PARTISIPASI MASYARAKAT DALAM MEMBANGUN CITRA KE KARANG TALIWANG SEBAGAI KAMPUNG KULINER KHAS SASAK DI PULAU LOMBOK
Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji partisipasi masyarakat serta upaya pengembangan Kampung Karang Taliwang sebagai kampung kuliner khas Sasak di Kota Mataram. Kampung ini dikenal sebagai pusat kuliner ayam taliwang, namun mengalami penurunan signifikan akibat bencana alam, pandemi, dan konflik sosial. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi. Analisis data dilakukan menggunakan model interaktif Miles dan Huberman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa partisipasi masyarakat bersifat aktif pada sektor produksi, namun belum optimal dalam aspek strategis seperti inovasi dan pengelolaan destinasi. Upaya pengembangan kawasan melibatkan pendekatan multidimensi yang mencakup pelestarian budaya, digitalisasi UMKM, penguatan rantai pasok lokal, serta rekonsiliasi sosial berbasis kuliner. Penelitian ini menegaskan pentingnya tata kelola kolaboratif, pemberdayaan struktural, dan pendekatan partisipatif dalam mewujudkan pariwisata kuliner yang berkelanjutan dan berbasis komunitas. Hasil ini memberikan kontribusi terhadap model pengembangan destinasi pascakrisis dengan mengedepankan kearifan lokal dan inklusivitas.
References
[2] Aulia, F., & Rahayu, T. (2018). Partisipasi Masyarakat dalam Pengembangan Kampung Wisata Kajoetangan Malang. Jurnal Pariwisata, 4(1), 65-78.
[3] Ardianto, Elvinaro. 2010. Metode Penelitian untuk Public Relations: Kuantitatif dan Kualitatif. Bandung: PT Simbiosa Rekatama.
[4] Sugiyono. 2012. Metode Penelitian Kuantitatif Kualitatif dan R & D. Bandung, Alfabeta.











