PERANCANGAN MODEL DIGITAL MARKETING UNTUK MENINGKATKAN KUNJUNGAN WISATA DI DESA WISATA BAYUNG GEDE
Abstract
Abstract : Pariwisata berbasis desa menjadi strategi penting dalam pembangunan pariwisata berkelanjutan di Bali. Desa Wisata Bayung Gede sebagai desa Bali Aga memiliki potensi budaya unik, seperti sistem adat Ulu Apad, tradisi Ari-Ari, dan arsitektur tradisional, namun masih menghadapi rendahnya kunjungan wisatawan akibat lemahnya promosi digital, minimnya branding destinasi, serta keterlibatan masyarakat yang terbatas. Penelitian ini bertujuan merancang model digital marketing berbasis storytelling budaya Bali Aga yang mampu meningkatkan kunjungan wisatawan sekaligus memperkuat identitas budaya lokal. Pendekatan kualitatif digunakan dengan dukungan data kuantitatif melalui observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi. Analisis dilakukan dengan teknik reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Uji empiris melalui pilot test konten digital di berbagai platform media sosial dilakukan untuk mengukur efektivitas strategi. Model yang dikembangkan mengintegrasikan konsep AIDA (Attention, Interest, Desire, Action), Integrated Marketing Communication (IMC), dan Community Based Tourism (CBT) dalam satu kerangka berbasis storytelling budaya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan digital storytelling meningkatkan engagement, jangkauan konten, serta minat kunjungan wisatawan. Keterlibatan masyarakat lokal sebagai pembuat dan narator konten memperkuat autentisitas pesan dan keberlanjutan promosi. Model ini tidak hanya efektif secara pemasaran, tetapi juga berkontribusi pada pelestarian budaya dan pemberdayaan masyarakat. Integrasi digital marketing dengan nilai budaya lokal terbukti menjadi strategi inovatif dalam pengembangan desa wisata berbasis komunitas.
References
[2] Wahyuni, N., et al. (2022). Strategi Digital Marketing Tempat Pariwisata dan Budaya Desa Cempaga melalui Platform Digital. Jurnal Pariwisata dan Budaya.
[3] Pratiwi, N. (2023). Penerapan Digital Marketing sebagai Media Pemasaran Global Guna Meningkatkan Penjualan Kain Tenun Gringsing Desa Tenganan Pegringsingan Bali. Jurnal Manajemen Pariwisata.
[4] Putra, I. K. (2023). Pelatihan Digital Marketing dalam Upaya Meningkatkan Literasi Digital UMKM Desa Keramas. Community Development Journal.
[5] Pujiastuti, E. E. (2023). Sinergi Kearifan Lokal dan Inovasi Digital untuk Pengembangan Desa Wisata Tinalah Berkelanjutan. Jurnal Pengabdian Masyarakat.
[6] Hulfa, I., Ulya, B. N., & Minanda, H. (2025). Pengembangan Desa Wisata Batujai Berbasis Partisipasi Masyarakat Lokal. Journal of Responsible Tourism, 5(2), 1271–1281.
[7] Dewi, E. A. S., Aristi, N., & Hadisiwi, P. (2025). Revitalisasi Cerita Rakyat untuk Optimalisasi Potensi Wisata Alam Berbasis Storytelling di Desa Cijeungjing. Pajar: Jurnal Pengabdian Masyarakat Aspikom Jabar.
[8] As’ad, I., et al. (2025). Kampung Wisata Purbayan: Integrasi Teknologi dalam Harmonisasi Nilai Keagamaan dan Budaya. Open Community Service Journal.
[9] Widodo, W. I., & Aznam, A. F. P. (2025). Inovasi Paket Wisata dan Strategi Promosi Digital Berbasis Komunitas di Desa Wisata Donokerto, Sleman. Jurnal Abdimas Pariwisata.
[10] Beeton, S. (2006). Community Development through Tourism. Collingwood, Australia: Landlinks Press.
[11] Buhalis, D. (2000). Marketing the Competitive Destination of the Future. Tourism Management.
[12] Buhalis, D., & Amaranggana, A. (2022). Smart Tourism Destinations and Storytelling Experiences. Journal of Smart Tourism, 4(2), 14–29.
[13] Chaffey, D., & Ellis-Chadwick, F. (2019). Digital Marketing: Strategy, Implementation and Practice. Pearson Education.
[14] Hays, S., Page, S. J., & Buhalis, D. (2013). Social Media as a Destination Marketing Tool. Scandinavian Journal of Hospitality and Tourism, 11(4), 1–12.
[15] Kotler, P., & Keller, K. L. (2016). Marketing Management (15th ed.). Pearson.
[16] Fog, K., Budtz, C., & Yakaboylu, B. (2021). Storytelling: Branding in Practice. Springer.
[17] Tasci, A. D. A. (2021). A Critical Look at Community-Based Tourism. Tourism Management Perspectives.
[18] Creswell, J. W., & Creswell, J. D. (2018). Research Design: Qualitative, Quantitative, and Mixed Methods Approaches (5th ed.). Los Angeles: SAGE Publications.
[19] Sekaran, U., & Bougie, R. (2020). Research Methods for Business: A Skill-Building Approach (8th ed.). Hoboken: Wiley.
[20] Sugiyono. (2016). Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif, dan R&D. Bandung: Alfabeta.
[21] Pantiyasa, I. W. (2013). Metode Penelitian. Yogyakarta: Andi Press.
[22] Nuryanti, W. (1993). Concept, Perspective and Challenges of Rural Tourism. Tourism Development Journal, 2(1), 1–8.
[23] Inskeep, E. (1991). Tourism Planning: An Integrated and Sustainable Development Approach. New York: Van Nostrand Reinhold.
[24] Sunaryo, B. (2013). Perencanaan Pembangunan Kepariwisataan Berbasis Masyarakat. Jakarta: Kencana.











