PENGEMASAN DAYA TARIK WISATA SEBAGAI PAKET WISATA DI DESA BONJERUK KABUPATEN LOMBOK TENGAH
Abstract
Desa Bonjeruk merupakan salah satu desa tertua di Lombok Tengah yang memiliki potensi wisata alam, budaya, dan kreativitas masyarakat yang tinggi. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan potensi wisata Desa Bonjeruk sebagai daya tarik wisata dan menganalisis strategi pengemasan yang telah dilakukan dalam bentuk paket wisata. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa telah dikembangkan delapan paket wisata, namun hanya beberapa yang mendapat minat tinggi dari wisatawan. Faktor-faktor seperti kesamaan kegiatan, harga yang kurang sesuai, durasi yang tidak optimal, serta kurangnya promosi dan edukasi menjadi penyebab rendahnya minat terhadap paket tertentu. Penelitian ini merekomendasikan evaluasi terhadap seluruh paket yang ditawarkan dan peningkatan strategi promosi. Diharapkan hasil ini menjadi acuan dalam pengembangan pariwisata berkelanjutan di Desa Bonjeruk.
References
[2] Angga, Mahardhika, Ari Parastio, 2022, Setrategi Pengembangan Desa Wisata di Indonesia. Medan: Pendekatan Analisis Pestel.
[3] Anindita. 2010. Potensi Pengembangan Wisata Minat Khusus. Jakarta: Grasindo.
[4] Buhalis, D. 2000. Pemasaran Destinasi kompetitif di masa depan. Manajemen Pariwisata. 21, 97- 116.
[5] Bungin, Burhanudin .2011. Metodologi Penelitian Kualitatif. Jakarta: Rajawali Press.
[6] Bungin, Burhanudin. 2012. Analisis Data Penelitian Kualitatif. Jakarta: Raja Grafindo Persada.
[7] Bungin, Burhanudin. 2013. Metodologi penelitian sosial dan ekonomi: format-format kuantitatif dan kualitatif untuk studi sosiologi, kebijakan publik, komunikasi, manajemen, dan pemasaran, Jakarta: Kencana Prenada Media Group.
[8] Chaliq, Abdul. 2011. Manajemen Haji dan Wisata Religi. Jakarta: Mitra Cendekia.
[9] Damardjati, R.S. 2001. Istilah-istilah Dunia Pariwisata. Jakarta: Pradnya Paramita.
[10] Darsiharjo, dkk. 2016. Strategi Pengembangan Wisata Minat Khusus Arung Jeram di Sungai Palayangan. Bandung: Jurnal Manajemen Resort dan Leisure Vol.13, No.1.
[11] Djam’an, Satori, dan Aan, Komariah. 2013. Metodologi Penelitian Kualitatif. Bandung: Alfabeta.
[12] Douglas dan Derrett. 2001, Special interest tourism. Australia.
[13] Erika Revida dkk. 2021. Inovasi Desa Wisata: Potensi, Strategi, dan Dampak Kunjungan Wisata. Medan: Yayasan Kita Menulis.
[14] Fandeli. 1995. Dasar-Dasar Manajemen Kepariwisataan Alam. Yogyakarta: Liberty offset.
[15] Fandeli, C. 2002. Perencanaan Kepariwisataan Alam. Yogyakarta: Fakultas Kehutanan Universitas Gadjah Mada.
[16] Fathoni, A. 2007. Simulasi Profesionalisme Guide Wisata Religi Makam Sunan Maulana Malik Ibrahim, (Studi Pada Kelurahan Gapurosukolilo Kabupaten Gresik). Jurnal Administrasi Bisnis S1: Universitas Brawijaya, 44(1), 186–193.
[17] Fiyan, Rachmadi. 2018. Pengemasan Paket Wisata Dengan Memanfaatkan Potensi Destinasi Wisata Alternatif Di Kawasan Pantai Parangkritis. Yogyakarta: Jurnal Media Wisata Vol.16. Nomor.1.
[18] Fleischacker, S. 2020. Being Me Being You: Adam Smith and Empathy. University of Chicago Press.
[19] Hadinoto, Kusudianto.1996. Perencanaan Pengembangan Destinasi Pariwisata. Jakarta: UI Press.
[20] Hadiwijoyo, Suryo S. 2012. Perencanaan Pariwisata Perdesaan Berbasis Masyarakat. Sebuah Pendekatan Konsep. Yogyakarta: Graha Ilmu.
[21] Hoyle, L.H. 2006. Event Marketing. Jakarta: PPM.
[22] Jadesta.kemenparekraf.go.id. Desa Wisata Bonjeruk. 2025. https://jadesta.kemenparekraf.go.id/Desa/Bonjeruk. (Diakses pada tanggal 20 Januari 2024).
[23] Khamdevi, M. 2021. PKM Perencanaan Desa Wisata Bonjeruk Lombok Tengah. MARKA (Media Arsitektur dan Kota): Jurnal Ilmiah Penelitian, 4(2), 126-137.
[24] Komariah, dkk. 2011. Metode Penelitian Kualitatif. Bandung: Alfabeta.
[25] Komariah, K. 2011. Penerapan metode pembelajaran problem solving model polya untuk meningkatkan kemampuan memecahkan masalah bagi siswa kelas IX J di SMPN 3 Cimahi. In Prosiding Seminar Nasional Penelitian: Pendidikan Dan Penerapan MIPA, Fakultas MIPA, Universitas Negeri Yogyakarta (Vol. 1, No. 1, pp. 181-218).
[26] Kotler, P., Bowen, J., Makens, J., Sindoro, A., & Pohan, R. 2002. Pemasaran Perhotelan dan Kepariwisataan. Prehalindo.
[27] Kristiana, Y., Lien, S., & Liauw, W. 2019. Pengembangan Paket Wisata Di Desa Gombengsari Kabupaten Banyuwangi. Jurnal Sains Terapan Pariwisata, 4(1), 12-24.
[28] Kruja, D., & Gjyrezi, A. 2011. The Special Interest Tourism Development and The Small Regions. Turizam, 15(2), 77-89.
[29] Lexy, J. M. 2011. Qualitative Research Methods. Bandung: Teenager Rosda Karya.
[30] Michael, dkk. 2016. Kesiapan Sektor Pariwisata. Surabaya.
[31] Moleong, L. J. 2017. Metode Penelitian Kualitatif. Bandung: PT. Remaja.
[32] Murianto. 2019. Desa Bonjeruk Sebagai Desa Wisata Berbasis Alam dan Budaya di Lombok Tengah, Sekolah Tinggi Pariwisata Mataram. Jurnal. Vol.8. No.1.
[33] Nisa, A. F. & Haryanto, R. 2014. Kajian Keberadaan Wisata Belanja Malioboro Terhadap Pertumbuhan Jasa Akomodasi di Jalan Sosrowijayan dan Jalan Dagen. Jurnal Teknik PWK Vol. 1, No. 3, hal 933- 948.
[34] Noho, Yumanraya. 2017. Pengelolaan Desa Wisata Religi. Gorontalo: Penerbit Ideas Publishing.
[35] Nuriata, T. 1992. Perencanaan Perjalanan Wisata. Jakarta: Departemen Pendidikan dan Kebudayaan.
[36] Nuriata. 2014. Paket Wisata, Penyusunan Produk dan Penghitungan Harga. Bandung: Alfabeta.
[37] Pitana, I. G. 2019. Pengantar Ilmu Pariwisata. Yogyakarta: Penerbit Andi
[38] Priasukmana. 2001. Pembangunan Desa Wisata: Pelaksanaan Undang-Undang Otonomi Daerah. Motto: Back To Village, Act Locally, Think Globally. Bogor: Cabi Digital Library.
[39] Rachmadi. 2018. Pengemasan Paket Wisata Dengan Memanfaatkan Potensi Destinasi Wisata Alternatif di Kawasanpantai Parangtritis. Media Wisata, 16(1).
[40] Richard. 2000. Kepariwisataan Tourism Industry. Surabaya: Penerbit SIC.
[41] Richardson, J. I., & Fluker, M. 2004. Understanding and Managing Tourism. Australia: Pearson Education Australia.
[42] Satori, D., & Komariah, A. 2015. Model Of Management Capacity Building For Improving The Quality Of School. Journal of Education and Learning (EduLearn), 9(4), 328-333.
[43] Stebbins, R. A. 1996. Cultural Tourism as Serious Leisure. Annals of Tourism Research, 23(4), 948–950.
[44] Strauss dan Corbin. 2007. Dasar-Dasar Penelitian Kualitatif. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.
[45] Subhiksu, I. B. K., & Utama, G. B. R. 2018. Daya Tarik Wisata Museum Sejarah dan Perkembangannya di Ubud Bali. Deepublish.
[46] Sugiarto. 2017. Metodologi Penelitian Bisnis. Yogyakarta: ANDI Tjahjadi.
[47] Sugiyono. 2009. Metode Penelitian Pendidikan Pendekatan Kuantitatif, Kualitatif, dan R&D. Bandung: Alfabeta.
[48] Sugiyono. 2011. Metode Penelitian Pendidikan Pendekatan Kuantitatif, Kualitatif dan R&D. Bandung: Alfabeta.
[49] Sugiyono. 2014. Metode Penelitian Pendidikan Pendekatan Kuantitatif, Kualitatif, dan R&D. Bandung: Alfabeta.
[50] Sugiyono. 2015. Metode Penelitian Manajemen. Bandung: Alfabeta.
[51] Sugiyono. 2018. Metode Penelitian Kuantitaif, Kualitatif, dan Kombinasi (Mixed Methods). Bandung: Alfabeta.
[52] Sukarnyana, dkk. 2003. Dasar-Dasar Metodologi Penelitian. Malang: Universitas Negeri Malang.
[53] Sunyoto, Danang. 2012. Dasar-dasar manajemen pemasaran.Yogyakarta : CAPS.
[54] Suwantoro, G. 1997. Dasar-Dasar Pariwisata. Yogyakarta: ANDI.
[55] Suyitno. 2001. Perencanaan Wisata. Yogyakarta: Kanisius.
[56] Swarbrooke, John & Horner, Susan. 2007. Consumer Behavious in Tourism 2th Edition. Elsevier Ltd. United Kingdom.
[57] Syafiie, Inu Kencana. 2007. Menejemen Pemerintahaan. Jakarta: PT. PERCA.
[58] Terry, G.R. 1986. Asas-Asas Manajemen. Bandung: ALUMNI.
[59] The International Ecotourism Society. 1990. What is Ecotourism. Http://www.ecotourism.org. (Diakses pada tanggal 20 Januari 2024)
[60] Uno, Hamzah. 2006. Perencanaan Pembelajaran. Jakarta: Bumi Aksara Subjek Pendidikan – Metode Eksperimental.
[61] Yoeti, Oka A. 1997. Perencanaan dan Pengembangan Pariwisata. Jakarta: Pradnya Paramita.
[62] Zakaria, F., & Suprihardjo, D. 2014. Konsep Pengembangan Kawasan Desa Wisata di Desa Bandungan Kecamatan Pakong Kabupaten Pamekasan. Teknik Pomits, 3(2), C245–C249.
[63] https://hikayatjonggat.com/Desa-Wisata-Bonjeruk.html











