ANALISIS ATRAKSI MUSEUM BATIK INDONESIA DI TAMAN MINI INDONESIA INDAH (TMII) SEBAGAI WISATA BUDAYA DALAM MENARIK MINAT GENERASI MUDA

  • Intan Maharani Program Studi S1 Pariwisata, Fakultas Pariwisata, Universitas Pancasila
  • M. Amboro Alfianto Program Studi S1 Pariwisata, Fakultas Pariwisata, Universitas Pancasila
  • Sarojini Imran Program Studi S1 Pariwisata, Fakultas Pariwisata, Universitas Pancasila
Keywords: Atraksi, Museum Batik Indonesia, Museum Experience, Representasi, Wisata Budaya, Generasi Muda

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya minat kunjungan generasi muda ke museum di era digital, yang membentuk ekspektasi baru terhadap pengalaman wisata yang lebih interaktif dan partisipatif. Tujuan penelitian untuk mengidentifikasi atraksi di Museum Batik Indonesia dan menganalisis minat dan persepsi generasi muda terhadap atraksi tersebut. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa generasi muda tertarik mengunjungi Museum Batik Indonesia, terutama melalui kegiatan workshop dengan memperoleh 88 poin  yang menjadi atraksi paling diminati. Kegiatan tour eksplorasi museum menempati posisi kedua dengan perolehan 56 poin dalam tingkat ketertarikan, meskipun tidak sebesar workshop, namun tetap menjadi pilihan yang menarik. Sebaliknya, kegiatan scavenger hunt dan event peringatan hari batik kurang diminati, masing-masing memperoleh 8 poin dan 6 poin. Ketertarikan terhadap atraksi tersebut didukung oleh tabulasi frekuensi yang memperlihatkan berapa banyak informan yang memiliki pendapat serupa, berdasarkan indikator dari kedua variabel, yaitu Museum Experience dan Representasi. Hal ini menunjukkan adanya kesesuaian antara atraksi yang ditawarkan dengan harapan dan karakteristik generasi muda yang cenderung menyukai pengalaman yang interaktif dan partisipatif, sehingga workshop dan tour eksplorasi museum dapat menjadi atraksi utama dalam mendukung pengembangan wisata budaya di Museum Batik Indonesia

References

[1] Sunaryo, Bambang. 2013. Kebijakan Pembangunan Destinasi Pariwisata Konsep dan Aplikasinya di Indonesia. Yogyakarta : Gava Media. (latar belakang)
[2] Asosiasi Penyelenggara Jasa Internet Indonesia. (2024). APJII: Jumlah pengguna internet Indonesia tembus 221 juta orang. https://apjii.or.id/berita/d/apjii-jumlah-pengguna-internet-indonesia-tembus-221-juta-orang (latar belakang)
[3] Falk, J. H., & Dierking, L. D. (2016). The Museum Experience Revisited. New York: Routledge. (latar belakang)
[4] Ramadhani, S. A., Setiawan, H., & Rini. (2021). Analisis Pengaruh Atraksi Wisata, dan
Ancillary Service terhadap Minat Kunjung Ulang pada Objek Wisata Bukit Siguntang. Jurnal Terapan Ilmu Ekonomi, Manajemen Dan Bisnis, 1(3), 124–133. (teori atraksi wisata)
[5] Suwena, I Ketut & Widyatmaja, I Gst Ngr. 2010. Pengetahuan Dasar Ilmu Pariwisata.
Bali : Udayana University Press. (teori atraksi wisata)
[6] Sari, O. N. I. (2010). Potensi dan pengembangan museum wayang indonesia sebagai objek wisata budaya di kabupaten Wonogiri.(teori wisata budaya)
[7] Larasati, N. K. R., & Rahmawati, D. (2017). Strategi Pengembangan Pariwisata Budaya yang Berkelanjutan Pada Kampung Lawas Maspati, Surabaya. Jurnal Teknik ITS, 6(2), 529 533.(teori wisata budaya)
[8] Melyanti, E.D., Andari, R. and Ridwanudin, O. (2014). Pengaruh Museum Experience Terhadap Keputusan Berkunjung (Survei Pada Wisatawan Nusantara Yang Berkunjung di Museum Kereta Api Ambarawa), Tourism and Hospitality Essentials (THE) Journal, IV (teori musuem experience)
[9] Pakarti, A. H. (2017). Representasi Museum Sejarah Dalam Gaya Hidup Remaja (Studi Deskriptif Kualitatif pada Remaja Pengunjung Museum Benteng Vredeburg Yogyakarta) (Doctoral dissertation, UIN Sunan Kalijaga). (teori representasi)
[10] Alfianto, M. A., Rossi, F. N., & Aulia, N. H. (2022). Virtual Event Sebagai Media Komunikasi Pariwisata. Syntax Literate; Jurnal Ilmiah Indonesia, 7(12), 16275-16292.
Published
2025-07-23
How to Cite
Maharani, I., Alfianto, M., & Imran, S. (2025). ANALISIS ATRAKSI MUSEUM BATIK INDONESIA DI TAMAN MINI INDONESIA INDAH (TMII) SEBAGAI WISATA BUDAYA DALAM MENARIK MINAT GENERASI MUDA. Journal Of Responsible Tourism, 5(1), 739-748. https://doi.org/10.47492/jrt.v5i1.3921
Section
Articles