PERAN KONDISI CUACA TERHADAP PENGELOLAAN WISATA PESISIR DI MANDALIKA BEACH CLUB

  • Siti Anggriana Program Studi D3 Pariwisata, Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Universitas Mataram, Indonesia
  • Ika Umratul Asni Aminy Program Studi Fisika, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, Universitas Mataram, Indonesia
  • Nur Afiah Program Studi D3 Pariwisata, Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Universitas Mataram, Indonesia
Keywords: Pesisir, Mandalika Beach Club, Curah hujan, Kecepatan angin, Cuaca

Abstract

Lombok merupakan salah satu destinasi pariwisata unggulan dengan kekuatan utama pada wisata pesisir, salah satunya Mandalika Beach Club yang berkembang sebagai daerah wisata berbasis pantai. Pariwisata pesisir merupakan sektor yang sangat bergantung pada kondisi cuaca, seperti curah hujan dan kecepatan angin yang memengaruhi kenyamanan wisatawan, serta stabilitas operasional destinasi. Kondisi ini menuntut pengelola untuk menerapkan strategi adaptasi agar aktivitas wisata dan kualitas layanan tetap terjaga. Penelitian ini bertujuan menganalisis peran kondisi cuaca dalam pengelolaan aktivitas wisata pesisir serta mengidentifikasi strategi adaptasi manajemen pada tingkat operasional. Metode yang digunakan adalah deskriptif kualitatif melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi dengan pihak informan. Analisis deskriptif juga diperkuat dengan data curah hujan dan kecepatan angin dari BMKG yang disajikan dalam bentuk grafik untuk merepresentasikan fluktuasi kondisi cuaca, sehingga dapat meningkatkan validitas temuan melalui dukungan data empiris resmi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa cuaca merupakan risiko operasional eksternal yang signifikan. Peningkatan curah hujan dan kecepatan angin cenderung menurunkan aktivitas luar ruang, serta meningkatkan kebutuhan pemeliharaan fasilitas. Strategi adaptasi yang diterapkan meliputi penyediaan area semi-indoor, penerapan SOP cuaca ekstrem, pengamanan fasilitas, dan pembatasan akses demi keselamatan wisatawan. Penelitian ini menyimpulkan bahwa integrasi manajemen risiko berbasis data cuaca memperkuat ketahanan operasional destinasi wisata pesisir pada tingkat unit usaha.

References

[1] World Tourism Organization and United Nations Environment Programme, Climate change and tourism : responding to global challenges, 1st ed. Madrid: World Tourism Organization ; United Nations Environment Programme, 2008.
[2] B. Fulkaner, “Towards a Framework for Tourism Disaster Management,” Tour. Manag., vol. 22, pp. 135–147, Apr. 2001, doi: https://doi.org/10.1016/S0261-5177(00)00048-0.
[3] M. Berliandaldo et al., Archipelago Indonesia Emas 2045: Penataan Pariwisata Indonesia yang Berdaulat, Berkualitas dan Berkelanjutan, 3rd ed., vol. 1, no. 3. Jakarta: Asisten Deputi Manajemen Strategis Deputi Bidang Sumber Daya dan Kelembagaan Kementerian Pariwisata Republik Indonesia, 2025. [Online]. Available: https://kemenpar.go.id/
[4] N. Wulandari, D. A. Wijaya, N. Wijayanto, Marimina, B. Y. Rifani, and M. L. Taufiq, “Analisis Pengembangan Wisata Pantai Watu Karung Kabupaten Pacitan melalui Pendekatan 4A,” Gemawisata: Jurnal Ilmiah Pariwisata, vol. 21, no. 2, pp. 235–248, May 2025, doi: 10.56910/gemawisata.v21i2.691.
[5] O. I. Hulfa and S. Anggriana, “Analisis Komponen 4A (Attraction, Accerssibility, Amenities, dan Ancillary) Pada Daya Tarik Wisata Goa Bangkang, Desa Prabu, Kabupaten Lombok Tengah,” JRTour Journal Of Responsible Tourism, vol. 5, no. 2, pp. 1141–1147, Nov. 2025, [Online]. Available: https://ejournal.stpmataram.ac.id/JRT
[6] N. K. Karni, I. M. P. Artana, N. N. P. Artini, and I. K. P. Suardana, “Identifikasi Potensi Daya Tarik Wisata Tanjung Bukur di Lombok Utara,” Paryataka: Jurnal Pariwisata Budaya dan Keagamaan, vol. 2, no. 1, pp. 179–188, Aug. 2023, [Online]. Available: https://e-journal.iahn-gdepudja.ac.id/index.php/pyt/index
[7] M. C. Simpson, S. Gossling, D. Scott, C. M. Hall, and E. Gladin, Climate Change Adaptation and Mitigation in the Tourism Sector: Frameworks, Tools and Practices. Paris: Oxford University Press, 2008. [Online]. Available: www.unwto.org
[8] Z. S. Putri, K. Webliana, and F. T. Wulandari, “Pengaruh Temprature Humidity Index (THI) dan Persepsi Wisatawan Terhadap Minat Berkunjung Di Kawasan Ekowisata Bale Mangrove, Desa Jerowaru Kabupaten Lombok Timur,” HUTAN TROPIKA, vol. 19, no. 2, pp. 382–394, Dec. 2024, doi: 10.36873/jht.v19i2.17407.
[9] D. Teripang Pada Perairan Pesisir Nusa Lembongan, K. Nusa Penida, K. Klungkung, B. Deptson Baringin Silaen, I. Wayan Arthana, and S. Ayumayasari Saraswati, “Distribusi Teripang (Holothuroidea) Pada Perairan Pesisir Nusa Lembongan, Kecamatan Nusa Penida, Kabupaten Klungkung, Bali,” Journal of Marine and Aquatic Sciences, vol. 4, no. 2, pp. 263–270, Nov. 2018.
[10] M. D. Firdaus, M. L. Syamsuddin, and E. Yulihastin, “Ocean Contribution to Coastal Heavy Rainfall During Dry Season (Case Study of Bengkulu 2016-2022),” BERKALA SAINSTEK 2024, vol. 12, no. 2, pp. 84–89, 2016, doi: 10.19184/bst.v12i.2.43989.
[11] F. C. Boleng, M. Sukana, and P. K. Sanjiwani, “Manajemen Risiko Terhadap Keamanan dan Keselamatan Wisatawan Pada Aktivitas Wisata Bahari di Tanjung Benoa, Kabupaten Badung,” Jurnal Destinasi Pariwisata, vol. 13, no. 1, pp. 256–271, 2025.
[12] D. Scott and S. Gössling, “What could the next 40 years hold for global tourism?,” Tourism Recreation Research, vol. 40, no. 3, pp. 269–285, 2015.
[13] I. G. W. Sedana, M. I. Prastyadewi, and P. Y. Pramandari, “Faktor Penentu Minat Berkunjung Wisatawan pada Kawasan Pantai Sanur, Bali,” RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business, vol. 4, no. 4, pp. 4557–4563, Dec. 2025, doi: 10.31004/riggs.v4i4.4368.
[14] Nuraswati and D. I. Supryadi, “Pengaruh E-WoM dan daya Tarik Wisata Terhadap Keputusan Berkunjung Wisatawan Pada Destinasi Wisata Benang Kelambu di Lombok Tengah,” Alexandria: Journal of Economics, Business, & Enterpreneurship, vol. 6, no. 2, pp. 247–256, Sep. 2025, doi: 56.https://doi.org/10.29303/alexandria.v6i2.1092.
[15] S. Becken, “The Importance of Climate and Weather for Tourism: Literatur Review,” Tourism Review International, vol. 14, pp. 3–14, Feb. 2010.
[16] A. Zaini, R. Mildani, and A. Syahputra, “Strategi Adaptasi Terhadap Dampak Perubahan Iklim di Pesisir Kota Banda Aceh,” Journal of Informatics and Computer Science, vol. 10, no. 2, pp. 109–119, Oct. 2024.
Published
2026-03-30
How to Cite
Anggriana, S., Asni Aminy, I., & Afiah, N. (2026). PERAN KONDISI CUACA TERHADAP PENGELOLAAN WISATA PESISIR DI MANDALIKA BEACH CLUB. Journal Of Responsible Tourism, 5(3), 1685-1694. https://doi.org/10.47492/jrt.v5i3.4082
Section
Articles