PARTISIPASI MASYARAKAT DALAM PENGEMBANGAN WISATA PANTAI MAWUN DESA TUMPAK UNTUK MENDUKUNG PARIWISATA BERKELANJUTAN
Abstract
Pariwisata merupakan bagian dari sekolah industri di Indonesia yang prospeknya cerah, dan mempunyai potensi serta peluang yang sangat besar untuk dikembangkan. Tujuan dari penelitian ini yaitu: Untuk mendeskripsikan bentuk partisipasi masyarakat Mendeskripsikan faktor pendukung dan penghambat dalam pengembangan objek wisata Pantai Mawun, Desa Tumpak,Kecamatan Pujut, Lombok Tengah penelitian ini adalah penelitian deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil daeri penelitian ini ada dua yaitu:Partisipasi masyarakat dalam pengembangan wisata Pantai Mawun Desa Tumpak untuk mendukung pariwisata berkelanjutan berbentuk sumbangan pemikiran (ide/gagasan), keterlibatan dalam perencanaan program, penegelola keuangan, serta sumbangan materi dan tenaga. Faktor pendukung pengembangan objek wisata Pantai Mawun adalah kerjasama, sedangkan faktor penghambatnya adalah keterbatasan dana dan rendahnya keterampilan masyarakat.
References
[2] Wisata) Terhadap Upaya Pengembangan Desa Wisata, Edu Geography, Vol 5, No 2, hlm. 52-59.
[3] Aninim (2009) UU No 10 tahun 2009 tentang kepariwisataan, di akses pada
[4] 07 Agustus 2022 pada https//jdih.id/baca/UU Nomor 10 Tahun 2009.pdf
[5] Larosa pengaribun. M. P (2025). Implementasi Masyarakat dalam Upaya
[6] Mulyadi S, Ekonomi Sumber Daya Manusia Dalam Persfektif Pembangunan,Jakarta: PT RajaGrafindo Persada 2006
[7] pengembnagan Obyek Wisata Bukit cinta kawasan Rawa PEning Kecamatan Banyuribu Kabupaten Semarang. Edu Geography, 3(6), 9-15.
[8] Ratnaningsih, N. dan Mahagangga, I., 2015. Partisipasi Masyarakat Lokal Dalam Pariwisata (Studi Kasus di Desa Wisata Belimbing, Tabanan, Bali). Jurnal Destinasi Pariwisata. Vol.3. No.1. hal.45-61.
[9] Santaufanny, F., dkk., 2021. Partisipasi Masyarakat Dalam Pengembangan Pariwisata Lokal: Sebuah Kajian Pustaka Terstruktur. Jurnal BRILIANT. Vol. 6. No.4. hal.775-789.
[10] Sugiyono. 2009. Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif dan R&D, Bandung : Alfabeta.
[11] Sulistyadi, E. 2019. Kemampuan Kawasan Nir-Konservasi dalam Melindungi Kelestarian Burung Endemik Dataran Rendah Pulau Jawa Studi Kasus di Kabupaten Kebumen. Jurnal Biologi Indonesia 6(2): 121.
[12] Suwena, I Ketut dan I Gusti Ngurah Widyatmaja. 2017. Pengetahuan Dasar Ilmu Pariwisata. Denpasar : Pustaka Larasan. Yusuf Adam Hilman.2019, Partisipasi Masyarakat terhadap Pengembangan Desa Wisata “Watu Rumpuk” Desa Mendak Kecamatan Dagangan Kabupaten Madiun. (Universitas Muhamamdiyah Ponorogo, Indonesia).
[13] Phil Janianton Damanik ,Pariwisata Indonesia Antara Peluang danTantanganYogyakarta: Pustaka Pelajar, 2017
[14] Yoeti, Oka A, 2008. Perencanaan dan Pengembangan Pariwisata. Pradnya Paramita: Jakarta.
[15] 07 Agustus 2022 pada https//jdih.id/baca/UU Nomor 10 Tahun 2009.pdf











