PARTISIPASI MASYARAKAT PESISIR DALAM KONSERVASI MANGROVE SEBAGAI DAYA TARIK WISATA DI GILI SULAT KECAMATAN SAMBELIA KABUPATEN LOMBOK TIMUR
Abstract
Gili Sulat adalah salah satu kawasan yang memiliki mangrove terluas di Pulau Lombok. Gili Sulat sudah ditetapkan sebagai wisata perairan oleh bupati, dalam pengembangan pariwisata partisipasi masyarakat sangat dibutuhkan untuk membangun pariwisata berkelanjutan. Dalam pengembangan pariwisata di Gili Sulat masih terdapat masalah seperti kasus pengeboman di laut oleh nelayan dan wisatawan yang menyebabkan kebakaran hutan mangrove. Penelitian ini bertujuan untuk 1) Untuk menganalisis dan mendeskripsikan bentuk partisipasi masyarakat pesisir dalam konservasi mangrove sebagai daya tarik wisata di Gili Sulat Kecamatan Sambelia Kabupaten Lombok Timur. 2) Untuk menganalisis dan mendeskripsikan faktor pendorong dan penghambat yang mempengaruhi partisipasi masyarakat pesisir dalam konservasi mangrove sebagai daya tarik wisata di Gili Sulat Kecamatan Sambelia, Kabupaten Lombok Timur. Metode penelitian yang di gunakan adalah Deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Menggunakan metode pengumpulan data, observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa masyarakat sudah banyak yang berpartisipasi dalam konservasi mangrove sebagai daya tarik wisata di Gili Sulat, Kecamatan Sambelia. Bentuk partisipasi masyarakat adalah dengan menjaga ekosistem mangrove, tidak menebang pohon mangrove secara liar, menanam bibit mangrove, tidak membuang sampah ke laut,. Faktor pendorong yang mempengaruhi partisipasi masyarakat yaitu, dapat meningkatkan pendapatan masyarakat, dan mendapat dukungan dari pemerintah, sedangkan faktor penghambat partisipasi masyarakat yaitu, keterbatasan anggaran, kurangnya kerjasama dengan stakeholder, dan SDM masyarakat masih rendah.
References
[2] BAPPEDA, 2010. Mangrove Nusa Tenggara Barat [Cited 2011 Desember 19] Avaiblable from: http://bappedanews. blogspot. com/2010/06/ keberadaankawasan-mangrove-di-ntb.html#ixzz1 h3h4euqe.
[3] Cohen, E. (1972). Towards a Sociologi of International Tourism. Social Research
[4] Hilyana, S., Amir,S., & Waspodo, S. (2020). Kesesuaian Zonasi Pulau-Pulau Kecil: Studi Kasus Kawasan Konservasi Gili Sulat Gili Lawang Lombok Indonesia. Jurnal Sains Teknologi dan Lingkungan, 6(2), 202-215.
[5] Saparinto, C. 2007. Pendayagunaan Ekosistem Mangrove. semarang. Dahara Prize. Edisi 1.
[6] Sugiyono, 2013. Metode Penelitian Kuantitatif Kualitatif dan R&D.Bandung: Afabeta.
[7] Sugiyono, 2017. Metode Penelitian Kuantitatif Kualitatif dan R&D.Bandung: Afabeta.
[8] Sugiyono. (2022). Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif, dan R&D. Bandung: Alfabeta.
[9] Sugiyono. 2018. Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif, dan R&D, penerbit. Alfabeta,Bandung.











