ANALISIS PERMASALAHAN PENGELOLAAN HOMESTAY OLEH MASYARAKAT DI KEK MANDALIKA LOMBOK TENGAH

  • Rizal Kurniansah Universitas Mataram
  • Sri Wahyuningsih Sekolah TInggi Pariwisata Mataram
  • Ayu Sri Rachmayuni Dinas Pariwisata Pemerintah Kabupaten Badung, Indonesia
  • Ni Nyoman Yuliastar Dinas Pariwisata Pemerintah Kabupaten Badung, Indonesia
  • I Gusti Ngurah Putu Dedy Wirawan Dinas Pariwisata Pemerintah Kabupaten Badung, Indonesia
  • Yovanca Yully Feniaty Koondoko Universitas Negeri Manado, Indonesia
Keywords: Pengelolaan Homestay; Pariwisata Berbasis Masyarakat; KEK Mandalika; Kapasitas Lokal; Literasi Digital; Pariwisata Berkelanjutan

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis permasalahan multidimensional dalam pengelolaan homestay berbasis masyarakat yang berasal dari program sarana hunian pariwisata (sarhunta) di Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Mandalika, Lombok Tengah, sebagai destinasi pariwisata super prioritas. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus yang diperkuat data kuantitatif deskriptif. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam semi-terstruktur terhadap 20 pengelola homestay, observasi lapangan, dokumentasi, dan studi literatur, kemudian dianalisis menggunakan analisis tematik kualitatif yang diintegrasikan dengan statistik deskriptif (persentase dan frekuensi) serta triangulasi sumber dan teknik untuk meningkatkan kredibilitas temuan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengelolaan homestay di KEK Mandalika masih menghadapi berbagai permasalahan struktural, meliputi lemahnya sistem manajerial, keterbatasan kapasitas sumber daya manusia, rendahnya literasi digital dan pemasaran, ketidaksesuaian standar fasilitas dan layanan, serta keberlanjutan usaha yang fluktuatif dan bergantung pada event pariwisata. Secara empiris, 75% pengelola tidak memiliki pencatatan keuangan, 80% belum memiliki SOP pelayanan, 68% belum memanfaatkan platform digital (OTA), dan 85% memiliki keterbatasan kemampuan bahasa Inggris, sementara tingkat okupansi homestay sangat tinggi saat event internasional (80–100%) namun menurun pada periode normal (25–40%). Meskipun demikian, homestay memberikan dampak sosial ekonomi positif berupa peningkatan pendapatan keluarga dan penguatan ekonomi lokal. Penelitian ini menyimpulkan bahwa pengelolaan homestay berbasis masyarakat di KEK Mandalika belum sepenuhnya profesional dan berkelanjutan akibat keterbatasan kapasitas manajerial, digital, dan pendampingan kelembagaan, sehingga diperlukan penguatan pelatihan aplikatif, pendampingan manajemen usaha, peningkatan literasi digital, serta standarisasi layanan untuk meningkatkan daya saing dan keberlanjutan homestay di destinasi super prioritas.

References

[1] Bramwell, B., & Lane, B. (2011). Crises, sustainable tourism and achieving critical understanding. Journal of Sustainable Tourism, 19(1), 1–3. https://doi.org/10.1080/09669582.2010.535743
[2] Brian, R., Djati, S. P., & Nurbaeti. (2023). Small and Medium Enterprises Reinforcement as a Form of Sustainable Tourism Development: A Literature Review (Number Tgdic). Atlantis Press International BV. https://doi.org/10.2991/978-94-6463-296-5_7
[3] Butler, R. (2024). Tourism destination development: the tourism area life cycle model. Tourism Geographies, 27(3–4), 599–607. https://doi.org/10.1080/14616688.2024.2325932
[4] Çelik, M. N., & Çevirgen, A. (2021). The Role of Accommodation Enterprises in the Development of Sustainable Tourism. Journal of Tourism and Services, 12, 181–198. https://doi.org/10.29036/jots.v12i23.264
[5] Cooper, C., Fletcher, J., Fyall, A., Gilbert, D., & Wanhill, S. (2018). Tourism: Principles and Practice. Pearson Education.
[6] Creswell, J. W., & Poth, C. N. (2018). Qualitative inquiry and research design: Choosing among five approaches. Sage Publications.
[7] Darmayasa, D., Ery, A. P., Sadar, P., Di, W., & Gonjak, K. (2025). Penguatan Kompetensi SDM Pariwisata: Hasil Pengabdian kepada Masyarakat di Lampung. PADAIDI: Journal of Tourism Dedication, 2(1), 12–18. https://doi.org/10.33649/padaidi.v1i2.515
[8] Ernawati, N. M., Arjana, I. W. B., Puspita, N. P. L. A., Voda, M., Hazra, S., Yudhistira, P., & Daryana, A. P. (2022). Human resource development for rural tourism: a green tourism approach. International Journal of Green Tourism Research and Applications, 4(2), 50–57. https://doi.org/10.31940/ijogtra.v4i2.50-57
[9] Falk, M., & Vieru, M. (2020). Short-term hotel room price effects of sporting events. Tourism Economics, 27, 135481662090195. https://doi.org/10.1177/1354816620901953
[10] Gayo, L., & Katonge, J. H. (2025). The impacts of community-based tourism on local livelihoods in communities adjacent to national Parks in Northern Tanzania. Cogent Social Sciences, 11(1), 2569757. https://doi.org/10.1080/23311886.2025.2569757
[11] Goodwin, H., & Santilli, R. (2009). Community-based tourism: A success? ICRT Occasional Paper, 11. https://doi.org/10.13140/RG.2.1.5073.8968
[12] Janjua, Zain ul Abedin, Krishnapillai, Gengeswari, & Rahman, Mobashar. (2021). A Systematic Literature Review of Rural Homestays and Sustainability in Tourism. Sage Open, 11(2), 21582440211007116. https://doi.org/10.1177/21582440211007117
[13] Keshavammaiah, P. H., Kannan, B., Haque, M. M., Kumar, C. R., & Parayitam, S. (2026). Homestay Tourism and Economic Sustainability: A Systematic Literature Review. In S. Rana (Ed.), Exploring the Latest Trends in Management Literature (Vol. 5, p. 0). Emerald Publishing Limited. https://doi.org/10.1108/S2754-586520260000005005
[14] Khoerudini, F. (2018). Cultural Experience Through “HOMESTAY BUDAYA” As creative Tourism. Jurnal Ilmu Manajemen, 15(1), 12–17.
[15] Khoerudini, F., Aryasih, P. A., & Aryanata, N. T. (2018). Cultural Experience Through “HOMESTAY BUDAYA” As creative Tourism. Jurnal Ilmu Manajemen, 15(1), 12–17.
[16] Lincoln, Y. S., & Guba, E. G. (1985). Naturalistic Inquiry. SAGE Publications. https://books.google.co.id/books?id=2oA9aWlNeooC
[17] Matthew B. Miles, A. Michael Huberman, J. S. (2014). Qualitative Data Analysis A Methods Sourcebook (3).
[18] Sadar, P., Di, W., & Gonjak, K. (n.d.). PENINGKATAN KAPASITAS POKDARWIS MELALUI. 24–31.
[19] Scheyvens, R. (2002). Tourism for Development: Empowering Communities.
[20] Sharpley, R. (2000). The influence of the accommodation sector on tourism development: lessons from Cyprus. International Journal of Hospitality Management, 19(3), 275–293. https://doi.org/https://doi.org/10.1016/S0278-4319(00)00021-9
[21] Winda Gafrilia Prianka, Muhammad Syakib Asqalani Rifai, Revina Nurul Aini, Di, T., & Resort, H. (2025). Analisis Pendampingan Operasional Homestay Desa Wisata Cibiru Wetan: Tantangan dan Solusi. JURPIKAT (Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat), 6(4), 2244–2256. https://doi.org/10.37339/jurpikat.v6i4.2716
[22] Yudhistira, A., & Daryana, T. (2024). Human Resource Management Strategy in Community Tourism. BIEJ Journal, 6(2), 154–160.
Published
2026-03-30
How to Cite
Kurniansah, R., Wahyuningsih, S., Rachmayuni, A., Yuliastar, N., Dedy Wirawan, I. G., & Koondoko, Y. (2026). ANALISIS PERMASALAHAN PENGELOLAAN HOMESTAY OLEH MASYARAKAT DI KEK MANDALIKA LOMBOK TENGAH. Journal Of Responsible Tourism, 5(3), 1729-1742. https://doi.org/10.47492/jrt.v5i3.4086
Section
Articles