Strategi Pemasaran Pantai Gili Lampu sebagai Destinasi Bahari

  • Noni Sahina Pebriana Sekolah Tinggi Pariwisata Mataram
  • Murianto Murianto Sekolah Tinggi Pariwisata Mataram
  • Lalu Yulendra Sekolah Tinggi Pariwisata Mataram
Keywords: Marketing strategi, 7p marketing mix, Marine Tourism Destination, Gili Lampu Beach

Abstract

Pantai Gili Lampu merupakan destinasi wisata bahari di Desa Padak Guar, Kecamatan Sambelia, Kabupaten Lombok Timur, yang memiliki pasir putih, air laut jernih, panorama matahari terbit, snorkeling, banana boat, donat boat, camping ground, wisata kuliner bahari, serta potensi wisata edukasi pesisir. Penelitian ini bertujuan mengidentifikasi produk wisata dan menganalisis strategi pemasaran Pantai Gili Lampu melalui bauran pemasaran jasa 7P. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi. Informan dipilih secara purposive yang mencakup pengelola, pemerintah desa, pelaku usaha, tokoh masyarakat, dan wisatawan. Data dianalisis melalui reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan, kemudian digunakan sebagai dasar perumusan strategi pemasaran. Hasil penelitian menunjukkan bahwa potensi produk wisata cukup beragam, tetapi penerapan 7P belum optimal, terutama pada pengemasan produk, kepastian harga, promosi digital, kualitas sumber daya manusia, SOP pelayanan, dan fasilitas pendukung. Strategi yang direkomendasikan meliputi paket wisata terpadu, penguatan promosi digital, peningkatan kualitas pelayanan, penataan fasilitas, dan kolaborasi antara pemerintah, Pokdarwis, pelaku usaha, dan masyarakat untuk meningkatkan daya saing dan kunjungan secara berkelanjutan.

References

[1] [1] Kotler, Philip, and Kevin Lane Keller. Marketing Management. 15th ed. Upper Saddle River, NJ: Pearson Education, 2016.
[2] [2] Lovelock, Christopher, Jochen Wirtz, and Jacky Mussry. Pemasaran Jasa: Manusia, Teknologi, Strategi. Perspektif Indonesia, Jilid 1. Jakarta: Erlangga, 2014.
[3] [3] Zeithaml, Valarie A., Mary Jo Bitner, and Dwayne D. Gremler. Services Marketing: Integrating Customer Focus Across the Firm. 7th ed. New York: McGraw-Hill Education, 2018.
[4] [4] Tuwo, Ambo. Pengelolaan Wisata Bahari Berkelanjutan. Makassar: Brilian Internasional, 2011.
[5] [5] Miles, Matthew B., A. Michael Huberman, and Johnny Saldaña. Qualitative Data Analysis: A Methods Sourcebook. 3rd ed. Thousand Oaks, CA: SAGE Publications, 2014.
[6] [6] Moleong, Lexy J. Metodologi Penelitian Kualitatif. Cetakan ke-38. Bandung: PT Remaja Rosdakarya, 2018.
[7] [7] Pike, Steven, and Stephen J. Page. “Destination Marketing: An Integrated Marketing Communication Approach.” Tourism Management 41 (2014): 202–212.
[8] [8] Ritchie, J. R. Brent, and Geoffrey I. Crouch. The Competitive Destination: A Sustainable Tourism Perspective. CABI Publishing, 2003.
[9] [9] Sugiyono. Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif, dan R&D. Bandung: Alfabeta, 2019.
[10] [10] Tjiptono, Fandy, and Gregorius Chandra. Pemasaran Jasa: Prinsip, Penerapan, dan Penelitian. Yogyakarta: Andi Offset, 2016.
[11] [11] Kurniawan, A., and H. Saputra. Pemasaran Pariwisata Berkelanjutan: Strategi dan Implementasi di Era Digital. Yogyakarta: Andi Offset, 2021.
Published
2026-11-02
How to Cite
Pebriana, N. S., Murianto, M., & Yulendra, L. (2026). Strategi Pemasaran Pantai Gili Lampu sebagai Destinasi Bahari. Journal Of Responsible Tourism, 6(2), 445-456. Retrieved from https://ejournal.stpmataram.ac.id/JRT/article/view/4231
Section
Articles