POTENSI SATE BULAYAK KAHAS NARMADA SEBAGAI DAYA TARIK WISATA KULINER DI KABUPATEN LOMBOK BARAT
Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis Potensi Sate Bulayak Khas Narmada Sebagai Daya Tarik Wisata Kuliner di Kabupaten Lombok Barat. lokasi penelitian ini berada di Desa Lembuak Kecamatan Narmada. Sate bulayak ini memiliki cita rasa yang khas, namun masih terdapat kesenjangan sosial terhadap pedagang sate bulayak dengan pedagang sate lain. Penelitian iini menggunakan metode kualitatif untuk mendeskripsikan potensi dan analisis sate bulayak khas narmada sebagai daya tarik wisata kuliner di Kabupaten Lombok Barat.menggunakan teknik pengimpulan data yang digunakan yaitu observasi, dokumentasi dan wawancara. Dengan analisis data reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian ini sate bulayak adalah produk wisata kuliner, karena wisatawan memiliki keinginan yang berbeda-beda sehingga ini menjadi pilihan alternative wisatawan menikmati kuliner khas Indonesia..
References
[2] Harsana, M., & Triwidayati, M. (2020). POTENSI MAKANAN TRADISIONAL SEBAGAI DAYA TARIK WISATA KULINER DI DIY.
[3] Putri, J. A., Rahayu, E., Risyanti, Y. D., Maryani, T., & Yuliamir, H. (2023). Potensi Makanan Tradisional, Sebagai Daya Tarik Wisata Kuliner Di Kota Salatiga. Jurnal Manajemen Perhotelan Dan Pariwisata, 6(1), 207–213.
[4] Nugroho, S. P., Hardani, H. D., & Putu, I. (2020). Gastronomi makanan khas keraton Yogyakarta sebagai upaya pengembangan wisata kuliner. Jurnal Khatulistiwa Informatika, 7(1), 52-62.
[5] Kemenkes RI. (2011). Permenkes RI No. 1096/Menkes/Per/ VI/2011 tentang Higiene Sanitasi Jasaboga. Journal of Chemical Information and Modeling, 53(9), 1689–1699. https://peraturanpedia.id/peraturan-menteri-kesehatan-nomor-1096-menkes-per-vi-2011/
[6] Setiawan, H., Hamid, A., Ummasyroh, U., & Bustan, J. (2020). Model daya tarik kuliner lokal sebagai pendorong daya tarik wisata kuliner. Inovasi: Jurnal Ekonomi, Keuangan, dan Manajemen, 16(1), 120-126.
[7] Winarto, H., & Chandra. (2002). Strategi pemasara. Majalah Ilmiah Ekonomika, 14(1), 124–128.
[8] Noor, J. (2011). Metodelogi penelitian. Jakarta: Kencana Prenada Media Group.











