahankan keberlanjutan usaha.</em></p> </td> </tr> </tbody> </table> Marseliandra Pacheco, I Wayan Suteja, Putu Arya Reksa Anggaratyas ##submission.copyrightStatement## https://ejournal.stpmataram.ac.id/JRT/article/view/4071 Mon, 30 Mar 2026 11:45:18 +0000 PENGARUH KUALITAS PELAYANAN DAN FASILITAS TERHADAP TINGKAT KEPUASAN TAMU PADA DEPARTEMEN FRONT OFFICE DI IDOOP HOTEL BY PRASANTHY https://ejournal.stpmataram.ac.id/JRT/article/view/4072 <table width="624"> <tbody> <tr> <td width="434"> <p><em>Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh kualitas pelayanan dan fasilitas terhadap tingkat kepuasan tamu pada departement front office di Idoop Hotel. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei melalui penyebaran kuesioner kepada 100 responden tamu yang menginap di Idoop Hotel. Pengambilan sampel mnggunakan non probability sampling dengan teknik purposive sampling, instrumen penelitian menggunakan skala likert 5 point untuk mengukur variabel kualitas pelayanan, fasilitas dan kepuasan tamu. Analisis data menggunakan teknik regresi liniear berganda dengan bantuan software SPSS versi 28. Hasil penelitian menunjukan bahwa model regresi layak digunakan berdasarkan uji F dengan nilai signifikasi F tabel 3,090. Uji asumsi klasik menunjukan data memenuhi syarat normalitas, tidak terjadi multikolinearitas dan tidak terdapat heteroskedastisitas. Hasil uji parsial menunjukan bahwa variabel kualitas pelayanan berpengaruh signifikan terhadap kepuasan tamu dengan nilai t hitung 6,193 &gt; t tabel 1,984 dan signifikansi &lt; 0,001. Variabel fasilitas juga berpengaruh signikan terhadap kepuasan tamu dengan nilai t hitung 9,710 &gt; t tabel 1,984 dan signifikansi &lt; 0,001.</em></p> </td> </tr> </tbody> </table> Tabita Natalie Tan, I Ketut Bagiastra, Putu Arya Reksa Anggaratyas ##submission.copyrightStatement## https://ejournal.stpmataram.ac.id/JRT/article/view/4072 Mon, 30 Mar 2026 11:45:59 +0000 POTENSI BENDUNGAN TANDUNG ANDUNG SEBAGAI DAYA TARIK WISATA DI DESA LENDANG ARA https://ejournal.stpmataram.ac.id/JRT/article/view/4073 <table width="624"> <tbody> <tr> <td width="434"> <p><em>Lendang Ara Village is located in Kopang District, Central Lombok Regency, West Nusa Tenggara. The village is known for its preserved natural beauty and rich cultural traditions, making it a promising area for the development of community-based tourism. One of its excellent assets is the Tandung Andung Dam, which not only functions as a source of agricultural irrigation but also holds high aesthetic and recreational value. This research aims to describe the potential of Tandung Andung Dam as a tourist attraction through a 4A analysis approach (Attraction, Accessibility, Amenity, and Ancillary), and to evaluate the role and efforts of the Laserpati Tourism Awareness Group (Pokdarwis) in supporting its development. This research uses a qualitative method with data collection techniques including observation, in-depth interviews, and documentation. The results show that the Tandung Andung Dam has strong tourist appeal in terms of natural beauty, adequate accessibility, availability of basic facilities, and community participation through Pokdarwis in managing the tourist area. This potential needs to be further developed to provide sustainable economic and social benefits for the local community.</em></p> </td> </tr> </tbody> </table> Ahmad Hidayat, I Made Suyasa, Lalu M. Iswadi Athar ##submission.copyrightStatement## https://ejournal.stpmataram.ac.id/JRT/article/view/4073 Mon, 30 Mar 2026 11:47:02 +0000 Sekolah Tinggi Pariwisata Mataram, Indonesia https://ejournal.stpmataram.ac.id/JRT/article/view/4074 <table width="624"> <tbody> <tr> <td width="434"> <p><em>Kinerja karyawan merupakan faktor penting dalam keberhasilan suatau industri dan disiplin serta motivasi diyakini memainkan peran dalam pencapaiannya. Tujuan dari penelitian ini untuk membuktikan dan menjelaskan pengaruh disiplin kerja dan motivasi kerja terhadap kinerja karyawan di Hotel Holiday Resort Lombok. Pendekatan penelitian ini menggunakan kuantitatif. Teknik pengumpulan data menggunakan angket dengan jumlah sampel sebanyak 64 responden. Sampel yang digunakan dalam penelitian teknik penelitian sampel ini adalah purposive sampling. Teknik analisis data yang digunakan yaitu Analisis Regresi Linier Berganda dengan bantuan aplikasi software SPSS versi 22. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa disiplin kerja berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinrerja karyawan, motivasi kerja berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja karyawan di Hotel Holiday Resort Lombok dengan nilai signifikan di bawah 0.05 yaitu sebesar 0.006&lt;0.05. dengan persamaan regresi linier berganda Y=2.633+0.473X1 + 0.437X2 + e. Memiliki arti bahwa apabila ada kenaikan 1% variabel disiplin akan menyebakan kenaikan pada variabel kinerja karyawan.</em></p> </td> </tr> </tbody> </table> Ni Made Indri Kartika Putri, Syech Idrus, I Made Dayuh Hary Kosala ##submission.copyrightStatement## https://ejournal.stpmataram.ac.id/JRT/article/view/4074 Mon, 30 Mar 2026 11:47:44 +0000 PERAN FASILITAS DALAM PENGEMBANGAN PARIWISATA DI DESTINASI EKOWISATA BALE MANGROVE DUSUN POTONBAKO KECAMATAN JEROWARU KABUPATEN LOMBOK TIMUR https://ejournal.stpmataram.ac.id/JRT/article/view/4075 <table width="624"> <tbody> <tr> <td width="434"> <p><em>Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana keberadaan fasilitas yang tersedia di destinasi Ekowisata Bale Mangrove Potonbako, Desa Jerowaru, Kabupaten Lombok Timur, dan bagaimanakah peran fasilitas di destinasi Ekowisata Bale Mangrove dalam pengembangan pariwisata. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif kualitatif, dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi. Teori yang digunakan meliputi teori peran fasilitas, destinasi wisata, dan pengembangan parisata. Hasil penelitian menunjukkan bahwa fasilitas yang tersedia diaktegorikan menjadi tiga diantaranya fasilitas utama, pendukung dan penunjang. Peran fasilitas di Ekowisata Bale Mangrove dalam pengembangan pariwisata antara lain, meningkatkan kenyamanan pengunjung, menambah daya tarik objek wisata, meningkatkan kepuasaan pengunjung, meningkatkan daya tarik wisatawan, mendukung perekonomian local serta meningkatkan citra destinasi.</em></p> </td> </tr> </tbody> </table> Lalu Rizo Nafta Stiawan, Siluh Putu Damayanti, Erri Supriyadi ##submission.copyrightStatement## https://ejournal.stpmataram.ac.id/JRT/article/view/4075 Mon, 30 Mar 2026 11:48:27 +0000 IDENTIFIKASI POTENSI PENGEMBANGAN KEBUN KOPI BERBASIS MASYARAKAT SEBAGAI DAYA TARIK AGROWISATA DI DESA BATU DULANG KABUPATEN SUMBAWA https://ejournal.stpmataram.ac.id/JRT/article/view/4076 <table width="624"> <tbody> <tr> <td width="434"> <p><em>Identifikasi Pengembangan Potensi Kebun Kopi Sebagai Daya Tarik Agrowisata di Desa Batu Dulang Kabupaten Sumbawa Pengembangan sektor pariwisata berbasis pertanian (agrowisata) menjadi salah satu alternatif dalam meningkatkan perekonomian masyarakat Desa serta pelestarian lingkungan. Desa Batu Dulang memiliki potensi besar dalam pengembangan agrowisata, khususnya melalui kebun kopi yang telah lama menjadi bagian dari mata pencaharian masyarakat setempat. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi potensi kebun kopi sebagai daya tarik wisata dan merumuskan strategi pengembangannya sebagai destinasi agrowisata berkelanjutan. Penelitian ini manggunakan pendekatan kualitatif yaitu melalui teknik purposive sampling dengan metode pengumpulan data berupa observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi. Analisis dilakukan menggunakan analisis SWOT untuk mengetahui kekuatan, kelemahan, peluang, dan ancaman dalam pengembangan kebun kopi sebagai daya tarik wisata. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kebun kopi di Desa Batu Dulang memiliki daya tarik dari segi keaslian alam, proses budidaya dan pengolahan kopi, serta keterlibatan masyarakat lokal. Strategi pengembangan yang direkomendasikan mencakup peningkatan kualitas infrastruktur wisata, pelatihan SDM, promosi digital, serta penguatan kerja sama antar pemangku kepentingan. Pengembangan kebun kopi sebagai agrowisata diharapkan tidak hanya meningkatkan kunjungan wisatawan, tetapi juga memberi dampak ekonomi positif bagi masyarakat Desa Batu Dulang secara berkelanjutan</em></p> </td> </tr> </tbody> </table> Ferdinan Rimba Sanjaya, I Made Suyasa, Ulfan Mulyawan ##submission.copyrightStatement## https://ejournal.stpmataram.ac.id/JRT/article/view/4076 Mon, 30 Mar 2026 11:49:07 +0000 PENGEMASAN DAYA TARIK WISATA SEBAGAI PAKET WISATA DI DESA BONJERUK KABUPATEN LOMBOK TENGAH https://ejournal.stpmataram.ac.id/JRT/article/view/4077 <table width="624"> <tbody> <tr> <td width="434"> <p><em>Desa Bonjeruk merupakan salah satu desa tertua di Lombok Tengah yang memiliki potensi wisata alam, budaya, dan kreativitas masyarakat yang tinggi. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan potensi wisata Desa Bonjeruk sebagai daya tarik wisata dan menganalisis strategi pengemasan yang telah dilakukan dalam bentuk paket wisata. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa telah dikembangkan delapan paket wisata, namun hanya beberapa yang mendapat minat tinggi dari wisatawan. Faktor-faktor seperti kesamaan kegiatan, harga yang kurang sesuai, durasi yang tidak optimal, serta kurangnya promosi dan edukasi menjadi penyebab rendahnya minat terhadap paket tertentu. Penelitian ini merekomendasikan evaluasi terhadap seluruh paket yang ditawarkan dan peningkatan strategi promosi. Diharapkan hasil ini menjadi acuan dalam pengembangan pariwisata berkelanjutan di Desa Bonjeruk.</em></p> </td> </tr> </tbody> </table> Safari Hadi Pranata, I Made Suyasa, Ander Sriwi ##submission.copyrightStatement## https://ejournal.stpmataram.ac.id/JRT/article/view/4077 Mon, 30 Mar 2026 11:49:53 +0000 STRATEGI PROMOSI DALAM UPAYA MENINGKATKAN JUMLAH KUNJUNGAN KE DESTINASI WISATA PANTAI KETAPANG KECAMATAN PRINGGABAYA https://ejournal.stpmataram.ac.id/JRT/article/view/4078 <table width="624"> <tbody> <tr> <td width="434"> <p><em>Peneliti ini membahas tentang Strategi Promosi Dalam Upaya Meningkatkan Jumlah Kunjungan Ke Destinasi Wisata Pantai Ketapang Kecamatan Pringgabaya. Hasil Penelitian di uraikan dalam beberapa jawaban terhadap fokus penelitian yaitu apa kendala yang dihadapi oleh pihak pengelola destinasi wisata setempat dalam upaya mempromosikan Objek Wisata Pantai Ketapang. dan Bagaimana strategi yang akan dilakukan pengelola wisata dalam mempromosikan dan memasarkan Objek Wisata Pantai Ketapang. Tujuan penelitian ini Untuk mengetahui apa kendala yang dihadapi oleh pihak pengelola destinasi wisata setempat dalam upaya mempromosikan Objek Wisata Pantai Ketapang, dalam strategi yang akan di gunakan terhadap pengelola wisata gunakan mempromosikan dan memasarkan Objek Wisata Pantai ketapag. Dengan menggunakan metode Obserpasi, Wawancara dan Dokumentasi dan menggunakan analisis data deskriptif kualitatif Miles dan Hubermen. Hasil penelitian menunjukan bahwa di Lokasi destinasi wisata Pantai Ketapang kecamatan pringgabaya ini memerlukan strategi promosi ,pemasaran yang tepat dalam Upaya meningkatkan jumlah kunjunga ke destinasi wisata Pantai Ketapang ini. Seperti promosi melalui Direc Markting/ Secara Langsung seperti spanduk, door to door , wordmounth marketing dan indirect marketing / melalui online seperti website , Instagram, facebook dan TikTok. Supaya ketua pokdarwis ikut berperan secara langsung dalam promosian dan pemasaran destinasi wisata Pantai Ketapang ini. Namun selain dari peromosi yang digunakan ini terdapat satu lagi strategi promosi yang digunakan oleh ketua pokdarwis yang memberikan dampak positif dalam pengembangan wisata dan peningkatan ekonomi bagi masyarakat yaitu adanya kerjasama atau patnership antara ITDC dengan ketua pokdarwis pantai ketapang dalam peningkatan ekonomi</em></p> </td> </tr> </tbody> </table> Hafizul Wardi, I Wayan Nuada, I Wayan Bratayasa ##submission.copyrightStatement## https://ejournal.stpmataram.ac.id/JRT/article/view/4078 Mon, 30 Mar 2026 11:50:34 +0000 KEARIFAN LOKAL SEBAGAI BENTUK RESISTENSI TERHADAP PRIVATISASI WISATA: STUDI KASUS MASYARAKAT ADAT PANTAI BO’A, ROTE NDAO https://ejournal.stpmataram.ac.id/JRT/article/view/4079 <table width="624"> <tbody> <tr> <td width="434"> <p><em>Pulau Rote, wilayah paling selatan Indonesia, dikenal memiliki kekayaan alam dan budaya yang membentuk identitas sosial masyarakatnya. Penelitian ini berfokus pada makna Pantai Bo’a bagi masyarakat adat Rote Ndao serta dinamika yang muncul akibat intervensi investor terhadap ruang komunal. Tujuan utama penelitian ini adalah untuk memahami bagaimana kearifan lokal berperan sebagai bentuk resistensi terhadap privatisasi wisata dan bagaimana nilai-nilai budaya digunakan untuk mempertahankan hak kolektif atas ruang pesisir. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan desain etnografi dan studi kasus, melalui observasi partisipatif, wawancara mendalam, serta studi dokumen dan media sosial. Hasil penelitian menunjukkan bahwa meskipun tidak terjadi privatisasi formal, penetrasi investasi sejak tahun 2004 telah mengubah fungsi ruang pantai menjadi lebih ekonomis. Namun demikian, masyarakat Bo’a merespons dengan melakukan perlawanan simbolik melalui ritual adat, praktik gotong royong, dan solidaritas sosial yang memperkuat posisi mereka sebagai penjaga ruang komunal. Temuan ini menegaskan bahwa kearifan lokal bukan hanya warisan budaya, tetapi juga mekanisme sosial yang efektif dalam menciptakan tata kelola wisata yang inklusif, berkeadilan, dan berkelanjutan.</em></p> </td> </tr> </tbody> </table> Ariance Ana Lasibey, Feny Susana Eky ##submission.copyrightStatement## https://ejournal.stpmataram.ac.id/JRT/article/view/4079 Mon, 30 Mar 2026 11:51:16 +0000 PENGUATAN KETERAMPILAN BERBICARA MELALUI PELATIHAN BAHASA INGGRIS PRAKTIS DAN PELAYANAN PRIMA BAGI KELOMPOK PENGARAJIN ANYAMAN KETAK DI DESA SIGERONGAN KECAMATAN LINGSAR KABUPATEN LOMBOK BARAT https://ejournal.stpmataram.ac.id/JRT/article/view/4080 <table width="624"> <tbody> <tr> <td width="434"> <p><em>Program pelatihan ini dilaksanakan untuk mengatasi permasalahan rendahnya kemampuan kelompok pengrajin anyaman ketak di Desa Sigerongan dalam memberikan pelayanan prima dan kemampuan bahasa Inggris praktis, yang berimbas pada keterbatasan akses pasar dan pemasaran produk secara luas. Tujuan pelaksanaan pengabdian adalah meningkatkan kualitas pelayanan pelanggan serta kemampuan komunikasi bahasa Inggris yang dapat menunjang kegiatan promosi dan penjualan produk anyaman ketak. Metode pelaksanaan menggunakan pendekatan pelatihan interaktif yang mengkombinasikan teori dan praktik langsung, meliputi teknik pelayanan prima dan pengenalan bahasa Inggris praktis yang relevan dengan konteks pengrajin. Hasil pelaksanaan menunjukkan peningkatan signifikan dalam kualitas pelayanan pelanggan serta kemampuan berkomunikasi dasar dalam bahasa Inggris oleh peserta pelatihan. Kesimpulan program menyatakan bahwa pelatihan ini efektif dalam meningkatkan kompetensi pengrajin, membuka peluang pasar yang lebih luas, dan mendukung peningkatan kesejahteraan ekonomi masyarakat Desa Sigerongan melalui pengembangan produk anyaman ketak.</em></p> </td> </tr> </tbody> </table> Primus Gadu, Sri Wahyuningsih, Muharis Ali ##submission.copyrightStatement## https://ejournal.stpmataram.ac.id/JRT/article/view/4080 Mon, 30 Mar 2026 11:51:54 +0000 MENGEMAS TRADISI MENJADI DAYA TARIK WISATA: ANALISIS SOSIOLOGI PENGEMBANGAN WISATA KULINER BERBASIS KOMUNITAS DI DESA TEMPOS https://ejournal.stpmataram.ac.id/JRT/article/view/4081 <table width="624"> <tbody> <tr> <td width="434"> <p><em>Penelitian ini menganalisis peran sosiologi dalam pengembangan wisata kuliner yang diselenggarakan setiap minggu pagi di Desa Tempos, Gerung, Lombok Barat. Dengan menggunakan kerangka sosiologi pariwisata seperti otentisitas, komodifikasi, dan partisipasi komunitas. Studi ini mengidentifikasi potensi lokal, mengklasifikasikan kuliner tradisional, meninjau dinamika sosial pengunjung, dan merumuskan strategi mitigasi dampak negatif. Hasilnya menunjukkan bahwa inisiatif ini, yang didukung penuh oleh pemerintah desa dan dikelola oleh Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis), telah berhasil meningkatkan perekonomian lokal secara signifikan. Namun, keberlanjutan jangka panjang memerlukan perhatian serius terhadap isu komodifikasi budaya, keadilan distribusi keuntungan, dan pelibatan generasi muda.</em></p> </td> </tr> </tbody> </table> Hamdani Satriawan, Muh Nuh Ilyas, Khairul Amri Assidiq, Sar’in Sar’in ##submission.copyrightStatement## https://ejournal.stpmataram.ac.id/JRT/article/view/4081 Mon, 30 Mar 2026 11:53:00 +0000 PERAN KONDISI CUACA TERHADAP PENGELOLAAN WISATA PESISIR DI MANDALIKA BEACH CLUB https://ejournal.stpmataram.ac.id/JRT/article/view/4082 <table width="624"> <tbody> <tr> <td width="434"> <p><em>Lombok merupakan salah satu destinasi pariwisata unggulan dengan kekuatan utama pada wisata pesisir, salah satunya Mandalika Beach Club yang berkembang sebagai daerah wisata berbasis pantai. </em><em>Pariwisata pesisir merupakan sektor yang sangat bergantung pada kondisi cuaca, seperti curah hujan</em><em> dan</em><em> kecepatan angin</em> <em>yang memengaruhi kenyamanan wisatawan</em><em>,</em><em> serta stabilitas operasional destinasi. Kondisi ini menuntut pengelola untuk menerapkan strategi adaptasi agar aktivitas wisata dan kualitas layanan tetap terjaga.</em> <em>Penelitian ini bertujuan menganalisis peran kondisi cuaca dalam pengelolaan aktivitas wisata pesisir serta mengidentifikasi strategi adaptasi manajemen pada tingkat operasional. Metode yang digunakan adalah deskriptif kualitatif melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi dengan</em><em> pihak</em><em> informan</em><em>. </em><em>Analisis deskriptif juga diperkuat dengan data curah hujan dan kecepatan angin dari BMKG yang disajikan dalam bentuk grafik untuk merepresentasikan fluktuasi kondisi cuaca</em><em>, </em><em>sehingga </em><em>dapat </em><em>meningkatkan validitas temuan melalui dukungan data empiris resmi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa cuaca merupakan risiko operasional eksternal yang signifikan. Peningkatan curah hujan dan kecepatan angin cenderung menurunkan aktivitas luar ruang</em><em>,</em><em> serta meningkatkan kebutuhan pemeliharaan fasilitas. Strategi adaptasi yang diterapkan meliputi penyediaan area semi-indoor, penerapan SOP cuaca ekstrem, pengamanan fasilitas</em><em>, </em><em>dan pembatasan akses demi keselamatan wisatawan. Penelitian ini menyimpulkan bahwa integrasi manajemen risiko berbasis data cuaca memperkuat ketahanan operasional destinasi wisata pesisir pada tingkat unit usaha.</em></p> </td> </tr> </tbody> </table> Siti Anggriana, Ika Umratul Asni Aminy, Nur Afiah ##submission.copyrightStatement## https://ejournal.stpmataram.ac.id/JRT/article/view/4082 Mon, 30 Mar 2026 11:53:37 +0000 PENGEMBANGAN DESA WISATA MELALUI PENDEKATAN PEMBERDAYAAN MASYARAKAT DESA ULULOGA https://ejournal.stpmataram.ac.id/JRT/article/view/4083 <table width="624"> <tbody> <tr> <td width="434"> <p><em>Desa wisata merupakan salah satu atraksi wisata yang dapat dikembangkan serta memberikan kontribusi yang positif bagi masyarakat. Dalam membangun desa wisata hal yang penting ialah sebuah komitmen antara pemerintah serta aparat desa, tokoh masyarakat dan organisasi desa untuk menjadikan desa sebagai desa wisata. Berdasarkan hasil kajian potensi pengembangan desa wisata Ululoga masih perlu peningkatan pengetahuan sumber daya manusia, maka diperlukannya peran akademisi untuk memberikan literasi desa wisata pada masayarakat desa di Ululoga. Artikel ini menjelaskan tentang program sosialisasi kepada masyarakat melalui pengembangan desa binaan berbasis kemitraan di Desa Ululoga. Metode yang digunakan adalah survey awal, pelatihan, pendampingan, monitoring dan evaluasi. Survey awal yang dilakukan berfokus pada potensi desa wisata, pemahaman desa wisata di masyarakat, serta masalah yang ada di masyarakat dalam membangun desa wisata. Survey awal dikaji untuk memberikan pelatihan dan pendampingan sesuai dengan kebutuhan masyarakat dalam pengelolaan desa wisata. Dengan metode tersebut diharapkan dapat turut membantu mengembangkan desa wisata dan menyelesaikan masalah yang ada di masyarakat dalam mengelola desa wisata, selain itu artikel ini juga menjelaskan pentingnya literasi desa wisata untuk masyarakat sebagai pemegang peran penting dalam mengembangkan desa wisata.</em></p> </td> </tr> </tbody> </table> Elim R. A. Lau, Protasius T. Jehane, Petronela Naka ##submission.copyrightStatement## https://ejournal.stpmataram.ac.id/JRT/article/view/4083 Mon, 30 Mar 2026 11:54:21 +0000 IDENTIFIKASI POTENSI PANTAI DUDUK SEBAGAI DESTINASI WISATA DI LOMBOK BARAT https://ejournal.stpmataram.ac.id/JRT/article/view/4084 <table width="624"> <tbody> <tr> <td width="434"> <p><em>Pantai Duduk di Kabupaten Lombok Barat memiliki potensi wisata yang perlu dianalisis kesiapan pengembangannya. Penelitian ini bertujuan menganalisis komponen atraksi, aksesibilitas, dan fasilitas di Pantai Duduk berdasarkan kerangka 3A. Pendekatan kualitatif deskriptif digunakan dengan metode observasi lapangan dan studi dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan Pantai Duduk memiliki keunggulan pada aspek atraksi yang lengkap meliputi keindahan sunset, Pura di pinggir pantai, aktivitas rekreasi pantai dan berkuda, kuliner lokal, serta potensi edukasi biota laut. Aksesibilitas juga tergolong unggul dengan kualitas jalan aspal hot mix, posisi strategis di jalur utama Senggigi, jarak tempuh 20-30 menit dari Kota Mataram, serta dukungan transportasi online dan navigasi digital. Namun demikian, ditemukan kesenjangan signifikan pada aspek fasilitas, meliputi ketiadaan toilet umum resmi, tempat bilas tidak layak, minimnya tempat sampah, tidak tersedianya tempat ibadah, praktik retribusi informal, lemahnya keamanan parkir, dan ketiadaan sistem informasi kebencanaan. Kondisi ini menunjukkan bahwa pengembangan Pantai Duduk masih bersifat parsial dan belum memenuhi standar pariwisata berkelanjutan. Penelitian ini merekomendasikan intervensi pemerintah daerah untuk membangun fasilitas dasar publik, memformalkan sistem pengelolaan retribusi, menyediakan infrastruktur kebencanaan, serta mengembangkan potensi wisata edukasi.</em></p> </td> </tr> </tbody> </table> Mahmudah Budiatiningsih, Maulana Malik Irsyad ##submission.copyrightStatement## https://ejournal.stpmataram.ac.id/JRT/article/view/4084 Mon, 30 Mar 2026 11:55:12 +0000 MODEL PEMBELAJARAN ORGANIZING EVENT DAN MICE BERBASIS PROJECT BASED LEARNING DI JURUSAN PARIWISATA, POLITEKNIK NEGERI KUPANG https://ejournal.stpmataram.ac.id/JRT/article/view/4085 <table width="624"> <tbody> <tr> <td width="434"> <p><em>Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan dan menerapkan Model Pembelajaran Organizing Event dan MICE berbasis Project Based Learning (PBL) di Jurusan Pariwisata, Politeknik Negeri Kupang. Model ini dirancang sebagai respons terhadap tuntutan industri pariwisata yang menekankan keterampilan praktis, kreativitas, kemampuan kerja tim, serta kompetensi profesional dalam penyelenggaraan event dan kegiatan MICE (Meetings, Incentives, Conferences, and Exhibitions). Penelitian menggunakan pendekatan deskriptif–kualitatif dengan melibatkan dosen pengampu, mahasiswa, serta mitra industri sebagai sumber data. Implementasi model dilakukan melalui tahapan PBL: penentuan proyek, perencanaan, pelaksanaan, monitoring, evaluasi, hingga publikasi hasil. Setiap kelompok mahasiswa ditugaskan merancang dan menyelenggarakan event nyata, mulai dari konsep hingga pelaporan akhir. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan model pembelajaran ini meningkatkan kemandirian belajar, kreativitas, kemampuan problem solving, dan kesiapan kerja mahasiswa. Mahasiswa juga memperoleh pengalaman langsung dalam manajemen event dan MICE yang relevan dengan standar industri. Selain itu, kolaborasi dengan mitra industri memberikan umpan balik yang mendukung peningkatan kualitas pembelajaran. Secara keseluruhan, Model Pembelajaran Organizing Event dan MICE berbasis PBL dinilai efektif dalam meningkatkan kompetensi profesional mahasiswa Jurusan Pariwisata Politeknik Negeri Kupang serta dapat direkomendasikan sebagai strategi pembelajaran berkelanjutan dalam pendidikan vokasi pariwisata.</em></p> </td> </tr> </tbody> </table> Christina Welly Plaituka, Syul Rosli Sanam, Ligardis Adika Nensi ##submission.copyrightStatement## https://ejournal.stpmataram.ac.id/JRT/article/view/4085 Mon, 30 Mar 2026 11:55:59 +0000 ANALISIS PERMASALAHAN PENGELOLAAN HOMESTAY OLEH MASYARAKAT DI KEK MANDALIKA LOMBOK TENGAH https://ejournal.stpmataram.ac.id/JRT/article/view/4086 <table width="624"> <tbody> <tr> <td width="434"> <p><em>Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis permasalahan multidimensional dalam pengelolaan homestay berbasis masyarakat yang berasal dari program sarana hunian pariwisata (sarhunta) di Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Mandalika, Lombok Tengah, sebagai destinasi pariwisata super prioritas. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus yang diperkuat data kuantitatif deskriptif. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam semi-terstruktur terhadap 20 pengelola homestay, observasi lapangan, dokumentasi, dan studi literatur, kemudian dianalisis menggunakan analisis tematik kualitatif yang diintegrasikan dengan statistik deskriptif (persentase dan frekuensi) serta triangulasi sumber dan teknik untuk meningkatkan kredibilitas temuan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengelolaan homestay di KEK Mandalika masih menghadapi berbagai permasalahan struktural, meliputi lemahnya sistem manajerial, keterbatasan kapasitas sumber daya manusia, rendahnya literasi digital dan pemasaran, ketidaksesuaian standar fasilitas dan layanan, serta keberlanjutan usaha yang fluktuatif dan bergantung pada event pariwisata. Secara empiris, 75% pengelola tidak memiliki pencatatan keuangan, 80% belum memiliki SOP pelayanan, 68% belum memanfaatkan platform digital (OTA), dan 85% memiliki keterbatasan kemampuan bahasa Inggris, sementara tingkat okupansi homestay sangat tinggi saat event internasional (80–100%) namun menurun pada periode normal (25–40%). Meskipun demikian, homestay memberikan dampak sosial ekonomi positif berupa peningkatan pendapatan keluarga dan penguatan ekonomi lokal. Penelitian ini menyimpulkan bahwa pengelolaan homestay berbasis masyarakat di KEK Mandalika belum sepenuhnya profesional dan berkelanjutan akibat keterbatasan kapasitas manajerial, digital, dan pendampingan kelembagaan, sehingga diperlukan penguatan pelatihan aplikatif, pendampingan manajemen usaha, peningkatan literasi digital, serta standarisasi layanan untuk meningkatkan daya saing dan keberlanjutan homestay di destinasi super prioritas.</em></p> </td> </tr> </tbody> </table> Rizal Kurniansah, Sri Wahyuningsih, Ayu Sri Rachmayuni, Ni Nyoman Yuliastar, I Gusti Ngurah Putu Dedy Wirawan, Yovanca Yully Feniaty Koondoko ##submission.copyrightStatement## https://ejournal.stpmataram.ac.id/JRT/article/view/4086 Mon, 30 Mar 2026 11:56:38 +0000 PENGEMBANGAN DESA WISATA BERBASIS PARTISIPASI MASYARAKAT LOKAL DI DESA WISATA SETANGGOR LOMBOK TENGAH https://ejournal.stpmataram.ac.id/JRT/article/view/4087 <table width="624"> <tbody> <tr> <td width="434"> <p><em>Keberagaman potensi Desa wisata yang dimiliki oleh Lombok Nusa Tenggara Barat merupakan kekuatan yang harus dimanfaatkan oleh pemerinta untuk meningkatkan aktivitas setiap orang yang datang berkunjung ke Lombok NTB. Oleh sebab itu, dalam penelitian ini fokus pada pengembangan Desa Wisata yang berbasis partisipasi masyarakat lokal, desa wisata yang menjadi lokasinya adalah Desa Setanggor. Berdasarkan hasil wawancara dengan salah satu tokoh masyarakat Desa Setanggor bahwa sejak ditetapkannya sebagai Desa Wisata hingga saat ini aktivitas wisatawan masih sangat minim sehingga jumlah kunjungan wisatawan yang berkunjunng ke Desa Wisata Setanggor masih sangat sedikit dan tidak terdata. Hal ini merupakan salah satu alasan penelitian ini saya lakukan guna meningkatkan jumlah kunjungan wisatawan yang berkunjung ke Desa Wisata Setanggor melalui pengembangannya berbasis pada partisipasi masyarakat lokal. Penelitian ini menggunakan metode studi pustaka dengan analisis deskritif kualitatif dengan pendekatan partisipatif tentang pengembangan Desa wisata berbasis partisipasi masyarakat lokal di Desa wisata Setanggor Lombok Tengah</em><em>. </em><em>(Desa Wisata, Partisipasi, Masyarakat Lokal)</em></p> </td> </tr> </tbody> </table> Ander Sriwi, Murianto Murianto ##submission.copyrightStatement## https://ejournal.stpmataram.ac.id/JRT/article/view/4087 Mon, 30 Mar 2026 11:57:17 +0000 STRATEGI KOMUNIKASI PEMASARAN KUTA MANDALIKA SEBAGAI DESTINASI DIGITAL NOMAD DALAM PERSPEKTIF REGULASI KEIMIGRASIAN https://ejournal.stpmataram.ac.id/JRT/article/view/4088 <table width="624"> <tbody> <tr> <td width="434"> <p><em>This study analyzes the marketing communication strategies used to brand Kuta Mandalika as a digital nomad destination and evaluates them against Indonesian immigration regulations. As part of the Mandalika Special Economic Zone (KEK), Kuta has seen a surge in remote workers. Using a qualitative descriptive method, this research investigates how tourism stakeholders promote the "work-from-beach" lifestyle and whether these narratives align with the legal requirements of stay permits, particularly the "Golden Visa" and "Second Home Visa" policies. The findings suggest a discrepancy where marketing narratives emphasize unrestricted mobility and ease of access, often overshadowing the crucial information regarding legal compliance for foreign workers. This gap potentially exposes tourists to immigration violations and creates challenges for local law enforcement. The study recommends an integrated marketing communication model that incorporates legal education to ensure sustainable and legally compliant tourism.</em></p> </td> </tr> </tbody> </table> Dila Ariyogi, I Gede Angga Permana ##submission.copyrightStatement## https://ejournal.stpmataram.ac.id/JRT/article/view/4088 Mon, 30 Mar 2026 11:57:56 +0000 PELESTARIAN TRADISI MAKAN BAJAMBA SEBAGAI WARISAN BUDAYA TAK BENDA DI MINANGKABAU https://ejournal.stpmataram.ac.id/JRT/article/view/4089 <table width="624"> <tbody> <tr> <td width="434"> <p><em>Tradisi Makan Bajamba merupakan salah satu warisan budaya tak benda masyarakat Minangkabau yang mengandung nilai-nilai sosial, adat, dan filosofi kehidupan yang luhur. Tradisi ini tidak sekadar menjadi aktivitas makan bersama, melainkan berfungsi sebagai media pembentukan karakter, penguatan solidaritas sosial, serta penanaman nilai kebersamaan, kesetaraan, dan penghormatan terhadap adat. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji bentuk, nilai budaya, serta tantangan pelestarian tradisi Makan Bajamba di tengah arus modernisasi. Metode penelitian yang digunakan adalah metode kepustakaan dengan teknik pengumpulan data melalui studi literatur dari buku, artikel ilmiah, jurnal, dan sumber daring yang relevan. Hasil kajian menunjukkan bahwa Makan Bajamba masih dilaksanakan dalam berbagai upacara adat dan keagamaan, namun mengalami pergeseran terutama dalam pola penyajian makanan yang cenderung digantikan oleh sistem prasmanan. Perubahan ini berpotensi mengikis nilai-nilai luhur yang terkandung di dalam tradisi tersebut, terutama di kalangan generasi muda. Oleh karena itu, diperlukan upaya pelestarian yang berkelanjutan melalui peran aktif masyarakat adat, keluarga, dan dukungan pemerintah agar tradisi Makan Bajamba tetap lestari sebagai bagian dari identitas budaya Minangkabau dan warisan budaya tak benda Indonesi.</em></p> </td> </tr> </tbody> </table> Tory Tri Hardi ##submission.copyrightStatement## https://ejournal.stpmataram.ac.id/JRT/article/view/4089 Mon, 30 Mar 2026 11:58:36 +0000 Pengembangan Pariwisata MICE dalam Meningkatkan Daya Saing Destinasi Wisata https://ejournal.stpmataram.ac.id/JRT/article/view/4092 <table width="624"> <tbody> <tr> <td width="434"> <p><em>Industri pariwisata terus mengalami perkembangan yang signifikan seiring dengan meningkatnya mobilitas manusia dan kebutuhan akan kegiatan bisnis berskala nasional maupun internasional. Salah satu sektor yang berkembang pesat dalam industri pariwisata adalah MICE (Meeting, Incentive, Convention, and Exhibition). MICE merupakan kegiatan pertemuan, perjalanan insentif, konvensi, dan pameran yang diselenggarakan untuk tujuan bisnis, profesional, maupun akademik. Kegiatan MICE memiliki dampak ekonomi yang besar karena melibatkan banyak peserta serta membutuhkan berbagai fasilitas pendukung seperti hotel, transportasi, dan pusat konvensi. Artikel ini bertujuan untuk menganalisis peran MICE dalam pengembangan pariwisata serta kontribusinya terhadap perekonomian daerah. Metode penelitian yang digunakan adalah studi literatur dengan menganalisis berbagai sumber ilmiah terkait industri MICE. Hasil kajian menunjukkan bahwa pengembangan pariwisata MICE mampu meningkatkan kunjungan wisatawan, memperpanjang lama tinggal wisatawan, serta mendorong pertumbuhan sektor ekonomi lainnya.</em></p> </td> </tr> </tbody> </table> Siska Yustika, Dewa Agus Yuda Ariawan, Firman Sinaga ##submission.copyrightStatement## https://ejournal.stpmataram.ac.id/JRT/article/view/4092 Mon, 30 Mar 2026 12:00:37 +0000 PENGEMBANGAN STRATEGIS PANTAI NIPAH SEBAGAI DAERAH TUJUAN WISATA DI DESA MALAKA, KECAMATAN PEMENANG, LOMBOK UTARA – NTB https://ejournal.stpmataram.ac.id/JRT/article/view/4095 <table width="624"> <tbody> <tr> <td width="434"> <p><em>One of the beach attractions on the island of Lombok that is very popular with tourists is the Nipah Beach tourism area in Malaka Village, North Lombok Regency. The tourism potential of the Nipah Beach tourism area, Malaka Village, consists of natural, social and cultural attractions. The purpose of this research is to explore every potential as well as constraints and obstacles in the development of Nipah Beach, then formulate general strategies and appropriate alternatives so that they can be applied in the development of the Nipah Beach tourism area, Malaka Village as a tourism destination. This research is a type of qualitative research that uses data collection techniques with direct observation at the research site (observation), in-depth interviews, distributing questionnaires, and using literature studies. The data analysis techniques in this study were: 1) qualitative descriptive analysis; 2) IFAS and EFAS Matrix Analysis which will produce a general strategy (grand strategy) for the development of the coastal tourism area of ​​Nipah, Malacca village as a tourism destination; and 3) SWOT analysis (Strengths, Weakness, Opportunities, Threats) which will produce alternative strategies. The results of this study indicate that the general strategy that can be applied in the development of the Nipah Beach tourism area, Malaka Village is a quadrant V strategy as a tourism destination, namely applying a hold and maintain strategy. This strategy means that it can be done by penetrating the market and developing products owned by the Nipah Beach Tourism area, Malaka Village. While alternative strategies that can be applied in the development of the Nipah Beach tourism area, Malaka Village as a tourism destination are the development of tourism products, market penetration and marketing development, provision of tourism support facilities, and human resource development.</em></p> </td> </tr> </tbody> </table> I Made Dayuh Hary Kosala ##submission.copyrightStatement## https://ejournal.stpmataram.ac.id/JRT/article/view/4095 Mon, 30 Mar 2026 12:02:17 +0000 Model Experiential Learning Dalam Peningkatan Kompetensi Siswa Dan Kualitas Layanan Room Attendant Di Edotel SMKN 3 Kupang https://ejournal.stpmataram.ac.id/JRT/article/view/3993 <p><em>Industri perhotelan Indonesia terus menunjukkan pertumbuhan signifikan yang menciptakan tuntutan mendesak akan layanan berkualitas tinggi dan sumber daya manusia kompeten. Penelitian ini mengkaji penerapan experiential learning dalam meningkatkan kompetensi siswa dan kualitas layanan room attendant di edOTEL SMKN 3 Kupang. Meskipun hotel pendidikan telah menjadi fasilitas pembelajaran praktik, kesenjangan masih terjadi antara kompetensi siswa dengan standar industri, khususnya dalam keterampilan praktis, penanganan situasi nyata, dan pemahaman service excellence. Penelitian ini bertujuan menganalisis kontribusi experiential learning dalam peningkatan kompetensi siswa serta dampaknya terhadap kualitas layanan room attendant. Pendekatan kualitatif deskriptif digunakan dengan melibatkan tujuh informan yang dipilih melalui purposive sampling: satu guru perhotelan, tiga siswa magang, dan tiga tamu hotel. Data dikumpulkan melalui observasi langsung, wawancara mendalam, studi pustaka, dan dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan model Miles, Huberman, dan Saldaña yang diintegrasikan dengan Siklus Pembelajaran Kolb dan dimensi SERVQUAL. Temuan menunjukkan bahwa experiential learning secara signifikan meningkatkan kompetensi teknis (kebersihan, kerapian, kelengkapan fasilitas) dan non-teknis (problem solving, komunikasi, empati) melalui integrasi concrete experience, reflective observation, abstract conceptualization, dan active experimentation. Penelitian ini memberikan bukti empiris bahwa edOTEL menciptakan siklus pembelajaran berkelanjutan dimana peningkatan kompetensi siswa dan kualitas layanan hotel saling memperkuat, memberikan rekomendasi praktis bagi institusi pendidikan vokasi dalam merancang kurikulum yang menyeimbangkan kompetensi teknis dan karakter profesional untuk meningkatkan daya saing lulusan SMK di industri perhotelan nasional.</em></p> Asbi Nasar, Merlin Luisa Malelak, Protasius Tiberius Jehane, Nasaruddin Nasaruddin ##submission.copyrightStatement## https://ejournal.stpmataram.ac.id/JRT/article/view/3993 Mon, 30 Mar 2026 12:03:48 +0000