PERAN POKDARWIS DALAM PENGEMBANGAN POTENSI WISATA GUNUNG TELE SEBAGAI DAYA TARIK WISATA ALTERNATIF DI DESA WISATA PENGEMBUR
Abstract
Penelitian ini bertujuan (1) untuk mendeskripsikan peran Pokdarwis dalam mengidentifikasi dan menggali potensi wisata Gunung Tele sebagai daya tarik wisata alternatif di Desa Wisata Pengembur dan (2) untuk menganalisis upaya Pokdarwis dalam pengembangan potensi wisata Gunung Tele sebagai daya tarik wisata alternatif di Desa Wisata Pengembur. Jenis penelitian ini adalah kualitatif dengan metode deskriptif. Data dikumpulkan melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi, dengan enam narasumber sebagai informan utama. Hasil penelitian menunjukkan bahwa bahwa Pokdarwis Restu Bumi belum mampu mengidentifikasi dan mengembangkan potensi wisata Gunung Tele secara optimal. Potensi besar yang dimiliki Gunung Tele, baik dari segi keindahan alam maupun keunikan budaya, belum dapat dimanfaatkan secara maksimal akibat keterbatasan pengetahuan, pelatihan, dan anggaran. Keterbatasan ini mengakibatkan banyak potensi wisata yang belum tergarap dan tidak mendatangkan manfaat ekonomi signifikan bagi masyarakat setempat.Upaya pengembangan potensi wisata oleh Pokdarwis Restu Bumi menghadapi berbagai tantangan, terutama dalam hal keterlibatan masyarakat yang masih minim dan peran representasional yang belum efektif. Kurangnya edukasi dan penyadaran masyarakat tentang pentingnya pariwisata berkelanjutan, serta keterampilan teknis yang terbatas dalam penggunaan teknologi dan manajemen keuangan, turut menghambat efektivitas operasional dan program pengembangan wisata.
References
[2] World Development, 22 (7), 953-969.
[3] Pitana DKK, Sosiologi Pariwisata, (Yogyakarta: CV Andi Offset, 2005), hlm. 56.
[4] Ife, Jim dan Tesoriero, Frank. 2008. Community Development: Alternatif Pengembangan Masyarakat di Era Globalisasi. Yogyakarta: Penerbit Pustaka Pelajar.
[5] Sugiyono, Metode Penelitian Kualitatif, Bandung: Alfabeta, 2011.
[6] Sugiyono, Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif dan Kombinasi, Bandung: Alfabeta, 2014.
[7] Sugiyono, Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif Dan R&D, Bandung: Alfabeta, 2016.











