STRATEGI PEMBERDAYAAN MASYARAKAT DALAM IMPLEMENTASI COMMUNITY BASED TOURISM DI DESA WISATA LEMBAH ASRI SERANG
Abstract
Pariwisata merupakan sektor strategis yang berperan penting dalam pembangunan ekonomi, pelestarian budaya, dan peningkatan kesejahteraan masyarakat. Dalam perkembangannya, pariwisata tidak hanya dipahami sebagai aktivitas rekreasi semata, melainkan sebagai alat pemberdayaan masyarakat lokal. Seiring dengan meningkatnya kesadaran akan pentingnya keberlanjutan, muncul konsep pariwisata berkelanjutan yang menekankan keseimbangan antara aspek ekonomi, sosial, budaya, dan lingkungan. Desa Wisata Lembah Asri Serang, yang terletak di Kabupaten Purbalingga, Jawa Tengah, merupakan salah satu desa wisata yang menerapkan prinsip-prinsip CBT dalam pengembangannya. Potensi alam berupa lanskap pegunungan dan agrowisata, serta kekayaan budaya lokal, menjadi daya tarik utama desa ini. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana strategi pemberdayaan masyarakat dalam implementasi(CBT) di Desa Wisata Lembah Asri Serang, Kabupaten Purbalingga. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Keterlibatan masyarakat dalam pengembangan Desa Wisata Lembah Asri Serang dapat dilihat perencanaan bisnis, pengelolaan destinasi, pemasaran, konservasi lingkungan, dan pelestarian budaya.. Kolaborasi dengan akademisi guna menciptakan solusi yang berbasis penelitian dan pengadaan program pelatihan bagi masyarakat desa. Kolaborasi dengan media lokal secara konsisten memberitakan perkembangan pariwisata. Implementasi penerapan CBT berupa pelestarian lingkungan, pelestarian sosial budaya, dan pemberdayaan ekonomi.
References
[2] Chabibah. (2024). Peran Wisata Religi Makam Syekh Ihsan Bin Dahlan Dalam Meningkatkan Pendapatan Masyarakat Desa Putih Kecamatan Gampengrejo Kabupaten Kediri.
[3] Hermawan, I. (2019). Metode Penelitian Pendidikan Kuantitatif, Kualitatif dan Mixed Methode
[4] Pribadi, T. I., & Setiawan, M. A. (2024). Peran Pentahelix dalam Pengembangan Pariwisata Berbasis Masyarakat di Desa Wisata Bonjeruk, Kabupaten Lombok Tengah. CENDEKIA: Jurnal Penelitian Dan Pengkajian Ilmiah, 1(7), 305-316.
[5] Rusyidi, B., & Fedryansyah, M. (2018). Pengembangan Pariwisata Berbasis Masyarakat. 1, 3.
[6] Shalimar, A. (2022). Analisis Penerapan Prinsip Sustainable Tourism Pada Pt Bintan Resort Cakrawala Ditinjau Dari Kode Etik United Nation World Tourism Organization (UNWTO) Tahun 1999.
[7] Suganda, A. D. (2018). Konsep Wisata Berbasis Masyarakat (Vol. 4).
[8] Srisusilawati, P., Putu Eka Kusuma, G., Budi, H., Haryanto, E., Nugroho, H., Djati Satmoko, N., Adelia, S., Andriani, D., Wicaksono, A., Sinurat, J., Lumanauw, N., Arifien, Y., Sudirman, A., Ranggana Putra, A., Gusti Ayu Ari Agustini, I., Alfaromona Sumarezs Titahelu, J., Octaviany, V., Purna Kurniawan, A., Ardiansyah, I., & Sri Wahyuni, N. (2022). Manajemen Pariwisata. www.penerbitwidina.com
[9] Sulistyadi, Y., & Derinta Entas, F. E. (2019). Pariwisata Berkelanjutan Dalam Perspektif Pariwisata Budaya di Taman Hutan Raya Banten.
[10] Utami, V. Y., M. Yusuf, S. Y., & Mashuri, J. (2022). Penerapan Community Based Tourism dalam Pengembangan Pariwisata Berkelanjutan Sebagai Upaya Pemberdayaan Sosial Ekonomi Masyarakat. TheJournalish: Social and Government, 3(3), 219–226. https://doi.org/10.55314/tsg.v3i3.286.











