https://ejournal.stpmataram.ac.id/JRT/issue/feed Journal Of Responsible Tourism 2026-01-23T05:21:19+00:00 Lalu Masyhudi laloemipa@gmail.com Open Journal Systems <p>Journal Of Responsible Tourism, one of the journals published by the Sekolah Tinggi Pariwisata Mataram, was established in three time a year and &nbsp;with ISSN:&nbsp;<strong><a href="https://issn.lipi.go.id/terbit?search=2809-736X">2809-736X&nbsp;</a></strong> printed version <strong>&nbsp;</strong>and ISSN:&nbsp;<strong><a href="https://issn.lipi.go.id/terbit/detail/20211229380990158">2809-7394</a></strong> the online version<strong>.&nbsp;</strong>For submitting your article,<a href="https://stp-mataram.e-journal.id/JIP/about/submissions" target="_self">&nbsp;</a>please follow this link&nbsp;and follow the&nbsp;author guidelines&nbsp;in <a href="https://stp-mataram.e-journal.id/JRT/Author_guidlines">this link </a>to meet our criteria for Journal Of Responsible Tourism. If you need a step by step tutorial for <a href="https://stp-mataram.e-journal.id/JRT/about/submissions">online submission</a> and our journal <a href="https://docs.google.com/document/d/1W3oTTI_ixfTKYi9st1-Dy6kagRTqf6Cp/edit?usp=sharing&amp;ouid=115262682065768027707&amp;rtpof=true&amp;sd=true">template</a>, you download it on the right sidebar or&nbsp;<a href="https://docs.google.com/document/d/1W3oTTI_ixfTKYi9st1-Dy6kagRTqf6Cp/edit?usp=sharing&amp;ouid=115262682065768027707&amp;rtpof=true&amp;sd=true">click here</a>.</p> https://ejournal.stpmataram.ac.id/JRT/article/view/3929 HUBUNGAN PENGELOLAAN TAMAN NARMADA TERHADAP KUNJUNGAN WISATAWAN DI TAMAN NARMADA 2025-11-05T22:53:42+00:00 Asri Mardiah asrimardiah2@gmail.com I Ketut Bagiastra bagiastraktut@gmail.com Lalu Yulendra laluyulendra@gmail.com <table width="598"> <tbody> <tr> <td width="359"> <p><em>Taman Narmada merupakan salah satu destinasi wisata sejarah dan budaya yang memerlukan pengelolaan extra dalam pengelolaannya. Dalam Pengelolaan Taman Narmada maka dibutuhkan sistem pengelolaan yang terarah agar dapat memberikan manfaat bagi masyarakat lokal. Manajemen yang baik diperlukan untuk setiap perusahaan atau organisasi. Karena tanpanya, perusahaan atau organisasi akan kesulitan mencapai tujuan bersama. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan manajemen pengelolaan Taman Narmada terhadap kunjungan wisatawan sehingga dapat dijadikan alat pengukur mengenai hubungan pengelolaan dan jumlah kunjungan wisatawan. Jenis penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan pendekatan deskriptif, penelitian ini termasuk dalam penelitian ex post fasto yaitu causal research (penelitian korelasi). Prosedur pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini yaitu dengan penyebaran angket, yang berisi pernyataan yang mengandung aspek variabel penelitian ini kepada 30 responden, dan didukung oleh dokumentasi dari artikel, jurnal, wawancara dan penelitian terdahulu. Hasil penelitian dan analisis data dalam penelitian ini menunjukkan nilai sig sebesar 0,339. Karena nilai sig lebih besar dari 0,05, maka dapat disimpulkan tidak terdapat hubungan antara pengelolaan dengan jumlah pengujung.</em></p> </td> </tr> </tbody> </table> 2025-11-05T15:39:25+00:00 ##submission.copyrightStatement## https://ejournal.stpmataram.ac.id/JRT/article/view/3930 POTENSI SATE BULAYAK KAHAS NARMADA SEBAGAI DAYA TARIK WISATA KULINER DI KABUPATEN LOMBOK BARAT 2025-11-05T22:53:42+00:00 Siti Zahratul Uyun sitizahratuluyun@gmail.com I Putu Gede putualamanda@gmail.com Sri Wahyuningsih sriwahyuningsih0401197@gmail.com <table width="598"> <tbody> <tr> <td width="359"> <p><em>Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis Potensi Sate Bulayak Khas Narmada Sebagai Daya Tarik Wisata Kuliner di Kabupaten Lombok Barat. lokasi penelitian ini berada di Desa Lembuak Kecamatan Narmada. Sate bulayak ini memiliki cita rasa yang khas, namun masih terdapat kesenjangan sosial terhadap pedagang sate bulayak dengan pedagang sate lain. Penelitian iini menggunakan metode kualitatif untuk mendeskripsikan potensi dan analisis sate bulayak khas narmada sebagai daya tarik wisata kuliner di Kabupaten Lombok Barat.menggunakan teknik pengimpulan data yang digunakan yaitu observasi, dokumentasi dan wawancara. Dengan analisis data reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian ini sate bulayak adalah produk wisata kuliner, karena wisatawan memiliki keinginan yang berbeda-beda sehingga ini menjadi pilihan alternative wisatawan menikmati kuliner khas Indonesia..</em></p> </td> </tr> </tbody> </table> 2025-11-05T21:58:57+00:00 ##submission.copyrightStatement## https://ejournal.stpmataram.ac.id/JRT/article/view/3931 STRATEGI PENGEMBANGAN DESA WISATA LANTAN KECAMATAN BATUKILANG KABUPATEN LOMBOK TENGAH 2025-11-05T22:53:42+00:00 Suriatun Suriatun atun29673@gmail.com Murianto Murianto Muriantompar@gmail.com I Made Dayuh Hary Kosala madedayuh0@gmail.com <table width="598"> <tbody> <tr> <td width="359"> <p><em>This research aims: 1) To analyze the development strategy for the Lantan tourist village, Central Lombok Regency, 2) To find out what tourism potential exists in Lantan village. The type of research used is qualitative descriptive research, using data collection techniques, namely interviews, observation and documentation. The research results concluded that the Lantan Tourism Village, Central Lombok Regency has great potential, both natural and cultural potential, plus support from external factors which provide a very high opportunity to develop into a sustainable tourist village. There are several alternative strategies that can be applied in its development, namely related to destination aspects, industrial aspects, marketing aspects and institutional aspects. Recommended development strategies include: a) strategy for creating a brand image of the Lantan village tourism destination &amp; creating accessibility to the tourist attraction, b) strategy for creating the environment around the tourist attraction &amp; developing a variety of rural tourism products based on unique local potential, c) strategy for increasing product certification tourism industry &amp; marketing activities for rural tourism products, d) strategy to strengthen the entrepreneurial spirit of village communities in the tourism sector &amp; increase human resource competency in the tourism sector.</em></p> </td> </tr> </tbody> </table> 2025-11-05T21:59:13+00:00 ##submission.copyrightStatement## https://ejournal.stpmataram.ac.id/JRT/article/view/3932 PENGEMBANGAN OBYEK WISATA DANAU LEBO DALAM MENINGKATKAN PEREKONOMIAN MASYARAKAT PAKIRUM KECAMATAN TALIWANG KABUPATEN SUMBAWA BARAT 2025-11-05T22:53:42+00:00 Iqbal Pazha Zulhamdani tarasyahiqbal@gmail.com Fathurrahim Fathurrahim fathurrahim@gmail.com sri Wahyuningsih sriwahyuningsih0401197@gmail.com <table width="598"> <tbody> <tr> <td width="359"> <p><em>Danau lebo adalah danau yang menyimpan banyak potensi untuk pengembangan pariwisata. Salah satu potensi obyek wisata di Sumbawa Barat adalah Danau lebo yang memiliki luas wilayah 819,20 Ha. Selain menikmati pemandangan yang indah, pengunjung juga dapat menikmati keindahan alam yang airnya tenang dan dingin, serta menikmati keindahan yang dikeliling oleh hutan alam. Penelitian ini adalah studi kualitatif dengan metode survei dan deskriptif. Data untuk penelitian ini dikumpulkan melalui metode wawancara, observasi, dan dokumentasi. Sedangkan data akan dianalisis menggunakan wawancara untuk selanjutnya melakukan perumusan strategi yang tepat untuk pengembangan potensi obyek wisata tersebut. Tujuan dari penelitian ini adalah mengindentifikasi potensi pengembangan obyek wisata dalam meningkatkan perekonomian masyarakat Pakirum Kecamatan Taliwang Kabupaten Sumbawa Barat. Hasil analisis ini adalah mengembangkan seluruh potensi yang ada, baik potensi sumber daya alam seperti keanekaragaman hayati (flora) dan keindahan bentang alam, serta potensi topografi alam bumi dan budaya sekitar. Lokasi ini juga dijadikan sebagai tempat penelitian dan pendidikan. Obyek wisata berperan sebagai strategi pembangunan dan pengembangan pariwisata daerah, yang bertumpu pada usaha pelestarian alam atau konservasi, Sumber Daya Manusia, peningkatan sarana dan prasarana serta peningkatan pemberdayaan dalam pelibatan masyarakat..</em></p> </td> </tr> </tbody> </table> 2025-11-05T22:00:00+00:00 ##submission.copyrightStatement## https://ejournal.stpmataram.ac.id/JRT/article/view/3933 PENGARUH KUALITAS PELAYANAN PRAMUSAJI TERHADAP KEPUASAN DAN LOYALITAS PELANGGAN THE KLIFF BISTRO KATAMARAN HOTEL & RESORT 2025-11-05T22:53:43+00:00 Khanzalah Mufti Djaba khanzalahmu@gmail.com i Putu Gede putualamanda@gmail.com i Wayan Suteja tejabulan@gmail.com <table width="598"> <tbody> <tr> <td width="359"> <p><em>Penelitian ini membahasa tentang pengaruh kualitas pelayanan pramusaji terhadap kepuasan dan loyalitas pelanggan The Kliff Bistro Katamaran Hotel &amp; Resort. Kualitas pelayanan pramusaji diidentifikasi melalui aspek-aspek seperti responsif, keramahan, pengetahuan produk, efisiensi, dan kemampuan berkomunikasi. Keberhasilan usaha di sektor pariwisata seringkali tergantung pada kepuasan pelanggan dan tingkat loyalitas yang dapat dipertahankan. penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan teknik pengumpulan data menggunakan angket dan observasi, data dianalisis menggunakan uji t sederhana. Hasil dari penelitian ini menunjukan bahwa, pengaruh kualitas pelayanan terhadap kepuasan pelanggan untuk variabel kualitas pelayanan (X) diperoleh t_hitung sebesar 6.985 jika dibandingkan dengan nilai t_tabel sebesar 1.984 maka diperoleh bahwa t_hitung &gt;t_tabel bahwa H_0 ditolak, H_1 diterima. Oleh karena itu, dapat disimpulkan bahwa variabel kualitas pelayanan berpengaruh positif dan signifikan terhadap variabel kepuasan pelanggan, pengaruh kualitas pelayanan terhadap loyalitas pelanggan untuk variabel kualitas pelayanan (X) diperoleh t_hitung sebesar 6.436 jika dibandingkan dengan nilai t_tabel sebesar 1.984. oleh karena itu peningkatan kualitas pelayanan pramusaji dapat meningkatkan kepuasan dan loyalitas pelanggan, meliputi peningkatan pelatihan, pengawasan, penggunaan teknologi, dan peningkatan fasilitas serta layanan</em></p> </td> </tr> </tbody> </table> 2025-11-05T22:01:05+00:00 ##submission.copyrightStatement## https://ejournal.stpmataram.ac.id/JRT/article/view/3934 PENGARUH KUALITAS PELAYANAN TERHADAP KEPUASAN PELANGGAN JASA TAKSI BERBASIS ONLINE (GRABCAR) 2025-11-05T22:53:43+00:00 Sulistyo Hendrawan Bimo tyosulis978@gmail.com Lalu Masyhudi laloemipa@gmail.com <table width="598"> <tbody> <tr> <td width="359"> <p><em>Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh kualitas pelayanan terhadap kepuasan pelanggan jasa taksi online Grabcar di Lombok, dengan fokus khusus pada daerah Mandalika yang mengalami peningkatan kebutuhan transportasi akibat acara MotoGP 2022. Dengan menggunakan metode kuantitatif deskriptif, data dikumpulkan melalui survei yang melibatkan pengguna Grabcar di Lombok. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat pengaruh positif dan signifikan antara kualitas pelayanan yang diberikan oleh pengemudi Grabcar dengan kepuasan pelanggan. Faktor-faktor seperti keandalan, responsivitas, jaminan, dan empati memiliki kontribusi yang signifikan terhadap kepuasan pelanggan. Penelitian ini menyimpulkan bahwa peningkatan kualitas pelayanan dapat meningkatkan kepuasan dan loyalitas pelanggan, yang pada gilirannya dapat mendukung pertumbuhan industri transportasi online di Indonesia. Temuan ini memberikan kontribusi penting bagi sektor pariwisata dan transportasi, serta memberikan rekomendasi bagi perusahaan penyedia jasa transportasi online untuk terus meningkatkan kualitas layanan mereka.se human resource competency in the tourism sector.</em></p> </td> </tr> </tbody> </table> 2025-11-05T22:01:52+00:00 ##submission.copyrightStatement## https://ejournal.stpmataram.ac.id/JRT/article/view/3935 OPTIMALISASI PERAN KELOMPOK SADAR WISATA DALAM PENGEMBANGAN SITUS SEJARAH WADU PA’A DI DESA KANANTA KECAMATAN SOROMANDI KABUPATEN BIMA 2025-11-05T22:53:43+00:00 Rosidah Rosidah rosidahmuhdar229@gmail.com i Ketut Bagiastra bagiastraktut@gmail.com Primus Gadu primusgadu@gmail.com <table width="623"> <tbody> <tr> <td width="384"> <p><em>Penelitian ini dilatar belakangi oleh adanya potensi wisata Sejarah yang nyaris terabaikan, kelompok sadar wisata yang seharusnya menjadi motor penggerak dalam hal perencanaan, pelaksanaan, pemanfaatan dan evalusi, tidak berhasil menjalankan perannya dengan baik. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan faktor pendukung dan penghambat kelompok sadar wisata dalam pengembangan situs Sejarah wadu pa’a serta menganalisis optimalisasi peran kelompok sadar wisata dalam pengembangan situs Sejarah wadu pa’a. Jenis penelitian ini adalah penelitian kualitatif dengan metode deskriptif. Tehnik penentuan informan dengan tehnik purposive sumpling. Tehnik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan adanya faktor pendukung dan penghambat. Faktor pendukung internal yaitu: (1) sumber daya alam (2) sistem keamanan (3) signal/jaringan (4) lokasi yang strategis. Faktor pendukung eksternal meliputi: (1) pemerintah desa Kananta (2) organisasi dari masyarakat bali (3) mahasiswa KKN. Sedangkan faktor penghambat internal yaitu: (1) sumberdaya manusia (2) sarana dan prasarana (3) anggaran atau pendanaan, dan faktor penghambat eksternal adalah kurang adanya Kerjasama dari pemuda desa Kananta. Selanjutnya Upaya optimalisasi peran kelompok sadar wisata Wadu Pa,a terlihat melalui keikut sertaan secara aktif dalam (1) Perencanaan&nbsp; pengembangan situs sejarah wadu Pa’a (2) berperan dalam pelaksanaan pengembangan situs sejarah wadu pa’a (3) berperan dalam hal pemanfaatan dan (4) berperan dalam mengevaluasi.</em></p> </td> </tr> </tbody> </table> 2025-11-05T22:03:01+00:00 ##submission.copyrightStatement## https://ejournal.stpmataram.ac.id/JRT/article/view/3936 PENGARUH KUALITAS PELAYANAN FOOD AND BEVERAGE TERHADAP KEPUASAN PELANGGAN HOTEL GOLDEN PALACE LOMBOK 2025-11-05T22:53:43+00:00 Arif Ismawan arieffbn12@gmail.com Lalu Masyhudi laloemipa@gmail.com Uwi Martayadi uwimartayadi@gmail.com <table width="623"> <tbody> <tr> <td width="374"> <p><em>Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh kualitas pelayanan yang terdiri dari variabel reliability (reabilitas), responsiveness (daya tanggap), assurance (jaminan), empathy (empati) dan tangible (bukti fisik). Secara simultan dan mengetahui variabel mana yang berpengaruh dominan terhadap kepuasan pelanggan. Jenis&nbsp; penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian eksplanatori dengan pendekatan kuantitatif. Sampel dalam penelitian ini berjumlah 65 responden yang telah menggunakan Pelayanan jasa Hotel Golden Palace Lombok sebanyak minimal 2 kali selama 5 bulan terakhir. Teknik pengambilan sampel menggunakan teknik purposive sampling dan metode pengumpulan data menggunakan angket. Teknik analisis data dalam penelitian ini adalah uji instrumen (uji validitas dan reliabilitas) dan analisis regresi linier berganda. Hasil penelitian menunjukan bahwa berdasarkan analisis koefisien determinasi diperoleh hasil Rsquare (koefisien determinasi) sebesar 0,769 artinya bahwa 76,9% variabel kepuasan pelanggan (Y) dipengaruhi oleh variabel kualitas pelayanan yang terdiri dari reliability (X1), responsiveness (X2), assurance (X3), empathy (X4) dan Tangibles (X5) Sedangkan sisanya dipengaruhi oleh variabel-variabel yang lain yang tidak dibahas dalam penelitian ini. Terdapat pengaruh signifikan secara parsial (individu) pada variabel reliability (X1), responsiveness (X2), assurance (X3), empathy (X4) dan Tangibles (X5) terhadap kepuasan pelanggan dengan tingkat signifikansi &lt; (0,05).</em></p> </td> </tr> </tbody> </table> 2025-11-05T22:03:49+00:00 ##submission.copyrightStatement## https://ejournal.stpmataram.ac.id/JRT/article/view/3937 OPTIMALISASI MEDIA SOSIAL INSTAGRAM SEBAGAI SARANA PROMOSI PRODUK OLAHAN IKAN LELE DI DESA WISATA BATU KUMBUNG (Studi Kasus Dusun Pondok Buak) 2025-11-05T22:53:43+00:00 Baiq Tria Febri Ani Annisa triafebby865@gmail.com Halus Mandala halusmandala@gmail.com Ulfan Mulyawan ulfanmbojonis@gmail.com <table width="598"> <tbody> <tr> <td width="359"> <p><em>Pemasaran digital bisa dikatakan sebagai media promosi yang paling modern saat ini, karena dapat menjangkau konsumen dengan cepat tanpa </em><em>datang</em><em> langsung. We Are Social memaparkan bahwa Instagram berada pada urutan ke dua setelah Whatsapp sebagai media yang banyak dikunjungi. Walaupun demikian Instagram belum digunakan sebagai sarana promosi yang efektif dan efisien,</em><em> khususnya di Dusun Pondok Buak Desa Wisata Batu Kumbung</em> <em>. Tujuan dari penelitian ini adalah mendeskripsikan upaya optimalisasi media sosial Instagram sebagai sarana promosi secara efektif dan efisien. Metode yang digunakan Penelitian ini adalah deskriptif kualitatif yang bersifat menggambarkan, memaparkan, dan menguraikan objek yang diteliti, dengan pengumpulan data melalui wawancara, observasi, dokumentasi dan studi pustaka. </em><em>Hasil penelitian menunjukan delapan dari sembilan penggunaan</em><em> Instagram sebagai sarana promosi</em><em> :</em><em>1). telah di</em><em>lakukan identifikasi kustomer yang potensial, 2). telah dilakukan guidelines profile instagram melalui pelatihan, 3). telah dibuat konten yang berkualitas, 4). telah dilakukan </em><em>komunikasi</em><em> antara admin dengan followers melalui komentar, 5). telah digunakan hastag, 6). telah digunakan fitur highlight 7). telah dilakukan interaksi melalui DM, dan 8). telah dilibatkan influencer walaupun belum produktif. Delapan upaya yang dilakukan sebagai bentuk optimalisasi penggunaan Instagram belum maksimal dilakukan, sehingga belum dapat meningkatkan penjualan</em><em> secara signifikan</em><em>. Oleh karna itu, langkah strategis harus dilakukan untuk meningkatkan upaya penggunaan Instagram sebagai sarana promosi produk olahan Ikan Lele secara efektif dan efisien.</em></p> </td> </tr> </tbody> </table> 2025-11-05T22:04:40+00:00 ##submission.copyrightStatement## https://ejournal.stpmataram.ac.id/JRT/article/view/3938 PARTISIPASI MASYARAKAT DALAM PENGEMBANGAN WISATA PANTAI MAWUN DESA TUMPAK UNTUK MENDUKUNG PARIWISATA BERKELANJUTAN 2025-11-05T22:53:43+00:00 Lalu Ridho Abun Isnan laluridho@gmail.com Primus Gadu primusgadu@gmail.com Uwi Martayadi uwimartayadi@gmail.com <table width="623"> <tbody> <tr> <td width="374"> <p><em>Pariwisata merupakan bagian dari sekolah industri di Indonesia yang prospeknya cerah, dan mempunyai potensi serta peluang yang sangat besar untuk dikembangkan. Tujuan dari penelitian ini yaitu: Untuk mendeskripsikan bentuk partisipasi masyarakat Mendeskripsikan faktor pendukung dan penghambat dalam pengembangan objek wisata Pantai Mawun, Desa Tumpak,Kecamatan Pujut, Lombok Tengah penelitian ini adalah penelitian deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil daeri penelitian ini ada dua yaitu:Partisipasi masyarakat dalam pengembangan wisata Pantai Mawun Desa Tumpak untuk mendukung pariwisata berkelanjutan berbentuk sumbangan pemikiran (ide/gagasan), keterlibatan dalam perencanaan program, penegelola keuangan, serta sumbangan materi dan tenaga.</em> <em>Faktor pendukung pengembangan objek wisata Pantai Mawun adalah kerjasama, sedangkan faktor penghambatnya adalah keterbatasan dana dan rendahnya keterampilan masyarakat.</em></p> </td> </tr> </tbody> </table> 2025-11-05T22:05:22+00:00 ##submission.copyrightStatement## https://ejournal.stpmataram.ac.id/JRT/article/view/3939 DAMPAK PEMBANGUNAN TAMAN WISATA LOANG BALOQ TERHADAP EKSISTENSI WISATA RELIGI DI LOANG BALOQ 2025-11-05T22:53:43+00:00 M Mahfuzul Amin mahfuzulamin36@gmail.com I Putu Gede putualamanda@gmail.com Primus Gadu primusgadu@gmail.com <table width="623"> <tbody> <tr> <td width="374"> <p><em>Dampak Pembangunan Taman Wisata Loang Baloq Terhadap Eksistensi Wisata Religi di Loang Baloq. Skripsi. Program Studi S1 Pariwisata Sekolah Tinggi Pariwisata Mataram. Dibimbing oleh Dr. I Putu Gede M.par sebagai dosen pembimbing utama dan Primus Gadu M.hum sebagai dosen pendamping</em></p> <p><em>Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dan mendeskripsikan dampak pembangunan destinasi taman wisata Loang Baloq terhadap eksistensi wisata religi di Loang Baloq. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian deskriptif kualitatif dengan pendekatan fenomenologi. Penentuan informan dalam penelitian ini menggunakan teknik purposiv sampling. Informan yang digunakan dalam penelitian ini berjumlah 3 orang yaitu pengelola taman wisata Loang Baloq, juru kunci makam Loang Baloq dan penziarah makam Loang Baloq. Teknik pengumpulan data menggunakan teknik wawancara, observasi&nbsp; dan dokumentasi. Teknik analisis data menggunakan teknik analisis deskriptif. Berdasarkan&nbsp; Hasil penelitian menunjukkan bahwa pembangunan taman wisata Loang Baloq berpotensi untuk menyokong dan membantu eksistensi wisata religi di Loang Baloq, serta pembangunan taman wisata Loang Baloq juga berdampak terhadap sosial, ekonomi, eksistensi, serta lingkungan wisata religi di Loang Baloq.</em></p> </td> </tr> </tbody> </table> 2025-11-05T22:06:08+00:00 ##submission.copyrightStatement## https://ejournal.stpmataram.ac.id/JRT/article/view/3940 DAMPAK PEMBANGUNAN TAMAN WISATA LOANG BALOQ TERHADAP EKSISTENSI WISATA RELIGI DI LOANG BALOQ 2025-11-05T22:53:43+00:00 Sainul Ali Abidin sainulabidinali@gmail.com I Putu Gede putualamanda@gmail.com Uwi Martayadi uwimartayadi@gmail.com <table width="623"> <tbody> <tr> <td width="374"> <p><em>Pengkelak Mas Village is a culture-based tourist village located in West Sakra sub-district with natural potential and cultural historical background. The obstacle facing the Pengekelak Mas tourist village in this development is the lack of community participation in developing a culture-based tourist village. Currently, participation is an obstacle in development efforts, until now participation is still unclear. The aim of the research is to describe forms of community participation in the development of tourist villages and analyze the factors that hinder the community from participating in the development of tourist villages. This research uses a qualitative method using a phenomenological approach. The results of this research show that the forms of community participation in Pengkelak Mas Village are more involved in activities such as annual cultural events rather than being directly involved in decision making, such as training or workshops and community meetings.Factors Inhibiting Community Participation such as lack of awareness about tourism potential, lack of training and education, and limited information about economic benefits are the main obstacles. The conclusion of this research is that the form of participation of the Pengkelak Mas village community is more involved in activities such as cultural events rather than being involved in decision making.</em></p> </td> </tr> </tbody> </table> 2025-11-05T22:06:46+00:00 ##submission.copyrightStatement## https://ejournal.stpmataram.ac.id/JRT/article/view/3941 ANALISIS KONFLIK PENGELOLAAN OBYEK WISATA RELIGI MAKAM SILE DENDENG DESA PENGEMBUR KECAMATAN PUJUT KABUPATEN LOMBOK TENGAH 2025-11-05T22:53:43+00:00 Habibi Azhar habibiazhar@gmail.com halus Mandala halusmandala@gmail.com <table width="623"> <tbody> <tr> <td width="374"> <p><em>This study discusses the management issues surrounding the Sile Dendeng Cemetery, which involves a dispute between Pengembur Village and Ketare Village. The issue arises because both villages claim the right to manage the cemetery, which they consider a cultural heritage of their ancestors. Ketare Village believes that they are descendants of Batu Dendeng and therefore have the right to manage the cemetery. However, administratively, the cemetery falls within the jurisdiction of Pengembur Village. This dispute has led to various issues, including competition for parking space and high parking fees, as well as inadequate facilities around the cemetery. The unclear management and the conflict between the two villages have also caused damage to the cemetery's facilities and instability in tourism development. The aim of this research is to analyze the factors causing the conflict and to formulate a resolution for the management of the religious tourism site, Sile Dendeng Cemetery, in Pengembur Tourism Village. The theories used in this study are conflict theory and conflict resolution theory. The research employs a qualitative approach with a descriptive method. Data collection techniques include interviews, observations, and documentation, involving three key informants. The research findings indicate that the Pengembur Village government proposes a collaborative approach where both parties share responsibility and resources to ensure the sustainability and security of this heritage. They also consider the active involvement of Ketare Village youth in decision-making related to the cemetery. Based on the agreement reached in the deliberations, the Pengembur Village government acknowledges that Sile Dendeng Cemetery is within their administrative jurisdiction while respecting the historical and cultural value that Ketare Village attaches to the cemetery. Additionally, the youth leaders of Ketare Village, while acknowledging the administrative claims of Pengembur Village, agree to actively participate in physical maintenance, security oversight, and cultural activities around Sile Dendeng Cemetery. Both parties have agreed to manage the cemetery collaboratively, ensuring transparency in the use of funds and decision-making related to its management</em><em>.</em></p> </td> </tr> </tbody> </table> 2025-11-05T22:07:45+00:00 ##submission.copyrightStatement## https://ejournal.stpmataram.ac.id/JRT/article/view/3942 PENGARUH FASILITAS TERHADAP MINAT TAMU UNTUK MENGINAP KEMBALI PADA LOMBOK VAGANZA HOTEL AND CONVENTION 2025-11-05T22:53:43+00:00 Rudi Rudi rrudi8161@gmail.com Syech Idrus sidroes@gmail.com i Ketut Purwata iktpurwata@gmail.com <table width="623"> <tbody> <tr> <td width="374"> <p><em>Penelitian ini membahas tentang Pengruh Fasilitas Terhadap Minat Tamu Untuk Menginap kembali Pada Lombok Vaganza Hotel and Convention, Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalis Pengaruh Fasilitas Terhadap Minat Menginap Kembali Pada Lombok Vaganza Hotel and Convention. Populasi dalam penelitian ini adalah tamu yang menginap pada hotel tersebut, jumlah sampel yang berhasil diolah sebanyak 52 orang. Teknik pengumpulan data menggunakan Teknik obsevasi, dokumentasi, wawancara, dan angket, setra penentuan sampel dengan menggunakan nonprobability sampling. Penelitian ini menggunakan desain penelitian kuantitatif, dengan analisis regresi liner sederhana, Hasil penelitian didapatkan bahwa nilai T hitung lebih besar dari nilai T table yaitu 10,472 &gt; 1,708, dan nilai R Square sebesar 0,814 atau 81,4% yang artinya variabel minat tamu menginap kembali dipengaruhi oleh variabel fasilitas sebesar 81,4% dan18,6% di pengaruhi oleh variabel lain yang tidak diteliti.</em></p> </td> </tr> </tbody> </table> 2025-11-05T22:08:47+00:00 ##submission.copyrightStatement## https://ejournal.stpmataram.ac.id/JRT/article/view/3943 STRATEGI PEMASARAN DALAM MENINGKATKAN HUNIAN KAMAR DI HOTEL THE OBEROI BEACH RESORT LOMBOK 2025-11-05T22:53:43+00:00 Ni Luh Nembah Angga Yukti ayukti95@gmail.com Halus Mandala halusmandala@gmail.com Lalu Mahsar lombokmahsar@gmail.com <table width="623"> <tbody> <tr> <td width="374"> <p><em>Penelitian ini membahas tentang strategi pemasaran hotel The Oberoi Beach Resort Lombok. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui dan mendeskripsikan bagaimanakah strategi pemasaran yang diterapkan dalam meningkatkan hunian kamar di hotel The Oberoi Beach Resort Lombok. Metode yang digunakan yaitu metode deskriptif kualitatif, dan teknik pengumpulan data yang digunakan wawancara, observasi serta dokumentasi. Penentuan informan juga diperoleh dengan teknik purposive sampling, seperti wawancara dengan Senior Sales Manager, Assistant Front Office Manager, dan Reservation Supervisor di hotel The Oberoi Beach Resort Lombok. Hasil penelitian mengenai strategi pemasaran yang dilakukan hotel The Oberoi Beach Resort Lombok yaitu: 1) memanfaatkan lokasi hotel yang strategis, 2) menyediakan jenis kamar hotel yang diminati, 3) memberikan pelayanan yang maksimal, 4) menawarkan harga yang kompetitif, 5) merekrut Assistant Manager Digital Marketing, 6) melakukan promosi secara online dan offline, 7) melakukan kerjasama dengan Online Travel Agent, 8) memberikan diskon atau potongan harga, dan 9) menawarkan spesial offer. Saran yang dapat diberikan yaitu menguatkan website hotel untuk wisatawan mancanegara, menciptakan lebih banyak promosi dan produk yang inovatif sesuai dengan perkembangan tren serta mengoptimalkan sosial media seperti Instagram, Facebook, dan TikTok untuk meningkatkan peluang yang lebih besar dalam menjangkau audiance yang lebih luas..</em></p> </td> </tr> </tbody> </table> 2025-11-05T22:09:28+00:00 ##submission.copyrightStatement## https://ejournal.stpmataram.ac.id/JRT/article/view/3944 PENGARUH PROMOTION MIX TERHADAP PENJUALAN KAMAR HOTEL ANUGRAH DI LOMBOK UTARA 2025-11-05T22:53:44+00:00 Dona Putri Asayanti donaputriasayanti@gmail.com I Wayan Nuada wayannuada@gmail.com Lalu Yulendra laluyulendra@gmail.com <table width="623"> <tbody> <tr> <td width="374"> <p><em>Hotel Anugerah merupakan salah satu bisnis jasa penginapan yang ada di Teluknara, Lombok yang terletak di Desa Malaka, Kecamatan Pemenang, Kabupaten Lombok&nbsp; Utara.&nbsp; Rumusan masalah penelitian ini ialah mengidentifikasi apakah terdapat pengaruh yang signifikan pada variabel Promotion Mix terhadap penjualan Kamar Hotel Anugrah di Lombok Utara, serta apakah seluruh variabel promotion mix secara bersama-sama berpengaruh terhadap penjualan Kamar Hotel Anugrah di Lombok Utara. Desain penelitian survei digunakan dalam penelitian ini dengan pengumpulan data melaui penyebaran kuesioner dan dokumentasi. Metode analisis yang digunakan adalah analisis regresi linear berganda. Analisis regresi menunjukkan bahwa Public Relation memiliki pengaruh paling signifikan dalam meningkatkan penjualan kamar hotel, menekankan pentingnya hubungan dan citra publik dalam strategi penjualan hotel. Meskipun tidak sekuat Public Relation, Advertising juga memberikan kontribusi signifikan terhadap peningkatan penjualan kamar melalui strategi iklan yang efektif yang meningkatkan kesadaran dan daya tarik konsumen terhadap hotel. Selain itu, Sales Promotion terbukti signifikan dalam mendorong konsumen untuk melakukan pembelian dengan cepat dan efektif. Namun, dalam penelitian ini, Personal Selling tidak menunjukkan pengaruh signifikan terhadap penjualan kamar hotel, menunjukkan perlunya evaluasi lebih lanjut terhadap strategi pemasaran langsung dalam konteks hotel. Secara keseluruhan, uji ANOVA menegaskan bahwa kombinasi Advertising, Personal Selling, Sales Promotion, dan Public Relation memiliki pengaruh signifikan terhadap penjualan</em><em> kamar hotel di Hotel Anugerah di Lombok Utara, mendukung pentingnya strategi promotion mix yang efektif dan terukur untuk meningkatkan performa penjualan hotel.</em></p> </td> </tr> </tbody> </table> 2025-11-05T22:10:17+00:00 ##submission.copyrightStatement## https://ejournal.stpmataram.ac.id/JRT/article/view/3945 PERSEPSI WISATAWAN TERHADAP FAKTOR-FAKTOR YANG MEMOTIVASI MINAT KUNJUNGAN WISATAWAN DI OBJEK WISATA GOA LAWAH DESA LEBAH SEMPAGE 2025-11-05T22:53:44+00:00 Syifa Alya Rohana Syifaalyarohana@gmail.com Sri Susanty srisusantympar@gmail.com I Wayan Bratayasa iwayanbratayasa@gmail.com <table width="623"> <tbody> <tr> <td width="374"> <p><em>Goa Lawah Desa Lebah Sempage, merupakan salah satu destinasi wisata yang baru dikembangkan yang berbasis alam. Sebagai wisata yang baru dikembangkan,&nbsp; Goa Lawah menemui tantangan untuk dapat mengelola destinasi secara baik agar dapat menarik kunjungan. Salah satu faktor yang dapat menjadi pertimbangan adalah mengetahui apa saja motivasi wisatawan yang mempengaruhi keputusan berkunjung. Motivasi wisatawan menjadi penting agar Goa Lawah dapat menyesuaikan kebutuhan wisatawan. Maka dari itu peneliti tertarik untuk mengambil judul Identifikasi Faktor-Faktor yang Memotivasi Kunjungan Wisatawan di Objek Wisata Goa Lawah Desa Lebah Sempage . Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah jenis penelitian kualitatif deskriptif. Kualitatif deskriptif ini dapat digunakan untuk mendeskripsikan data dari hasil penelitian yang diperoleh sehingga dapat menghasilkan kesimpulan dan jawaban dari fokus masalah. Penelitian ini dilakukan pada responden di Objek Wisata Goa Lawah. Metode analisis data yang digunakan yaitu reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Data yang diperoleh berdasarkan hasil wawancara, observasi dan kuisioner. Wawancara ditujukan pada pengelola dan pengunjung Objek Wisata Goa Lawah. Hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa tingkat motivasi kunjungan wisatawan yang berasal dari Objek Wisata Goa Lawah atau faktor penariknya memiliki nilai yang baik. Goa Lawah memiliki banyak pilihan aktivitas yang banyak digemari oleh wisatawan. Lalu tingkat motivasi kunjungan wisatawan yang berasal dari diri sendiri atau faktor pendorong juga memiliki nilai yang baik. Ini dikarenakan oleh lokasi Goa Lawah&nbsp; cukup dekat dengan Kota Mataram yang memiliki sifat masyarakat cenderung sibuk dengan aktivitas sehari-hari. Motivasi berdasarkan kedua faktor mempunyai hasil yang cukup tinggi, ini menunjukan bahwa Objek Wisata Goa Lawah sudah cukup baik di mata wisatawan.</em></p> </td> </tr> </tbody> </table> 2025-11-05T22:10:55+00:00 ##submission.copyrightStatement## https://ejournal.stpmataram.ac.id/JRT/article/view/3946 FAKTOR PENARIK ( PULL FACTOR) DAN PENDORONG ( PUSH FACTOR) WISATAWAN KE DESA WISATA SASAK ENDE LOMBOK TENGAH 2025-11-05T22:53:44+00:00 Etty Suryawati Ettysuryawati644@gmail.com Sri Susanty srisusantympar@gmail.com Primus Gadu primusgadu@gmail.com <table width="623"> <tbody> <tr> <td width="374"> <p><em>Penelitian ini membahas tentang faktor penarik (pull factor)&nbsp; dan faktor pendorong (push factor)&nbsp; wisatawan ke Desa Wisata Sasak Ende Kabupaten Lombok Tengah. Hasil penelitian diuraikan dalam beberapa jawaban terhadap rumusan-rumusan masalah yaitu faktor penarik apa saja yang mempengaruhi wisatawan berkunjung ke Desa Wisata Sasak Ende dan faktor pendorong apa saja yang ikut mempengaruhi keinginan wisatawan berkunjung ke Desa Wisata Sasak Ende . Dengan menggunakan metode wawancara, observasi, dokumentasi dan menggunakan teknik analisis data diskriptif kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Faktor penarik (pull factor) wisatawan berkunjung Kedesa Wisata Sasak Ende Lombok Tengah diantaranya cuaca/iklim destinasi, transportasi/ akses, atraksi pariwisata,amenitas, adanya keterlibatan Lembaga wisata,lingkungan hidup yang alami dan juga buatan, mampu menjadi faktor-faktor&nbsp; penarik minta wisatawan, sedangkan terdapat 12 faktor pendorong wisaatawan berkunjung ke Desa Wisata Sasak Ende yaitu escape, Relaxation, play, Strengthening family bonds, Prestige, Social interaction, Educational opportunity, Self-fulfilment, Romance, Wish fulfillment, Financial Security, Leisure time</em></p> </td> </tr> </tbody> </table> 2025-11-05T22:11:42+00:00 ##submission.copyrightStatement## https://ejournal.stpmataram.ac.id/JRT/article/view/3947 FAKTOR PENARIK ( PULL FACTOR) DAN PENDORONG ( PUSH FACTOR) WISATAWAN KE DESA WISATA SASAK ENDE LOMBOK TENGAH 2025-11-05T22:53:44+00:00 Adi Purna Irawan adiirawan@gmail.com i Ketut Bagiastra bagiastraktut@gmail.com indrapati indrapati indrapati29@gmail.com <table width="623"> <tbody> <tr> <td width="374"> <p><em>Penelitian ini dilatarbelakangi dengan berbagai permasalahan terkait dengan Sarana dan Prasarana. Penelitian ini terdiri beberapa indikator, seperti toilet, ruang ganti pakaian, gazebo serta rumah makan yang belum di maksimal. Selain itu, jalan masuk ke Pantai Impos yang masih dalam&nbsp; kondisi&nbsp; rusak&nbsp; belum&nbsp; teraspal.&nbsp; Paska gempa tahun 2018 kemarin,sejauh ini kondisi dari sarana dan prsarana kawasan wisata pantai impos banyak yang mengalami kerusakan dan beberapa&nbsp; dintaranya&nbsp; masih&nbsp; terlihat&nbsp; kurang terawat dan juga lahan parkir yang kurang luas, ketika musim rame para pengunjung memakirkan mobil atau motor nya di kebun warga, Penelitian ini bertujuan untuk menentukan Strategi Pengembangan Sarana dan Prasarana di Daya Tarik Wisata Pantai Impos, mengetahui gambaran strategi EFAS dan IFAS dan mendeskripsikan faktor eksternal dan internal SWOT di Daya Tarik Wisata Pantai Impos dengan menggunakan matrik SWOT. Jenis penelitian merupakan deskriptif dengan data kualitatif dan metode survei. Teknik pemilihan informan yang digunakan Purposive Sampling.Teknik pengumpulan data yaitu observasi, dokumentasi, dan wawancara dan analisisSWOT. Teknik analisis data yang digunakan adalah reduksi data, penyajian data, dan pengambilan kesimpulan. Hasil dari penelitian ini keseluruhan menunjukkan bahwa sarana&nbsp; (seperti toilet, ruang ganti pakaian, penginapan yang belum tersedia serta restoran yang belum di maksimal) dan Prasarana (Jalan) berpotensi untuk dikembangkan di Daya Tarik Wisata Pantai Impos Kabupaten Lombok Utara dilihat dari kekuatan dan peluang yaitu masih adanya lahan kosong, pemandagan yang asri selama perjalanan ke Daya Tarik Wisata Pantai impos. Meskipun ada kelemahan dan ancaman yang terjadi seperti biaya yang cukup besar untuk dikembangkanan dan ancaman seperti kehilangan dan kerusakan pada kendaraan pengunjung. Sarana dan Prsarana bisa untuk dikembangkan jika Dinas Pariwisata Kabupaten Lombok Utara dapat bekerja sama dengan baik bersama masyarakat sekitar daya tarik wisata dan juga Daya Tarik Wisata Pantai impos.</em></p> </td> </tr> </tbody> </table> 2025-11-05T22:12:21+00:00 ##submission.copyrightStatement## https://ejournal.stpmataram.ac.id/JRT/article/view/3948 STRATEGI PENGEMBANGAN DESA WISATA PENGEMBUR BERBASIS POTENSI LOKAL DI PENGEMBUR KECAMATAN PUJUT KABUPATEN LOMBOK TENGAH 2025-11-05T22:53:44+00:00 Lalu M Panji Satria Sulambang panjisa278@gmail.com Murianto Murianto muriantompar@gmail.com Dila aryogi dila.riyogi@gmail.com <p><em>Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan potensi wisata di Desa Wisata Pengembur serta menganalisis strategi pengembangan desa wisata terhadap potensi lokal Desa Pengembur Kecamatan Pujut Lombok Tengah. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian kualitatif dengan metode deskriptif. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi, yang melibatkan 12 narasumber sebagai informan utam. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tantangan utama yang dihadapi meliputi kurangnya inisiatif dan pemanfaatan potensi yang ada, yang terlihat dari kondisi 4A (aksesibilitas, atraksi, amenitas, ancillary) yang belum tersentuh. Aksesibilitas menuju desa kurang memadai, atraksi wisata tidak menarik, fasilitas penginapan dan layanan dasar bagi wisatawan tidak tersedia, serta masyarakat dan pengelola desa belum siap dalam mengembangkan potensi wisata. Kurangnya pengetahuan dan inisiatif untuk mengenali dan mengembangkan potensi wisata, ditambah rendahnya anggaran dan kesiapan masyarakat, menjadi kendala signifikan. Rendahnya pelatihan dan edukasi pariwisata mengakibatkan kurangnya keterampilan penduduk dalam mendukung industri wisata, sehingga peluang peningkatan ekonomi desa tidak terealisasi. Penelitian ini menyoroti perlunya langkah konkret seperti pelatihan masyarakat, pengembangan inisiatif lokal, pengelolaan anggaran yang efisien, rencana strategis jangka panjang, dan pemberdayaan masyarakat untuk mengatasi tantangan tersebut. Dengan langkah- langkah ini, Desa Wisata Pengembur berpotensi berkembang menjadi destinasi wisata yang kompetitif.</em></p> 2025-11-05T22:13:22+00:00 ##submission.copyrightStatement## https://ejournal.stpmataram.ac.id/JRT/article/view/3949 DAMPAK PENGEMBANGAN PARIWISATA TERHADAP IDENTITAS MASYARAKAT ADAT DI DESA BAYAN KABUPATEN LOMBOK UTARA 2025-11-05T22:53:44+00:00 Mitadi Mitadi mitadioflif@gmail.com Lalu Masyhudi laloemipa@gmail.com Dila aryogi dila.riyogi@gmail.com <p><em>Penelitian ini dilakukan di Desa Bayan Kecamatan Bayan Kabupaten lombok utara. Desa ini sebagian besar penduduk nya bersuku Sasak, letak geogerafis desa Bayan berada di dataran tinggi di bawah kaki gunung rinjani, sehinga memiliki pemandangan yang alam yang indah, masyarakat desa bayan juga masih memegang teguh tradisi budaya adat istiadat nenek moyang mereka,&nbsp; sadar dengan potensi yang di miliki sehingga pemerintah desa bayan mengembangkan pariwisata budaya yang kini di lanjutkan pengembangan ekowisata, pengembangan pariwisata di bayan memunculkan problematika dan dampak terhadap lingkungan, sosial budaya dan ekonomi oleh karena itu, perlu adanya penelitian tentang dampak pengembangan pariwisata terhadap identitas masyarakat adat Desa Bayan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan&nbsp; apa saja dampak pengembangan pariwista terhadap identitas masyarakat adat. Karena pengembangan pariwisata di bayan bisa di bilang sangat berefek, peneliti bisa merasakan&nbsp; perubahan sebelum dan sesudah pengembangan pariwisata. Baik dari sektor ekonomi, budaya,&nbsp; lingkungan dan soial masyarakat&nbsp; adat. Alasan peneliti memilih topik ini karena identitas suatu daerah di lihat dari sektor budaya, lingkungan dan ekonomi. Metode penelitan menggunakan deskriftip kualitatif dengan memaparakan hasil wawancara yang dilakukaan penulis terhadap informan yang sudah di tentukan . Hasil peneltian dampak pengembangan pariwisata terhadap identitas masyarakat adat, sangat berimbas terhaap masyarakat adat&nbsp; bisa di lihat alih fungsi hutan adat menjadi wisata tirta atau kolam berenang,sehingga berimbas ke sektor pertanian dan cara berpakaian atau gaya hidup sudah muali mengikuti wisatawan. Pentingnya pengembangan pariwisata harus mengikuti budaya masyarakat, sehingga keunikan atau ke autentikan suatu daerah menjadi daya tarik yang sangat berbeda dari daerah lainnya..</em></p> 2025-11-05T22:13:57+00:00 ##submission.copyrightStatement## https://ejournal.stpmataram.ac.id/JRT/article/view/3950 STRATEGI PENGEMBANGAN FASILITAS WISATA TERHADAP KEPUASAN PENGUNJUNG TAMAN WISATA PANTAI LOANG BALOQ 2025-11-05T22:53:44+00:00 Kaswin Nasuha panjisa278@gmail.com Murianto Murianto muriantompar@gmail.com Dila Ariyogi dila.riyogi@gmail.com <p><em>Strategi Pengembangan Fasilitas&nbsp; Wisata Terhadap Kepuasan&nbsp; Pengunjung Taman Wisata Pantai Loang Baloq ini bertujuan untuk mengeskplorasi tentang bagaimana pengembangan fasilitas yang telah di lakukan di Wisata Pantai Loang Baloq dan bertujuan untuk mengetahui bagaimana kendala yang di hadapi dalam proses pengembangan&nbsp; wisata pantai Loang Baloq. Pada penelitian ini&nbsp; metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan&nbsp; kualitatif.&nbsp; Adapaun tekhnik&nbsp; dalam pengumpulan data dalam penelitian ini yaitu&nbsp; tekhnik observasi yakni dimana peneliti&nbsp; langsung ke lapangan, dalam&nbsp;&nbsp; penelitian ini juga peneliti mengumpulkan data langsung dari informan atau narasumber yaitu pihak pengelola dan stekholder yang mengetahui informasi yang berguna bagi peneliti. Dan dokumentasi, dalam penelitian ini peneliti menggunakan alat dokumentasi berupa foto, dan catatan atau dokumen. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa pengembangan wisata pantai Loang Baloq, berfokus pada Strategi pengembangan dalam&nbsp; pembangunan fasilitas wisata pantai yang telah dilakukan berbagai macam agenda atau acara. Yaitu yang pertama, pengembangan wisata religi,pengembangan event, pengembangan atraksi buatan, mengembangkan Sumber Daya Manusia,pembangunan fasilitas dan&nbsp; kolaborasi dengan pihak yang terkait dalam wisata tersebut, dan yang terakhir strategi dari mulut ke mulut pengunjung yang datang ke pantai loang baloq yang secara tidak langsung memberikan keuntungan pada pantai loang baloq, dimana pengunjungnya semakin meningkat. Adapun kendala dalam pengembangan strategi wisata pantai loang baloq yaitu pada perubahan iklim yang tidak menentu, dan kurangnya peran masyarakat sekitar, akan tetapi kepuasan pengunjung terahadap fasilitas yang ada pada saat ini sudah cukup memuaskan walupun&nbsp; ada beberapa fasilitas yang harus diperbaiki dan butuh perawatan yang maksimal</em></p> 2025-11-05T22:14:35+00:00 ##submission.copyrightStatement## https://ejournal.stpmataram.ac.id/JRT/article/view/3951 STRATEGI PENGEMBANGAN DESA WISATA PENGEMBUR BERBASIS POTENSI LOKAL DI PENGEMBUR KECAMATAN PUJUT KABUPATEN LOMBOK TENGAH 2025-11-05T22:53:44+00:00 I Gde Putu wandita Yudistira igdeputuwanditayudistira@gmail.com Halus Mandala halusmandala@gmail.com Lalu Mahsar lombokmahsar@gmail.com <table width="623"> <tbody> <tr> <td width="374"> <p><em>This research aims to describe the efforts and obstacles in using Instagram social media as a promotional medium at the Montana Premier Senggigi Hotel using the theory of effective Instagram promotion. Using interview methods, observation, documentation and a qualitative descriptive approach. Data processing and analysis techniques include data reduction, data presentation and drawing conclusions. The results of the research show that the Instagram account manager at Hotel Montana Premier Senggigi has made various efforts to use Instagram as a promotional medium such as creating content, using captions, using Instastory, using hashtags, using Instagram Ads, using reels, and reposting guest reviews/followers. There are several Obstacles that need to be improved in the future include human resource competency, limited tools, and the absence of a strategy in content planning.</em></p> </td> </tr> </tbody> </table> 2025-11-05T22:15:19+00:00 ##submission.copyrightStatement## https://ejournal.stpmataram.ac.id/JRT/article/view/3952 PERAN MASYARAKAT DALAM MENGEMBANGKAN OBJEK WISATA RIVER TUBING DI DESA SAMA GUNA KECAMATAN TANJUNG KABUPATEN LOMBOK UTARA 2025-11-05T22:53:44+00:00 Reza Bambang Samudra rezabambangsamudra@gmail.com Sri Susanty srisusantympar@gmail.com Lalu Mahsar lombokmahsar@gmail.com <table width="623"> <tbody> <tr> <td width="374"> <p><em>Penelitian ini membahas tentang peran masyarakat dalam mengembangkan objek wisata river tubing di desa sama guna. Sebelum adanya objek wisata river tubing, semula dulunya hanya sungai biasa yang di manfaatkan warga sebagai tempat pemandian saja, dengan adanya inisiatif warga setempat untuk mengembangkan yang dulunya hanya sebagai tempat poemandian, distulah muncul ide dengan di kembangkannya river tubing ini. Berbeda dengan aktivitas arum jeram lainnya, river tubing ini sebenarnya merupakan satu aktivitas menyusuri sungai dengan menggunakan ban dalam bekas. Aktivitas ini sebelas dua belas serupa dengan body rafting atau arung jeram namun dengan tingkatan lebih ringan. Hasil penelitian ini dijabarkan dalam beberapa rumusan masalah yaitu bagaimana bentuk partisipasi masyarakat dalam pengelolaan river tubing yang ada di desa sama guna, apa saja faktor yang menjadi pendukung dan penghambat dalam pengembangan river tubing yang ada di desa sama guna dalam menunjang perkembangan objek wisata river tubing di desa sama guna. Berdasarkan penelitian ini penliti bertujuan Untuk mengetahui bentuk partisipasi masyarakat dalam pengelolaan river tubing yang ada di desa sama guna Untuk mengetahui faktor yang menjadi penghambat dan pendukung dalam pengembangan river tubing yang ada di desa sama guna dan Mendapatkan informasi tentang manfaat yang diperoleh masyarakat lokal dengan berkembangnya objek wisata river tubing. Penelitian ini merupakan penelitian dilakukan dengan menggunakan pendekatan kualitatif. Sedangkan metode penelitian yang digunakan adalah metode studi kasus dengan menggunakan metode observasi, wawancara, dan dokumentasi. Masyarakat harus berperan dalam pengembangan obyek wisata dimana tujuan peningkatan kesejahteraan masyarakat menjadi prioritas dalam mengembangkan obyek wisata</em></p> </td> </tr> </tbody> </table> 2025-11-05T22:16:36+00:00 ##submission.copyrightStatement## https://ejournal.stpmataram.ac.id/JRT/article/view/3953 DAMPAK PARIWISTA TERHADAP PRUBAHAN SOSIAL MASYARAKAT DI SELONG BELANAK KEC. PRAYA BARAT KAB. LOMBOK TENGAH 2025-11-05T22:53:44+00:00 Ahmad jamiluddin ahmadmill152@gmail.com i Ketut Purwata iktpurwata@gmail.com Putu Arya Reksa angratyas reksa.anggratyas@gmail.com <table width="617"> <tbody> <tr> <td width="440"> <p><em>Sebelum adanya pariwisata di Desa&nbsp; Selong belanak kehidupan sosial masyarakat masih kental dengan silaturrahminya dan kegiatan saling tolong menolong seperti gotong royong masih tetap dilaksanakan dan masyarakat berantusias untuk mengikuti kegiatan tersebut. Pariwiasata dapat mengakibatkan perubahan pola atau tata nilai kehidupan masyarakat yang menyangkut berbagai perubahan sosial, perilaku, agama, moral dan bahasa. Perubahan sikap dan gaya hidup pada masyarakat terlihat dari perilaku mereka yang cenderung menjadi konsumtif. Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian lapangan, bersifat deskrptif kualitatif, dimana penelitian yang akan mengkahasilkan data deskriptif berupa kata-kata atau lisan dari orang-orang yang di perlukan dan dapat diamati. Dampak pariwisata terhadap perubahan sosial masyarakat di Desa Selong&nbsp; belanak mencakup dua aspek utama: interaksi sosial dan gaya hidup. Berkurangnya budaya gotong royong diakibatkan karena sudah banyak masyarakat sudah bekerja unuk&nbsp; memenuhi kebutuhan ekonominya. Meskipun persaingan ini dapat memberikan manfaat ekonomi masyarakat selong belanak, namun hal ini juga dapat mengurangi solidaritas sosial yang sebelumnya kuat di masyarakat. Dampak pariwisata dalam kehidupan masyarakat Terjadi perubahan gaya hidup dari segi makanan, cara berpakaian dan perilaku. Perubahan dari segi makanan Sekarang ini banyak bermunculan berbagai produk baik itu makanan atau minuman dari mancanegara sehingga banyak penduduk di Desa Selong belanak yang kemudian beralih dari makanan tradisional ke makanan modern atau siap saji, beberapa makanan asing siap saji seperti ayam goreng, steak, pizza dan burger dan aneka makanan lain. Akan tetapi masyarakat&nbsp; Selong&nbsp; belanak bisa membuka warung makan maupun restoran untuk memenuhi kebutuhan wisatawan. Sehingga masyarakat bisa meningkatakan pendapatan ekonominya. Perubahan dari segi penampilan Sekarang ini banyak masyarakat&nbsp; Selong&nbsp; Belanak mengikuti fashion wisatawan asing. Terutama di kalangan remaja seperti merubah warna asli rambutnya, bertato, memakai pakaian yang tidak sopan. Akan tetapi juga memberikan dampak positif seperti menggunakan pakain yang rapi bagi masyarakat yang bekerja di hotel dan travel dan meningkatkan rasa percaya diri. Perubahan dari segi perilaku Setelah adanya pariwisata gaya hidup yang ditonjolkan saat ini sudah banyak yang mencerminkan gaya hidup bangsa asing dari pada menunjukkan keaslian budaya. Selain itu dapat memberikan dampak positif kepada masyarakat seperti mengikuti kebiasaan baik wisatawan, mengunakan bahasa yang sopan dan santun dan menambahkan wawasan tentang&nbsp; budaya luar.</em></p> </td> </tr> </tbody> </table> 2025-11-05T22:17:30+00:00 ##submission.copyrightStatement## https://ejournal.stpmataram.ac.id/JRT/article/view/3954 PERAN POKDARWIS DALAM PENGEMBANGAN POTENSI WISATA GUNUNG TELE SEBAGAI DAYA TARIK WISATA ALTERNATIF DI DESA WISATA PENGEMBUR 2025-11-05T22:53:45+00:00 Lalu Ilpan Hanapi laluilvanfatahlana@gmail.com I Made Suyasa kadeksuyasa@gmail.com Uwi Martayadi uwimartayadi@gmail.com <table width="617"> <tbody> <tr> <td width="440"> <p><em>Penelitian ini bertujuan (1) untuk mendeskripsikan peran Pokdarwis dalam mengidentifikasi dan menggali potensi wisata Gunung Tele sebagai daya tarik wisata alternatif di Desa Wisata Pengembur dan (2) untuk menganalisis upaya Pokdarwis dalam pengembangan potensi wisata Gunung Tele sebagai daya tarik wisata alternatif di Desa Wisata Pengembur. Jenis penelitian ini adalah kualitatif dengan metode deskriptif. Data dikumpulkan melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi, dengan enam narasumber sebagai informan utama. Hasil penelitian menunjukkan bahwa bahwa Pokdarwis Restu Bumi belum mampu mengidentifikasi dan mengembangkan potensi wisata Gunung Tele secara optimal. Potensi besar yang dimiliki Gunung Tele, baik dari segi keindahan alam maupun keunikan budaya, belum dapat dimanfaatkan secara maksimal akibat keterbatasan pengetahuan, pelatihan, dan anggaran. Keterbatasan ini mengakibatkan banyak potensi wisata yang belum tergarap dan tidak mendatangkan manfaat ekonomi signifikan bagi masyarakat setempat.Upaya pengembangan potensi wisata oleh Pokdarwis Restu Bumi menghadapi berbagai tantangan, terutama dalam hal keterlibatan masyarakat yang masih minim dan peran representasional yang belum efektif. Kurangnya edukasi dan penyadaran masyarakat tentang pentingnya pariwisata berkelanjutan, serta keterampilan teknis yang terbatas dalam penggunaan teknologi dan manajemen keuangan, turut menghambat efektivitas operasional dan program pengembangan wisata.</em></p> </td> </tr> </tbody> </table> 2025-11-05T22:18:50+00:00 ##submission.copyrightStatement## https://ejournal.stpmataram.ac.id/JRT/article/view/3955 STRATEGI PENGEMBANGAN POTENSI OBYEK WISATA DI PANTAI EKAS BUANA KECAMATAN JERUWARU KABUPATEN LOMBOK TIMUR 2025-11-05T22:53:45+00:00 Tina Indrawati tinaindrawati580@gmail.com I Wayan Suteja tejabulan@gmail.com Syech Idrus syehidrues@gmail.com <table width="617"> <tbody> <tr> <td width="440"> <p><em>This research discusses the Tourism Development Strategy of Ekas Buana Beach, Jeruwaru District, East Lombok Regency. This research was conducted to answer the formulation of the problem, namely to find out the tourist attraction of Ekas Buana Beach and find out how the strategy of developing Ekas Buana Beach tourism. The writing of this research is presented descriptively to obtain an overview of the attractiveness and tourism development strategy of Ekas Beach. The methods used in data collection are observation, interviews, documentation and literature studies.The results of this study show that Ekas Beach has an extraordinary beach tourist attraction from the side of the beach that stretches out with the exoticness of the sand which is still very beautiful, the hills that rise around the shoreline, the beauty of the underwater, and clear and calm sea water. Ekas Beach has now begun to be managed by the Village Government and Local Communities by utilizing its strengths. The conclusion that can be drawn regarding the development of Ekas Buana Beach tourism is that there are still weaknesses in the development of beach tourism so that a strategy is needed in planning programs to maximize the development of Ekas Beach in increasing tourist visits to Ekas Beach, this will have a good economic impact on the Village Government and the Community.</em></p> </td> </tr> </tbody> </table> 2025-11-05T22:20:08+00:00 ##submission.copyrightStatement## https://ejournal.stpmataram.ac.id/JRT/article/view/3956 STRATEGI PEMASARAN KERAJINAN KAIN TENUN MELALUI TEKNIK DIGITAL SEBAGAI DAYA TARIK WISATA BUDAYA DESA SUKARARA 2025-11-05T22:53:45+00:00 Firdaus Al Anshory aanfirdaus112@gmail.com Sri Susanty srisusantympar@gmail.com uwi Martayadi uwimartayadi@gmail.com <table width="617"> <tbody> <tr> <td width="440"> <p><em>Penelitian ini membahas mengenai strategi pemasaran kerajinan kain tenun di desa sukarara.Hasil penelitian diuraikan dalam beberapa jawaban terhadap fokus penelitian yaitu bagaimana strategi pemasaran kain tenun sebagai daya Tarik utama dalam wisata budaya di desa suarara. tujuan penelitian ini untuk mengetahui apa saja yang dimiliki atau yng ada di desa wisata sukarara dan bagaimana strtegi yang akan digunakan untuk mempromosikn paket wisaa yang ada desa sukarara melalui teknik digital.Selain itu didesa sukarara memliki beberapa atraksi seperti gendang beleq,pereean,pembuatan kopi dll.Berdasarkan hasil penelitian yang penelit lakukan dengan banyaknya potensi yang dimiliki dapat mengembangkan desa sukarara sebagai destinasi kerajinan kain tenun di kecamatan jonggat.</em></p> </td> </tr> </tbody> </table> 2025-11-05T22:20:57+00:00 ##submission.copyrightStatement## https://ejournal.stpmataram.ac.id/JRT/article/view/3957 PARTISIPASI MASYARAKAT PESISIR DALAM KONSERVASI MANGROVE SEBAGAI DAYA TARIK WISATA DI GILI SULAT KECAMATAN SAMBELIA KABUPATEN LOMBOK TIMUR 2025-11-05T22:53:45+00:00 Piona Rosalina pionarosalina01@gmail.com i Made Suyasa kadeksuyasa@gmail.com Uwi Martayadi uwimartayadi@gmail.com <table width="617"> <tbody> <tr> <td width="440"> <p><em>Gili Sulat adalah salah satu kawasan yang memiliki mangrove terluas di Pulau Lombok. Gili Sulat sudah ditetapkan sebagai wisata perairan oleh bupati, dalam pengembangan pariwisata partisipasi masyarakat sangat dibutuhkan untuk membangun pariwisata berkelanjutan. Dalam pengembangan pariwisata di Gili Sulat masih terdapat masalah seperti kasus pengeboman di laut oleh nelayan dan wisatawan yang menyebabkan kebakaran hutan mangrove. Penelitian ini bertujuan untuk 1) Untuk menganalisis dan mendeskripsikan bentuk partisipasi masyarakat pesisir dalam konservasi mangrove sebagai daya tarik wisata di Gili Sulat Kecamatan Sambelia Kabupaten Lombok Timur. 2) Untuk menganalisis dan mendeskripsikan faktor pendorong dan penghambat yang mempengaruhi partisipasi masyarakat pesisir dalam konservasi mangrove sebagai daya tarik wisata di Gili Sulat Kecamatan Sambelia, Kabupaten Lombok Timur. Metode penelitian yang di gunakan adalah Deskriptif dengan pendekatan kualitatif.&nbsp; Menggunakan metode pengumpulan data, observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa masyarakat sudah banyak yang berpartisipasi dalam konservasi&nbsp; mangrove sebagai daya tarik wisata di Gili Sulat, Kecamatan Sambelia. Bentuk&nbsp; partisipasi masyarakat adalah dengan menjaga ekosistem mangrove, tidak menebang pohon mangrove secara liar, menanam bibit mangrove, tidak membuang sampah ke laut,. Faktor pendorong yang mempengaruhi partisipasi masyarakat yaitu, dapat meningkatkan pendapatan masyarakat, dan mendapat dukungan dari pemerintah, sedangkan faktor penghambat partisipasi masyarakat yaitu, keterbatasan anggaran, kurangnya kerjasama dengan stakeholder, dan SDM masyarakat masih rendah.</em></p> </td> </tr> </tbody> </table> 2025-11-05T22:21:45+00:00 ##submission.copyrightStatement## https://ejournal.stpmataram.ac.id/JRT/article/view/3958 DAMPAK SOSIAL EKONOMI OBJEK WISATA PANTAI GILI DUA KABUPATEN SUMBAWA BARAT 2025-11-05T22:53:45+00:00 Wayis Alfi Mujahiddin wayisalfimujahidin@gmail.com i Wayan Suteja tejabulan@gmail.com Ulfan Mulyawan ulfanmbojonis@gmail.com <table width="617"> <tbody> <tr> <td width="440"> <p><em>This study aims to examine the socio-economic impacts of tourism development at Pantai Gili Dua in Desa Sekongkang Bawah, Kabupaten Sumbawa Barat. Through interviews with local business owners, such as Jones and Ardi, it was found that the influx of tourists to Pantai Gili Dua has positively impacted their businesses, with increased sales of food, beverages, and sound system equipment, especially during the holiday season. However, there are concerns about the influence of foreign cultures, particularly the consumption of alcohol, which affects local youth. H. Hermansyah, a community leader, also highlighted significant positive changes in social and economic aspects due to the tourism development, with many locals starting businesses. Nonetheless, he expressed worries about the declining interest in local Sekongkang culture. This study examines the positive social impacts, including increased social interaction, ecological awareness, and cultural preservation, as well as the negative impacts, such as environmental changes and cultural erosion. The economic impacts include increased income, job opportunities, and infrastructure development, but also challenges such as rising living costs and economic dependence on the tourism sector. This research was conducted using a qualitative approach through observation, interviews, and documentation. The study's findings are expected to provide maximum benefits for the local community sustainably through effective tourism management and active community participation.dengan stakeholder, dan SDM masyarakat masih rendah.</em></p> </td> </tr> </tbody> </table> 2025-11-05T22:22:56+00:00 ##submission.copyrightStatement## https://ejournal.stpmataram.ac.id/JRT/article/view/3959 STRATEGI PENGEMBANGAN OBJEK WISATA PANTAI LAKEY KABUPATEN DOMPU SEBAGAI DAYA TARIK WISATA ALAM DI KECAMATAN HU’U 2025-11-05T22:53:45+00:00 Nuraini Nuraini nurainistp1@gmail.com Primus Gadu primusgadu@gmail.com Sri Wahyuningsih sriwahyuningsih0401197@gmail.com <p><em>Hasil penelitian ini menunjukan adanya upaya pengelola objek wisata meningkatkan kunjungan wisatawan ke Pantai Lakey, yang dilakukan pengembangan empat aspek. Pertama aspek atraksi dengan mempromosikan Pantai Lakey melaui media sosial atau melalui website resmi Dinas Kebudayaan dan Pariwisata supaya dikenal lebih luas untuk mendorong pariwisata yang lebih maju dengan merencanakan event-event sekelas WSL (World Surf League) liga selancar dunia yang di adakan di Pantai Lakey.Kedua aspek amenities membangun atau meningkatkan fasilitas-fasilitas penunjang yang berada di destinasi wisata Pantai Lakey seperti musholah, toilet, tempat parkir dan dan tersedianya penginapan atau restoran di destinasi wisata Pantai Lakey. Ketiga aspek accessibillity memperbaiki jalan menuju ke destinasi wisata Pantai Lakey perencanaan untuk membangun infrastruktur, membangun fasilitas pantai yang menarik untuk dikunjungi oleh para wisatawan. Ke empat aspek ancilliary pembangunan gapura selamat dating Surfing sebagai icon Pantai Lakey dan menyediakan layanan TIC (Tourism Information Center) dan pembangunan fasilitas pendukung di destinasi Pantai Lakey.</em></p> 2025-11-05T22:24:10+00:00 ##submission.copyrightStatement## https://ejournal.stpmataram.ac.id/JRT/article/view/3960 PENGARUH KUALITAS PRODUK, KUALITAS PELAYANAN, DAN HARGA TERHADAP KEPUASAN KONSUMEN PADA TUWA KAWA COFFEE & ROASTRY, KOTA MATARAM. 2025-11-05T22:53:45+00:00 Ezliana Ezliana ezllyna@gmail.com Primus Gadu primusgadu@gmail.com <table width="623"> <tbody> <tr> <td width="446"> <p><em>Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh kualitas produk, kualitas pelayanan, dan harga terhadap kepuasan konsumen di Tuwa Kawa Coffee &amp; Roastry, Kota Mataram. Metode yang digunakan ialah penelitian asosiatif kausal dengan pendekatan kuantitatif. Sampel terdiri dari 50 responden yang pernah berkunjung dan membeli produk di Tuwa Kawa Coffee &amp; Roastry, diambil dengan metode non-probability sampling. Analisis data dilakukan dengan metode regresi linear berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kualitas produk tidak berpengaruh signifikan terhadap kepuasan konsumen, sedangkan kualitas pelayanan dan harga berpengaruh positif dan signifikan.</em></p> </td> </tr> </tbody> </table> 2025-11-05T22:26:02+00:00 ##submission.copyrightStatement## https://ejournal.stpmataram.ac.id/JRT/article/view/3961 PENGEMBANGAN DESA WISATA DESA GILI GEDE INDAH KECAMATAN SEKOTONG 2025-11-05T22:53:45+00:00 Basirun Hadi baseronhady2000@gmail.com <p><em>Penelitian ini membahas mengenai pengembangan Desa Wisata Gili Gede Indah Kecamatan Sekotong Kabupaten Lombok Barat. Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan pengembangan potensi desa wisata Gili Gede Indah Kecamatan Sekotong Kabupaten Lombok Barat. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif, SWOT informan peneltian ini antara lain, Kepala Desa Gili Gede indah, sekertaris desa Gili Gede Indah, Ketua Pokdarwis,&nbsp;&nbsp; pemilik&nbsp;&nbsp; Homestay,&nbsp;&nbsp; masyarakat&nbsp;&nbsp; Gili&nbsp;&nbsp; Gede. Indah,&nbsp; pengumpulan data dilakukan dengan tekhnik observasi,&nbsp;&nbsp; dokumentasi,&nbsp;&nbsp; wawancara,&nbsp;&nbsp; tekhnik &nbsp;analisis data dalam penelitian ini yaitu tekhnik SWOT. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa kegiatan pengembangan&nbsp; desa wisata Gili&nbsp; Gede Indah&nbsp; Kecmatan Sekotong, Kabupaten Lombok Barat yaitu program pemberdayaan pemberdayaan kesejahteraan keluarga (PKK),&nbsp; &nbsp;&nbsp;pembuatan jalan rabat dan vaping blok, pengadaan gazebo (berugak), pembentukan kelompok pembersih pantai, pelatihan dan kursus bahasa inggris. Faktor pendukung diantaranya, partisipasi masyarakat yang sangat tinggi, mampu membangun potensi yang ada dan dukungan dari pemertintah daerah. Sedangkan faktor penghambatnya adalah kurangnya fasilitas umum seperti toilet, tempat sampah, penerangan jalan, kurangnya kesadaran masyraat akan kebersihan</em></p> 2025-11-05T22:28:39+00:00 ##submission.copyrightStatement## https://ejournal.stpmataram.ac.id/JRT/article/view/3962 DAMPAK KUNJUNGAN WISATAWAN TERHADAP USAHA TANAMAN HIAS DI DUSUN PEMUNUT DESA SURANADI 2025-11-05T22:53:45+00:00 I Kadek Swarna Dwipa dwipayana1009@gmail.com Fathurrahim Fathurrahim fathurrahim@gmail.com Ajuar Abdullah ajuarabdullah@gmail.com <p><em>Dusun pemunut yang berlokasi di desa suranadi, kecamatan narmada, kabupaten lombok barat. Sebelum adanya usaha tanaman hias di dusun pemunut, dulunya profesi masyarakat menjadi petani buah dan sayuran.&nbsp; setelah beberapa tahun hasil panen&nbsp; tidak stabil, kemudian&nbsp; ada beberapa&nbsp; orang yang mulai merantau kebali untuk mencari pengalaman dibidang budidaya tanaman hias dan alhasil setelah itu ada beberapa masyarakat yang mulai terjun untuk melakoni di bidang budidaya tanaman hias, sehingga pada perjalanannya mereka memutuskan untuk memulai&nbsp; membuat usaha tanaman hias dan seiring dengan berjalannya waktu muncullah ide untuk membuat taman wisata agar usaha tanaman hias ini tidak hanya untuk dibeli namun bisa dinikmati dan menarik untuk dikunjungi oleh para wisatawan. Dalam beberapa tahun terakhir, para wisatawan yang berkunjung ke dusun ini&nbsp; telah menjadikan dusun pemunut sebagai tujuan wisata alternatif, terutama bagi wisatawan yang ingin merasakan ketenangan dan keasrian pedesaan serta tanaman hias yang menjadi daya tarik utama di dusun ini.</em></p> 2025-11-05T22:29:26+00:00 ##submission.copyrightStatement## https://ejournal.stpmataram.ac.id/JRT/article/view/3963 MODEL PENGEMBANGAN PAKET WISATA PENDAKIAN MELALUI TRAKKING ORGANIZER DI GUNUNG RINJANI 2025-11-05T22:53:45+00:00 Irsandi Sintia Devi irsandisintia18@gmail.com sri Susanty srisusantympar@gmail.com uwi Martayadi uwimartayadi@gmail.com <table width="617"> <tbody> <tr> <td width="440"> <p><em>Pariwisata merupakan sektor yang menjadi andalan sebagai salah satu pilar ekonomi utama Indonesia. Hal ini dapat dilihat dari pertumbuhan pendapatan dari sektor pariwisata yang terus meningkat dari tahun ke tahun. Hal ini dapat dilihat dari data yang disajikan oleh Kementrian Pariwisata pada tahun 2018 indonesia memperoleh lebih dari 16 Milyar USD. Sehingga di masa depan pariwisata diharapkan dapat menjadi penggerak perekonomi daerah, Adapun rumusan masalah dalam penelitian ini adalah Bagaimana model pengembangan paket wisata pendakian melalui trakking oranizer di gunung Rinjani Metode penelitian yang digunakan yaitu metode penelitian kualitatif deskriptif, teknik pengumpulan data observasi, dokumentasi dan wawancara, dengan narasumber pemandu wisata dan wisatawan domestik, wisatawan mancanegaraTeknik analisis data yaitu interaktif yang meliputi pengumpulan data reduksi data, penyajian data, penarikan kesimpulan. Dari hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa model pengembangan paket wisata pendakian gunung Rinjani berpengaruh terhadap empat komponen yaitu fasilitas,wisatawan,waktu,dan atraksi. Fasilitas yang dimaksud yaitu mulai dari tersedianya toilet sampai perlengkapan pendakian. kemudian Wisatawan yang datang&nbsp; juga dapat&nbsp; merasa nyaman&nbsp; melakukan perjalanan pendakiannya,&nbsp; wisatawan&nbsp; yang datang pada saat ini terbilang cukup banyak,wisatawan yang datang tidak hanya dari wisatawan local tetpi juga wisatawan mancanegara. Banyak dari wisatawan yang datang untuk trekking tidak memiliki waktu yang cukup lama tetapi juga ingin menikmati wisata pendakian gunung Rinjani,biasanya wisatawan yang sering mengatur waktunya yaitu wisatawan luar negeri karena mereka menyempatkan waktu mereka untuk berlibur setelah lelahnya beraktifitas.&nbsp; Dan&nbsp; komponen&nbsp; yang&nbsp; terakhir&nbsp; yang&nbsp; menjadi&nbsp; atraksi&nbsp; yang&nbsp; ditunggu&nbsp; oleh kebanyakan wisatawan yaitu kegiatan mandi dan menikmati sensasi segar dan indahnya danau Segara Anak,disini wisatawan dapat rehat,berkemah,mandi,bahkan menikmati air hangat dari danau tersebut. Maka dari komponen di atas perlunya model pengembangan paket wisata pendakian gunung Rinjani,untuk menikatkan kualitas paket wisata,dan membuat kepuasan batin terhadap wisatawan,sehingga tingkat kunjungan wisatawan bisa meningkat untuk selanjutnya</em></p> </td> </tr> </tbody> </table> 2025-11-05T22:30:11+00:00 ##submission.copyrightStatement## https://ejournal.stpmataram.ac.id/JRT/article/view/3964 PERAN PARIWISATA PANTAI TANJUNG BIAS DALAM MENINGKATKAN PEREKONOMIAN MASYARAKAT DESA SENTELUK KECAMATAN BATU LAYAR KABUPATEN LOMBOK BARAT 2025-11-05T22:53:46+00:00 Khairul Wathoni khairulwathoni03@gmail.com Sri Susanty srisusantympar@gmail.com Danu Satria Prayuda danuipok1@gmail.com <table width="617"> <tbody> <tr> <td width="440"> <p><strong><em>Abstract: </em></strong><em>Pariwisata adalah salah satu sektor yang memberikan kontribusi terbesar dalam pertumbuhan ekonomi nasional sehingga pemerintah memberikan perhatian khusus dalam pengembangannya. Salah satu bentuk program pengembangan pariwisata di Provinsi Nusa Tenggara Barat adalah dengan dikembangkannya Pantai Tanjung bias sebagai salah satu Kawasan Ekonomi wisata kuliner. Peran pariwisaata Pantai Tanjung Bias akan memberikan peningkatan ekonomi bagi masyarakat di sekitar Kawasan sehingga Penelitian ini penting untuk dilakukan di Kawasan Pantai Tanjung Bias Desa Senteluk Kecamatan Batu Layar Lombok Barat. Adapun dalam penelitin ini menggunakan jenis peneltian deskriptif kualitatif. Dengan teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah teknik wawancara, observasi dan dekumentasi, Penelitian ini akan mendiskripsikan peran pariwisata Pantai Tanjung Bias dengan meneliti masyarakat untuk mengetahui apakah ada perubahan yang terjadi selama bedirinya Pantai Tanjung</em></p> </td> </tr> </tbody> </table> 2025-11-05T22:30:59+00:00 ##submission.copyrightStatement## https://ejournal.stpmataram.ac.id/JRT/article/view/3965 STRATEGI PENGEMBANGAN 4A OBJEK WISATA RELIGI MAKAM NYATOK KECAMATAN PUJUT KABUPATEN LOMBOK TENGAH (DEVELOPMENT STRATEGY 4A RELIGIOUS TOURISM ATTRACTION NYATOK TOMB, PUJUT DISTRICT, CENTRAL LOMBOK REGENCY) 2025-11-05T22:53:46+00:00 Mohammad jailani lan24216@gmail.com <table width="617"> <tbody> <tr> <td width="440"> <p><em>Pariwisata religi menjadi salah satu sektor penting dalam industri pariwisata yang tidak hanya memberikan pengalaman spiritual namun juga memiliki potensi besar dalam mendorong pertumbuhan ekonomi lokal dan melestarikan warisan budaya. Makam Nyatok, sebuah objek wisata religi yang terletak di Kecamatan Pujut, Kabupaten Lombok Tengah, merupakan situs bersejarah yang memiliki nilai religius yang tinggi dan keindahan alam yang menakjubkan. Namun, pengembangan potensi pariwisata Makam Nyatok masih memerlukan perhatian khusus dalam meningkatkan infrastruktur, promosi, pengelolaan, dan keterlibatan masyarakat setempat.Artikel ini bertujuan untuk menyusun strategi pengembangan yang holistik untuk Makam Nyatok berdasarkan analisis SWOT (Strengths, Weaknesses, Opportunities, Threats) serta prinsip-prinsip pembangunan berkelanjutan. Dalam analisis SWOT, ditemukan bahwa kekuatan utama Makam Nyatok adalah nilai religius dan budaya yang tinggi, keindahan alam di sekitar situs, dan dukungan kuat dari masyarakat lokal. Namun, kelemahan terkait dengan infrastruktur yang kurang memadai dan promosi yang terbatas. Di sisi lain, terdapat peluang besar dalam pertumbuhan pariwisata religi yang meningkat dan dukungan dari pemerintah daerah. Ancaman yang perlu dihadapi antara lain persaingan dari destinasi wisata lain dan ancaman terhadap lingkungan dan budaya lokal.Strategi pengembangan yang direkomendasikan mencakup peningkatan infrastruktur, intensifikasi promosi, pelibatan aktif masyarakat lokal, pengembangan program pelatihan, dan kolaborasi lintas sektor. Implementasi strategi ini perlu dilakukan secara bertahap dengan melibatkan berbagai pemangku kepentingan dan dilakukan evaluasi secara berkala. Diharapkan dengan menerapkan strategi pengembangan yang holistik dan berkelanjutan, Makam Nyatok dapat menjadi destinasi wisata religi yang berkelanjutan, memberikan manfaat ekonomi dan sosial yang signifikan bagi masyarakat setempat, serta melestarikan warisan budaya dan alam yang berharga.</em></p> </td> </tr> </tbody> </table> 2025-11-05T22:31:52+00:00 ##submission.copyrightStatement## https://ejournal.stpmataram.ac.id/JRT/article/view/3966 OPTIMALISASI PEMASARAN PRODUK JASA DI PT. PESONA WISATA LOMBOK TOUR AND TRAVEL DALAM HAL KEPUASAN PELANGGAN 2025-11-05T22:53:46+00:00 Wahyu Pratama wahyupratama@gmail.com <table width="617"> <tbody> <tr> <td width="440"> <p><em>Penelitian ini membahas tentang Optimalisasi Pemasaran Produk Jasa di Pt. Pesona Wisata Lombok Tour &amp; Travel. Hasil penelitian diuraikan dalam beberapa jawaban terhadap fokus penelitian yaitu kendala apa saja yang dihadapi ole pihak Pt. Pesona Wisata Lombok Tour &amp; Travel dalam Pemasaran Produk Jasa. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data yaitu wawancara, observasi dan dokumentasi</em></p> </td> </tr> </tbody> </table> 2025-11-05T22:32:32+00:00 ##submission.copyrightStatement## https://ejournal.stpmataram.ac.id/JRT/article/view/3967 ANALISIS PENGARUH POTENSI EKONOMI SEKTOR PARIWISATA DESA SENTELUK KECAMATAN BATU LAYAR KABUPATEN LOMBOK BARAT 2025-11-05T22:53:46+00:00 Yurian Aditya yurianaditya238@gmail.com Muharis Ali muharisali1@gmail.com <table width="617"> <tbody> <tr> <td width="440"> <p><em>Pariwisata adalah salah satu sektor yang memberikan kontribusi terbesar dalam pertumbuhan ekonomi nasional sehingga pemerintah memberikan perhatian khusus dalam pengembangannya. Salah satu bentuk program pengembangan pariwisata di Provinsi Nusa Tenggara Barat adalah dengan dikembangkannya Pantai Tanjung bias sebagai salah satu Kawasan Ekonomi wisata kuliner.Peran pariwisaata Pantai Tanjung Bias akan memberikan peningkatan ekonomi bagi masyarakat di sekitar Kawasan sehingga Penelitian ini penting untuk dilakukan di Kawasan Pantai Tanjung Bias Desa Senteluk Kecamatan Batu Layar Lombok Barat. Adapun dalam penelitin ini menggunakan jenis peneltian deskriptif kualitatif. Dengan teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah teknik wawancara, observasi dan dekumentasi, Penelitian ini akan mendiskripsikan peran pariwisata Pantai Tanjung Bias dengan meneliti masyarakat untuk mengetahui apakah ada perubahan yang terjadi selama bedirinya Pantai Tanjung Bias tersebut dari segi peningkatan ekonomi bagi masyarakat.</em></p> </td> </tr> </tbody> </table> 2025-11-05T22:34:31+00:00 ##submission.copyrightStatement## https://ejournal.stpmataram.ac.id/JRT/article/view/3968 STRATEGI PROMOSI PEMIRINTAH DESA PRINA DALAM MENINGKATKAN KUNJUNGAN WISATAWAN PRINA 2025-11-05T22:53:46+00:00 Ika Puspita ikapuspita@gmail.com <table width="617"> <tbody> <tr> <td width="440"> <p><em>Penelitina ini dilakukan di Desa Perina Kecamatan Jonggat Kabupaten Lombok Tengah, tujuan dilakukannya penelitian ini adalah untuk menganalisis bagaimana Strategi Promosi Pemerintah Desa Perina Dalam Meningkatkan Kunjungan Wisata di Desa Perina. Penelitian ini bersifat kualitatif dengan metode deskriptif, yaitu penelitian yang bermaksud membuat pencandaran (deskripsi) mengenai situasi- situasi atau kejadian. Penelitian ini mencandra mengenai situasi atau kejadian, sifat populasi atau daerah tertentu dengan mencari informasi factual, justifikasi keadaan, membuat evaluasi sehingga memperoleh gambaran yang jelas.</em></p> </td> </tr> </tbody> </table> 2025-11-05T22:35:32+00:00 ##submission.copyrightStatement## https://ejournal.stpmataram.ac.id/JRT/article/view/3970 KONTRIBUSI PARIWISATA DALAM PENGEMBANGAN EKONOMI LOKAL DAN KELESTARIAN BUDAYA DESA PRINGGASELA, LOMBOK TIMUR. 2025-11-05T22:53:46+00:00 Baiq Nikmatul Ulya bn_ulya@unram.ac.id Lalu Ferdi Ferdiansyah laluferdi_f91@staff.unram.ac.id <table width="617"> <tbody> <tr> <td width="440"> <p><em>Penelitian ini mengkaji peran pariwisata dalam pembangunan ekonomi dan pelestarian budaya di Desa Pringgasela, Kabupaten Lombok Timur, yang ditetapkan sebagai desa wisata berbasis ekonomi kreatif oleh Pemerintah Provinsi NTB. Potensi utama desa ini terletak pada tradisi menenun serta keberagaman seni dan atraksi budaya lokal, yang kini terancam punah akibat lemahnya regenerasi dan arus modernisasi. Melalui pendekatan kualitatif dengan observasi, wawancara, dan dokumentasi, penelitian menemukan bahwa pariwisata memberikan kontribusi nyata dalam peningkatan pendapatan, penciptaan lapangan kerja, dan pengembangan usaha lokal, seperti sentra tenun, homestay, kuliner, serta jasa pemandu wisata. Selain itu, kehadiran wisatawan mendorong masyarakat, khususnya generasi muda, untuk kembali melestarikan tradisi tenun dan kesenian lokal. Namun, tantangan berupa keterbatasan infrastruktur, promosi digital, serta risiko komersialisasi budaya masih perlu diatasi. Diperlukan strategi berbasis partisipasi masyarakat dan prinsip pariwisata berkelanjutan untuk menjaga keseimbangan ekonomi, sosial, dan budaya.</em></p> </td> </tr> </tbody> </table> 2025-11-05T22:38:14+00:00 ##submission.copyrightStatement## https://ejournal.stpmataram.ac.id/JRT/article/view/3971 ANALISIS KOMPONEN 4A (ATTRACTIONS, ACCESSIBILITY, AMENITIES, DAN ANCILLARY) PADA DAYA TARIK WISATA GOA BANGKANG, DESA PRABU, KABUPATEN LOMBOK TENGAH 2025-11-05T22:53:46+00:00 Ihyana Hulfa ihyanahulfa@unram.ac.id Siti Anggriana sitianggriana@staff.unram.ac.id <p><em>Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis komponen 4A (Attractions, Accessibility, Amenities, dan Ancillary) pada daya tarik wisata Goa Bangkang yang berlokasi di Desa Prabu, Kecamatan Pujut, Kabupaten Lombok Tengah. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa aspek attraction Goa Bangkang memiliki keunikan berupa keberadaan ribuan kelelawar, panorama alam, dan potensi wisata edukasi. Dari sisi accessibility, lokasi Goa dekat dengan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Mandalika dan mudah diakses kendaraan, namun masih minim rambu petunjuk arah serta transportasi umum. Pada aspek amenities, fasilitas dasar seperti area parkir, restoran, akomodasi, warung lokal, dan pemandu telah tersedia, tetapi fasilitas penunjang seperti ATM, klinik, dan toko cinderamata masih terbatas. Sedangkan aspek ancillary, pengelolaan dilakukan oleh pihak yang ditunjuk dan digaji oleh pemilik lahan untuk menjaga serta mengelola Goa secara mandiri dengan dukungan terbatas dari pemerintah dan lembaga pariwisata. Kesimpulannya, Goa Bangkang memiliki potensi besar sebagai destinasi ekowisata, namun perlu penguatan fasilitas, promosi, dan kolaborasi antar pemangku kepentingan agar dapat berkembang secara optimal.</em></p> 2025-11-05T22:39:01+00:00 ##submission.copyrightStatement## https://ejournal.stpmataram.ac.id/JRT/article/view/3972 STRATEGI PENGEMBANGAN PRODUK LOKAL DALAM MENDUKUNG EKONOMI MASYARAKAT DI KAWASAN EKONOMI KHUSUS (KEK) MANDALIKA LOMBOK 2025-11-05T22:53:46+00:00 Masrun Masrun masrun.feunram@yahoo.com Rizal Kurniansah rizalkurniansah@unram.ac.id Nur Afiah nurafiah@staff.unram.ac.id <table width="617"> <tbody> <tr> <td width="440"> <p><em>Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi potensi produk lokal di Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Mandalika Lombok, menganalisis produk yang layak dikembangkan, serta merumuskan strategi pengembangan yang mendukung daya saing masyarakat lokal dalam menghadapi pertumbuhan pariwisata. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kepustakaan dan studi lapangan. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam dengan pelaku usaha lokal, pegiat pariwisata, serta akademisi, ditunjang dengan observasi langsung dan dokumentasi. Analisis data dilakukan secara tematik dengan mengombinasikan temuan empiris dan landasan teori, serta menggunakan triangulasi untuk menjamin validitas. Hasil penelitian menunjukkan bahwa potensi produk lokal Mandalika meliputi dua kategori, yaitu produk barang berupa kuliner khas (ayam taliwang, plecing kangkung, sate rembige), terasi udang, songket, dan mutiara, serta produk jasa seperti homestay, kos-kosan, dan usaha dagang pakaian khas Lombok. Dari analisis kelayakan, tiga sektor utama yang memiliki prospek pengembangan adalah kuliner tradisional dengan profitabilitas tinggi, terasi udang yang efisien dan berkelanjutan, serta pakaian khas Lombok yang berpotensi sebagai oleh-oleh meski profitabilitas relatif rendah. Strategi pengembangan yang diusulkan meliputi penerapan konsep pemasaran 4P, penguatan kapasitas masyarakat, kolaborasi multipihak, serta pelestarian budaya dan lingkungan. Penelitian menyimpulkan bahwa pengembangan produk lokal merupakan langkah strategis untuk mewujudkan pariwisata yang inklusif dan berkelanjutan di KEK Mandalika. Dengan dukungan kebijakan, inovasi, dan sinergi multipihak, produk lokal berpotensi menjadi penggerak utama pertumbuhan ekonomi masyarakat sekaligus memperkuat identitas budaya Lombok<strong>.</strong></em></p> </td> </tr> </tbody> </table> 2025-11-05T22:39:41+00:00 ##submission.copyrightStatement## https://ejournal.stpmataram.ac.id/JRT/article/view/3973 OPTIMALISASI DIGITAL TOURISM DI DESA WISATA KEMBANG KUNING LOMBOK TIMUR 2025-11-05T22:53:46+00:00 Hasnia Minanda hasnia_minanda@unram.ac.id Baiq Nikmatul Ulya bn_ulya@unram.ac.id Mahmudah Budiatiningsih mahmudahb@unram.ac.id Ihyana Hulfa ihyanahulfa@unram.ac.id <table width="617"> <tbody> <tr> <td width="440"> <p><em>Desa Kembang Kuning di Lombok Timur memiliki potensi pariwisata yang besar berkat kekayaan alam, budaya, dan tradisi yang masih terjaga, sehingga menjadi salah satu destinasi wisata unggulan daerah. Untuk mendukung perkembangan pariwisata yang berkelanjutan, konsep digital tourism menjadi kebutuhan penting guna memperluas akses informasi, memperkuat strategi pemasaran, dan meningkatkan kualitas layanan berbasis teknologi. Namun, implementasi digital tourism di desa ini masih belum optimal. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi faktor-faktor yang memengaruhi optimalisasi digital tourism di Desa Wisata Kembang Kuning dengan menitikberatkan pada kesiapan infrastruktur digital, kapasitas sumber daya manusia, serta hambatan dalam penerapan teknologi. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan pendekatan studi kasus, dilengkapi kuesioner kepada responden, wawancara dengan informan kunci, dan analisis SWOT untuk memetakan kekuatan, kelemahan, peluang, serta ancaman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa keterbatasan pelatihan, minimnya dukungan pemerintah, rendahnya literasi digital masyarakat, serta lemahnya strategi promosi menjadi kendala utama dalam pengembangan digital tourism. Analisis SWOT mengungkapkan kekuatan desa terletak pada potensi alam dan budaya, sedangkan peluang datang dari meningkatnya tren wisata berbasis teknologi. Penelitian ini merekomendasikan strategi peningkatan literasi digital, pembangunan infrastruktur, pendampingan berkelanjutan, serta penguatan jejaring promosi sebagai upaya optimalisasi digital tourism di Desa Kembang Kuning.</em></p> <table width="617"> <tbody> <tr> <td width="440"> <p><strong><em>Abstract: </em></strong><em>Desa Kembang Kuning di Lombok Timur memiliki potensi pariwisata yang besar berkat kekayaan alam, budaya, dan tradisi yang masih terjaga, sehingga menjadi salah satu destinasi wisata unggulan daerah. Untuk mendukung perkembangan pariwisata yang berkelanjutan, konsep digital tourism menjadi kebutuhan penting guna memperluas akses informasi, memperkuat strategi pemasaran, dan meningkatkan kualitas layanan berbasis teknologi. Namun, implementasi digital tourism di desa ini masih belum optimal. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi faktor-faktor yang memengaruhi optimalisasi digital tourism di Desa Wisata Kembang Kuning dengan menitikberatkan pada kesiapan infrastruktur digital, kapasitas sumber daya manusia, serta hambatan dalam penerapan teknologi. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan pendekatan studi kasus, dilengkapi kuesioner kepada responden, wawancara dengan informan kunci, dan analisis SWOT untuk memetakan kekuatan, kelemahan, peluang, serta ancaman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa keterbatasan pelatihan, minimnya dukungan pemerintah, rendahnya literasi digital masyarakat, serta lemahnya strategi promosi menjadi kendala utama dalam pengembangan digital tourism. Analisis SWOT mengungkapkan kekuatan desa terletak pada potensi alam dan budaya, sedangkan peluang datang dari meningkatnya tren wisata berbasis teknologi. Penelitian ini merekomendasikan strategi peningkatan literasi digital, pembangunan infrastruktur, pendampingan berkelanjutan, serta penguatan jejaring promosi sebagai upaya optimalisasi digital tourism di Desa Kembang Kuning.</em></p> </td> </tr> </tbody> </table> </td> </tr> </tbody> </table> 2025-11-05T22:40:25+00:00 ##submission.copyrightStatement## https://ejournal.stpmataram.ac.id/JRT/article/view/3974 PERSEPSI WISATAWAN TERHADAP KONSEP WELLNESS TOURISM DI PULAU LOMBOK 2025-11-05T22:53:46+00:00 Baiq Nikmatul Ulya bn_ulya@unram.ac.id Hasnia Minanda hasnia_minanda@unram.ac.id Ihyana Hulfa ihyanahulfa@unram.ac.id Lalu Ferdi Ferdiansyah laluferdi_f91@staff.unram.ac.id <table width="617"> <tbody> <tr> <td width="440"> <p><em>Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis persepsi wisatawan terhadap konsep wellness tourism di Pulau Lombok. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Informan penelitian ini adalah wisatawan domestic dan mancangera. Lokasi penelitian dilakukan adalah Pantai Kuta Mandalika dan Desa Wisata Sembalun. Hasil penelitian menunjukkan bahwa persepsi wisatawan terhadap wellness tourism di Lombok masih berada pada tahap 'nature and relaxation-based perception', belum berkembang menuju 'holistic wellness experience' yang mencakup kesehatan fisik, mental, dan spiritual. Menurut wisatawan baik domestik dan macangera dari aspek lingkungan di destinasi wisata Pulau Lombok dapat memberikan rasa aman dan tentram bagi wisatawan. Dapat memberikan rasa tenang kepada wisatawan yang berdampak terhadap kesehatan rohani. Namun dari segi fasilitas masih perlu banyak yang dikembangkan dan ditambahkan terutama akomodasi yang ramah lingkungan dan menyediakan fasilitas seperti spa, yoga, dan gym. Selanjutnya dalam menambah pengalaman wisatawan dalam konsep wellness tourism, pengelola destinasi dapat mengangkat budaya lokal (kuliner sehat, herbal, dan tradisi pengobatan) sebagai bagian dari pengalaman wellness.</em></p> </td> </tr> </tbody> </table> 2025-11-05T22:41:05+00:00 ##submission.copyrightStatement## https://ejournal.stpmataram.ac.id/JRT/article/view/3975 IMPLEMENTASI STRATEGI MANAJEMEN SUMBER DAYA MANUSIA DI HOTEL LOMBOK PLAZA: ANALISIS PRAKTIK REKRUTMEN, PELATIHAN, DAN LOYALITAS KARYAWAN 2025-11-05T22:53:47+00:00 Siti Hamdiah Rojabi rojabish@unram.ac.id I Komang Tegar Agustyawan tegaragustyawan49@gmail.com Dharma Diguna Azra azradharma1@gmail.com Eki Wahardani imjeyonyani@gmail.com Suryani Suryani suriyani@gmail.com <table width="617"> <tbody> <tr> <td width="440"> <p><em>Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi strategi manajemen sumber daya manusia (MSDM) di Hotel Lombok Plaza, dengan fokus pada perencanaan kebutuhan tenaga kerja, rekrutmen dan seleksi, pelatihan dan pengembangan, serta strategi peningkatan loyalitas karyawan. Pendekatan penelitian menggunakan metode kualitatif deskriptif melalui wawancara mendalam terhadap empat narasumber, yaitu Human Resource Development (HRD), asisten housekeeping, asisten front office, dan waiter bagian food and beverage (F&amp;B). Hasil penelitian menunjukkan bahwa perencanaan SDM dilakukan berdasarkan kebutuhan operasional dan tingkat okupansi hotel, dengan strategi rekrutmen internal dan eksternal yang fleksibel. Pelatihan dilaksanakan secara periodik dan berbasis kinerja untuk meningkatkan kompetensi teknis dan perilaku kerja karyawan. Loyalitas karyawan dibangun melalui pemberian benefit yang kompetitif, kegiatan kebersamaan, serta sistem promosi berbasis evaluasi kinerja. Temuan ini menegaskan bahwa praktik MSDM yang adaptif, berbasis kompetensi, dan didukung pelatihan berkelanjutan berkontribusi terhadap peningkatan kinerja dan retensi karyawan di sektor perhotelan.</em></p> </td> </tr> </tbody> </table> 2025-11-05T22:41:45+00:00 ##submission.copyrightStatement## https://ejournal.stpmataram.ac.id/JRT/article/view/3976 PENGEMBANGAN PARIWISATA NON BAHARI DI KABUPATEN MANGGARAI BARAT SEBAGAI ALTERNATIF WISATA BAGI WISATAWAN PASCA SAILING TRIP DI LABUAN BAJO 2025-11-05T22:53:47+00:00 I Wayan Adi Putra Ariawan adiputra.ariawan11@gmail.com Damianus Sonny Lamoren lamorensonny@gmail.com <table width="617"> <tbody> <tr> <td width="440"> <p><em>Kabupaten Manggarai Barat dengan ibu kota Labuan Bajo merupakan destinasi wisata yang berkembang pesat berkat potensi wisata baharinya. Pemerintah melalui Badan Pelaksana Otorita Labuan Bajo Flores (BPOLBF) menetapkan Labuan Bajo sebagai salah satu dari lima Destinasi Pariwisata Super Prioritas (DPSP) di Indonesia. Namun, fokus pengembangan yang hanya menitikberatkan pada wisata bahari menimbulkan ketimpangan dengan sektor wisata non bahari di wilayah lainnya yang ada di Kabupaten Manggarai Barat. Akibatnya, manfaat perkembangan pariwisata belum dirasakan secara merata oleh masyarakat. Penelitian ini bertujuan memberikan rekomendasi pengembangan wisata non bahari untuk mendukung eksistensi Labuan Bajo sebagai Destinasi Pariwisata Super Prioritas. Penelitian dilakukan di berbagai daya tarik wisata non bahari di Kabupaten Manggarai Barat dengan metode deskriptif kualitatif dan dianalisis menggunakan teknik analisis PESTEL.</em></p> </td> </tr> </tbody> </table> 2025-11-05T22:43:13+00:00 ##submission.copyrightStatement## https://ejournal.stpmataram.ac.id/JRT/article/view/3977 KOMPARASI BENTUK PEMBERDAYAAN MASYARAKAT PADA DESA WISATA NGLANGGERAN DAN PENTINGSARI DI DAERAH ISTIMEWA YOGYAKARTA 2025-11-05T22:53:47+00:00 Mahmudah Budiatiningsih mahmudahb@unram.ac.id Bintari Pangesti Putri 2bintari.putri@polban.ac.id <table width="617"> <tbody> <tr> <td width="440"> <p><em>Desa Nglanggeran dan Pentingsari merupakan contoh desa wisata di DIY yang berhasil menerapkan pemberdayaan masyarakat. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui bentuk pemberdayaan masyarakat yang diterapkan pada kedua desa tersebut sebagai contoh implementasi pemberdayaan masyarakat dalam pengembangan desa wisata. Jenis penelitian ini berupa kualitatif deskriptif dengan pendekatan komparatif. Teknik pengambilan data dilakukan melalui survei, wawancara, studi literatur dan studi dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa bentuk pemberdayaan masyarakat pada tahap perencanaan menunjukkan perbedaan dalam identifikasi masalah. Sementara identifikasi potensi pengembangan kedua desa memiliki kesamaan yaitu dilakukan oleh pengelola dan masyarakat namun dengan proses yang berbeda. Bentuk pemberdayaan masyarakat pada tahap pelaksanaan menunjukkan kesamaan pada keterlibatan pengelola, tetapi terdapat perbedaan pengelolaan usaha. Bentuk partisipasi masyarakat dalam menerima manfaat menunjukkan kesamaan antara kedua desa. Perbedaan ditemukan pada tingkat partisipasi masyarakat di antara Desa Nglanggeran dan Desa Pentingsari.</em></p> </td> </tr> </tbody> </table> 2025-11-05T22:44:14+00:00 ##submission.copyrightStatement## https://ejournal.stpmataram.ac.id/JRT/article/view/3978 DAMPAK PERKEMBANGAN PARIWISATA TERHADAP DESA NAGRAK DI KABUPATEN SUBANG 2025-11-05T22:53:47+00:00 Mahmudah Budiatiningsih mahmudahb@unram.ac.id Gilang Fadhillah gilangfadhillah@gmail.com Dina Agustina dinaagustina@gmail.com Andy Prasetyo4 andyprasetyo@gmail.com <table width="617"> <tbody> <tr> <td width="440"> <p><em>This study aims to investigate the impacts of tourism development to Nagrak Village, Subang District. A qualitative method was employed in this research. The data collection methods were interviews with village stakeholders (administrators, hoteliers, and residents), observation of the area, and literature study. The analysis was comparative, comparing the data before tourism development and after tourism development. The results indicate that tourism stimulates economic aspect in the area. The environmental factor also affected by tourism where personal housing or garden turned into tourism supporting facilities such as villa, restaurant, or food stall, while personal house belongs to the resident becoming scarce. A lot of empty areas also turned into tourism facilities. The transformation of these facilities which in the beginning only as a supporting facility for tourism, in the end turn into a separate stand-alone attraction for the guest.</em></p> </td> </tr> </tbody> </table> 2025-11-05T22:45:05+00:00 ##submission.copyrightStatement## https://ejournal.stpmataram.ac.id/JRT/article/view/3979 DAMPAK KEBIJAKAN EFISIENSI ANGGARAN TERHADAP PERTUMBUHAN INDUSTRI MICE DI LABUAN BAJO 2025-11-05T22:53:47+00:00 Protasius Jehane berijehane@gmail.com Elim Lau elimralau@gmail.com Hilaria Kaka hilariaambukaka@gmail.com <table width="617"> <tbody> <tr> <td width="440"> <p><em>Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dampak kebijakan efisiensi anggaran terhadap pertumbuhan industri MICE (Meetings, Incentives, Conferences, and Exhibitions) di Labuan Bajo sebagai salah satu Destinasi Super Prioritas nasional. Menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan dukungan wawancara mendalam serta data sekunder dari berbagai lembaga pemerintah dan asosiasi industri, penelitian ini mengidentifikasi penurunan signifikan dalam lima indikator utama: jumlah event MICE, jumlah peserta, lama tinggal, pendapatan sektor pendukung, dan tingkat hunian hotel. Hasil menunjukkan bahwa kebijakan efisiensi anggaran berdampak negatif terhadap pertumbuhan MICE, meskipun terdapat upaya adaptif dari pelaku industri lokal. Penelitian ini juga akan mendiskusikan kemungkinan yang bisa dijadikan sebagai referensi pendukung upaya adaptif yang dimaksudkan.</em></p> </td> </tr> </tbody> </table> 2025-11-05T22:46:26+00:00 ##submission.copyrightStatement## https://ejournal.stpmataram.ac.id/JRT/article/view/3980 PERKEMBANGAN EKOWISATA DI PULAU LOMBOK: KAJIAN LITERATUR 2025-11-05T22:53:47+00:00 Putu Arya Reksa Anggratyas reksa.anggratyas@iahn-gdepudja.ac.id <table width="633"> <tbody> <tr> <td width="440"> <p><em>Lombok&nbsp; Island&nbsp; possesses&nbsp; significant&nbsp; ecotourism&nbsp; potential&nbsp; with&nbsp; diverse&nbsp; ecosystems&nbsp; encompassing&nbsp; mountainous&nbsp; regions,&nbsp; coastal&nbsp; areas,&nbsp; and&nbsp; small&nbsp; islands.&nbsp; The&nbsp; development&nbsp; of&nbsp; ecotourism&nbsp; on&nbsp; Lombok&nbsp; Island&nbsp; demonstrates&nbsp; varying&nbsp; dynamics&nbsp; and&nbsp; requires&nbsp; comprehensive&nbsp; study.&nbsp; This&nbsp; research&nbsp; aims&nbsp; to&nbsp; analyze&nbsp; the&nbsp; development&nbsp; of&nbsp; ecotourism&nbsp; on&nbsp; Lombok&nbsp; Island&nbsp; through&nbsp; a&nbsp; systematic&nbsp; literature&nbsp; review,&nbsp; identifying&nbsp; the&nbsp; potential,&nbsp; challenges,&nbsp; and&nbsp; sustainability-based&nbsp; ecotourism&nbsp; development&nbsp; strategies&nbsp; across&nbsp; various&nbsp; regions&nbsp; of&nbsp; Lombok.&nbsp; The&nbsp; research&nbsp; employs&nbsp; a&nbsp; systematic&nbsp; literature&nbsp; review&nbsp; method&nbsp; by&nbsp; examining&nbsp; 17&nbsp; scientific&nbsp; articles&nbsp; published&nbsp; between&nbsp; 2017&nbsp; and&nbsp; 2025.&nbsp; Data&nbsp; were&nbsp; collected&nbsp; from&nbsp; national&nbsp; and&nbsp; international&nbsp; scientific&nbsp; journal&nbsp; databases,&nbsp; then&nbsp; analyzed&nbsp; thematically&nbsp; to&nbsp; identify&nbsp; patterns&nbsp; of&nbsp; ecotourism&nbsp; development&nbsp; in&nbsp; each&nbsp; region.&nbsp; The&nbsp; literature&nbsp; review&nbsp; indicates&nbsp; that&nbsp; ecotourism&nbsp; on&nbsp; Lombok&nbsp; Island&nbsp; develops&nbsp; with&nbsp; unique&nbsp; characteristics&nbsp; in&nbsp; each&nbsp; region.&nbsp; East&nbsp; Lombok&nbsp; is&nbsp; dominated&nbsp; by&nbsp; mangrove&nbsp; and&nbsp; coral&nbsp; reef&nbsp; ecotourism,&nbsp; North&nbsp; Lombok&nbsp; is&nbsp; rapidly&nbsp; developing&nbsp; with&nbsp; a&nbsp; community-based&nbsp; tourism&nbsp; model&nbsp; in&nbsp; Gili&nbsp; Trawangan&nbsp; and&nbsp; the&nbsp; Rinjani&nbsp; area,&nbsp; West&nbsp; Lombok&nbsp; focuses&nbsp; on&nbsp; forest&nbsp; and&nbsp; mangrove&nbsp; conservation,&nbsp; while&nbsp; Central&nbsp; Lombok&nbsp; develops&nbsp; green&nbsp; tourism&nbsp; villages.&nbsp; The&nbsp; main&nbsp; supporting&nbsp; factors&nbsp; include&nbsp; biodiversity&nbsp; richness,&nbsp; local&nbsp; community&nbsp; support,&nbsp; and&nbsp; conservation&nbsp; initiatives.&nbsp; The&nbsp; challenges&nbsp; faced&nbsp; encompass&nbsp; limited&nbsp; institutional&nbsp; capacity,&nbsp; pressure&nbsp; from&nbsp; mass&nbsp; tourism,&nbsp; environmental&nbsp; degradation,&nbsp; and&nbsp; inadequate&nbsp; supporting&nbsp; infrastructure.&nbsp; The&nbsp; development&nbsp; of&nbsp; ecotourism&nbsp; on&nbsp; Lombok&nbsp; Island&nbsp; demonstrates&nbsp; a&nbsp; positive&nbsp; trend&nbsp; but&nbsp; requires&nbsp; institutional&nbsp; strengthening,&nbsp; community&nbsp; capacity&nbsp; enhancement,&nbsp; and&nbsp; integrated&nbsp; policies&nbsp; to&nbsp; ensure&nbsp; long-term&nbsp; sustainability.&nbsp; The&nbsp; community-based&nbsp; ecotourism&nbsp; approach&nbsp; has&nbsp; proven&nbsp; effective&nbsp; in&nbsp; integrating&nbsp; environmental&nbsp; conservation&nbsp; with&nbsp; local&nbsp; economic&nbsp; empowerment.</em></p> </td> </tr> </tbody> </table> 2025-11-05T22:47:07+00:00 ##submission.copyrightStatement## https://ejournal.stpmataram.ac.id/JRT/article/view/3981 PERSEPSI WISATAWAN TERHADAP OBJEK WISATA RELIGI PUJA MANDALA 2025-11-05T22:53:47+00:00 Solihin Mulyadi solihinmoelyadi@gmail.com I Putu Budiarta putubudiarta@pnb.ac.id Ida Ayu Ketut Sumawidari dayuketutsumawidari@pnb.ac.id <table width="633"> <tbody> <tr> <td width="440"> <p><em>Penelitian ini mengkaji persepsi wisatawan terhadap keberadaan dan daya tarik wisata religi Puja Mandala di Nusa Dua, Bali. Data dikumpulkan melalui observasi lapangan, studi kepustakaan, wawancara mendalam dengan pengurus lembaga keagamaan, pemuka agama dari lima rumah ibadah, perwakilan wisatawan, serta kuesioner yang diisi oleh 100 responden. Analisis dilakukan secara kualitatif dengan pendekatan deskriptif-analitis untuk mengidentifikasi tema utama terkait interaksi sosial dan pemanfaatan ruang lintas agama. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Puja Mandala merepresentasikan kerukunan lima agama melalui keberadaan Masjid Agung Ibnu Batutah, Gereja Katolik Paroki Maria Bunda Segala Bangsa, Vihara Buddha Guna, Gereja Protestan GKPB Jemaat Bukit Doa, dan Pura Jagatnatha. Sejak diresmikan pada tahun 2004, kompleks ini menjadi ikon wisata religi yang melengkapi citra Bali sebagai destinasi wisata alam dan budaya, sekaligus teladan harmonisasi antarumat beragama. Wisatawan mengapresiasi keberadaan lima rumah ibadah tersebut, pesona alam, serta kekayaan tradisi dan seni-budaya Bali. Temuan ini menegaskan pentingnya mempertahankan dan memperkuat edukasi tentang kerukunan, toleransi, dan multikulturalisme di Puja Mandala untuk menginspirasi masyarakat luas.</em></p> </td> </tr> </tbody> </table> 2025-11-05T22:47:45+00:00 ##submission.copyrightStatement## https://ejournal.stpmataram.ac.id/JRT/article/view/3985 MOTOGP MANDALIKA 2025 AS INDONESIA’S SOFT POWER STRATEGY TO UPHOLD ITS SAFETY IMAGE AMID POLITICAL UNREST 2025-11-05T22:53:47+00:00 Erick Herlangga herlanggaerick90@gmail.com Muhammad Najmu Tsaqib Tsaqib2@gmail.com <p><em>In late August 2025, Indonesia was rocked by nationwide political demonstrations (triggered by the death of a delivery driver at the hands of police), which turned violent and resulted in multiple casualties, injuries, and arson attacks on government and commercial buildings </em><a href="https://apnews.com/article/indonesia-violent-protests-makassar-c99eaec9e8201979a97cc5bb6b4f9b7e#:~:text=JAKARTA%2C%20Indonesia%20,five%20others%20hospitalized%2C%20officials%20said"><em>apnews.com</em></a><a href="https://www.aljazeera.com/news/2025/8/30/three-killed-in-fire-at-indonesian-government-building-blamed-on-protesters#:~:text=In%20West%20Java%E2%80%99s%20capital%20city,burned%20on%20Friday%20during%20demonstrations"><em>aljazeera.com</em></a><em>. These events have raised international concerns about the country’s safety image. This paper employs a qualitative descriptive approach, analyzing secondary sources (news media, government releases, and academic literature) to examine how hosting the 2025 MotoGP at the Mandalika Circuit can serve as a nation-branding strategy to counteract negative perceptions. Drawing on nation branding theory, destination image concepts, event leveraging, and Situational Crisis Communication Theory (SCCT), we find that MotoGP Mandalika 2025 is being actively promoted by Indonesian authorities as a showcase of the nation’s resilience and safety standards </em><a href="https://mataram.antaranews.com/berita/483493/kesiapan-infrastruktur-jadi-prioritas-jelang-motogp-2025-di-mandalika#:~:text=Lombok%20Tengah%20%28ANTARA%29%20,Oktober%20berjalan%20sesuai%20standar%20global"><em>mataram.antaranews.com</em></a><a href="https://en.antaranews.com/news/296202/ministry-promotes-wonderful-indonesia-at-motogp-mandalika-series#:~:text=Tourism%20and%20Creative%20Economy%20Minister,sports%20tourism%20events%20in%20Indonesia"><em>en.antaranews.com</em></a><em>. We compare scenarios in which the event is cancelled versus successfully executed, arguing that cancellation (absent a genuine health crisis) would signal weakness and harm the country’s image, whereas proceeding signals confidence and crisis management capability. As a “brand shield,” the event is leveraged to reinforce a narrative of Indonesia as a stable, safe international sports host</em></p> 2025-11-05T22:48:24+00:00 ##submission.copyrightStatement## https://ejournal.stpmataram.ac.id/JRT/article/view/3986 PENGEMBANGAN DESA WISATA BERBASIS PARTISIPASI MASYARAKAT LOKAL DI DESA WISATA BATUJAI LOMBOK TENGAH 2025-11-05T22:53:47+00:00 Ihyana Hulfa ihyanahulfa@unram.ac.id Baiq Nikmatul Ulya Minanda@unram.ac.id Hasnia Minanda bn_ulya@unram.ac.id <p><em>Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis potensi, partisipasi masyarakat, serta tantangan dalam pengembangan Desa Wisata Batujai, Lombok Tengah, dengan pendekatan konsep 4A (Attractions, Accessibility, Amenities, Ancillary Services). Metode penelitian menggunakan Participatory Action Research (PAR) melalui wawancara mendalam, observasi lapangan, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa partispasi masyarakat berada pada tahap aksidental dalam acara budaya desa. Desa Batujai memiliki potensi wisata alam serta kekayaan budaya seperti tradisi bubus desa, nyongkolan, kesenian local, menenun dengan pewarna alami, kerajinan enceng gondok. Namun, partisipasi masyarakat lebih dominan pada tahap pelaksanaan kegiatan adat atau festival, sedangkan keterlibatan dalam perencanaan, pengelolaan, dan evaluasi masih terbatas. Kondisi ini berimplikasi pada rendahnya kontinuitas atraksi wisata dan lemahnya pengelolaan destinasi secara profesional. Tantangan utama pengembangan Desa Batujai meliputi keterbatasan sumber daya manusia, minimnya fasilitas wisata, keterbatasan modal, serta risiko komersialisasi budaya apabila tidak dikelola dengan baik. Penelitian ini merekomendasikan strategi peningkatan partisipasi masyarakat melalui pelatihan, penguatan kelembagaan Pokdarwis, pemanfaatan teknologi digital untuk promosi, serta kolaborasi antara masyarakat, pemerintah, akademisi, dan swasta. Dengan penerapan prinsip CBT dan optimalisasi 4A, Desa Batujai berpotensi menjadi destinasi wisata berkelanjutan berbasis kearifan lokal</em></p> 2025-11-05T22:49:23+00:00 ##submission.copyrightStatement## https://ejournal.stpmataram.ac.id/JRT/article/view/3987 PELAKSANAAN STANDAR OPERASIONAL PROSEDUR CHECK-IN IND IVIDUAL GUEST DI HOTEL FOUR POINTS BY SHERATON BANDUNG 2025-11-12T23:11:49+00:00 Tina Andriana Suhanda tinaandrianasuhanda@gmail.com <p><em>Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis potensi, partisipasi masyarakat, serta tantangan dalam pengembangan Desa Wisata Batujai, Lombok Tengah, dengan pendekatan konsep 4A (Attractions, Accessibility, Amenities, Ancillary Services). Metode penelitian menggunakan Participatory Action Research (PAR) melalui wawancara mendalam, observasi lapangan, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa partispasi masyarakat berada pada tahap aksidental dalam acara budaya desa. Desa Batujai memiliki potensi wisata alam serta kekayaan budaya seperti tradisi bubus desa, nyongkolan, kesenian local, menenun dengan pewarna alami, kerajinan enceng gondok. Namun, partisipasi masyarakat lebih dominan pada tahap pelaksanaan kegiatan adat atau festival, sedangkan keterlibatan dalam perencanaan, pengelolaan, dan evaluasi masih terbatas. Kondisi ini berimplikasi pada rendahnya kontinuitas atraksi wisata dan lemahnya pengelolaan destinasi secara profesional. Tantangan utama pengembangan Desa Batujai meliputi keterbatasan sumber daya manusia, minimnya fasilitas wisata, keterbatasan modal, serta risiko komersialisasi budaya apabila tidak dikelola dengan baik. Penelitian ini merekomendasikan strategi peningkatan partisipasi masyarakat melalui pelatihan, penguatan kelembagaan Pokdarwis, pemanfaatan teknologi digital untuk promosi, serta kolaborasi antara masyarakat, pemerintah, akademisi, dan swasta. Dengan penerapan prinsip CBT dan optimalisasi 4A, Desa Batujai berpotensi menjadi destinasi wisata berkelanjutan berbasis kearifan lokal</em></p> 2025-11-06T00:00:00+00:00 ##submission.copyrightStatement## https://ejournal.stpmataram.ac.id/JRT/article/view/4033 TRANSITION TOWARDS REGENERATIVE TOURISM 2026-01-23T05:21:19+00:00 Anak Agung Eka Putri Dewi Astiti eka.putri@stpmataram.ac.id <p><em>Tourism has long been celebrated for its potential to drive economic growth and cultural exchange. However, conventional tourism models often prioritize profit over sustainability, resulting in environmental degradation, social inequity, and cultural commodification.The concept of regenerative tourism emerges as a transformative approach that goes beyond sustainability, aiming not only to minimize harm but also to restore and enhance ecological systems, cultural values, and community well-being. This paper explores the transition towards regenerative tourism by analyzing key principles, global practices, and the challenges faced in implementing this paradigm. The study highlights the importance of collaboration between governments, local communities, and private stakeholders in creating tourism models that regenerate natural resources, empower communities, and foster resilience. Ultimately, the transition towards regenerative tourism offers a pathway for creating resilient destinations, empowering communities, and addressing the challenges of climate change and over-tourism on a global scale</em></p> 2025-11-30T00:00:00+00:00 ##submission.copyrightStatement##