Pengemasan Daya Tarik Wisata sebagai Paket Wisata di Desa Bonjeruk Kabupaten Lombok Tengah
Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh aktivitas wisata terhadap pendapatan masyarakat di Desa Ende, Kecamatan Pujut, Kabupaten Lombok Tengah. Aktivitas wisata yang dimaksud mencakup atraksi budaya, aksesibilitas, amenitas, dan dukungan kelembagaan (ancillary), sedangkan pendapatan masyarakat diukur dari sektor formal, informal, dan subsisten. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei. Data dikumpulkan melalui kuesioner tertutup yang disebarkan kepada 100 responden yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling.
Analisis data dilakukan menggunakan regresi linear sederhana. Hasil penelitian menunjukkan bahwa aktivitas wisata berpengaruh signifikan terhadap pendapatan masyarakat. Hal ini dibuktikan dengan nilai t-hitung sebesar 7,829 yang lebih besar dari t-tabel 1,67591 pada taraf signifikansi 5% (p < 0,05). Persamaan regresi yang diperoleh adalah Y = 9,283 + 0,486X, yang berarti bahwa peningkatan satu satuan aktivitas wisata akan meningkatkan pendapatan masyarakat sebesar 0,486 satuan. Temuan ini menunjukkan bahwa pengembangan pariwisata berbasis budaya di Desa Ende dapat menjadi salah satu strategi efektif untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat lokal.
References
Garatu, T. (2022). Analisis Pendapatan Usaha Petani Padi Sawah di Kelurahan Pamona Kecamatan Pamona Puselemba Kabupaten Poso.
Indonesian Tourism Development Corporation (Itdc). (2018). Rencana Pengembangan Masyarakat Adat (RPMA) Mandalika Urban and Tourism Infrastructure Project.
Karmila. Suyasa I, M. Wahyuningsih. (2024). Pengembangan Kampung Sasak Ende Sebagai Daya Tarik Wisata Budaya Di Desa Sengkol Kecamatan Pujut Kabupaten Lombok Tengah. Journal Of Responsible Tourism, 4(2) 466.
Murianto., Darma Putra., Kurniansah, R. (2020) Peranan Pokdarwis Batu Rejeng Untuk Mengembangkan Desa Sentiling Lombok Tengah. Jurnal Inovasi Peneilitian. 1(1)21.
Sugiyono. 2008. Metodologi Penelitian Pendidikan Pendekatan Kauntitatif, Kualitatif, Dan R&D. Bandung: Alfabeta.











