PENERAPAN PENGATURAN PENGUNJUNG DALAM MENGURANGI DAMPAK LINGKUNGAN DI WISATA PUREKMAS SESAOT
Abstract
Wisata Purekmas memiliki daya tarik wisata yang beragam seperti hutan, sungai dan kolam pemandian. Dalam pengelolaannya wisata Purekmas mengalami perkembangan yang cukup baik dalam mengurangi kerusakan lingkungan akibat sampah yang dihasilkan oleh aktivitas pengunjung. Oleh karena itu, tujuan penelitian ini yakni mendeskripsikan tentang penerapan pengaturan pengunjung dalam mengatasi dampak lingkungan tersebut. Penelitian menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan metode pengumpulan data berupa observasi, wawancara dan dokumentasi. Data diolah melalui tahapan reduksi data, pengolahan data dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukan bahwa kondisi lingkungan di wisata Purekmas berada pada kondisi yang cukup baik walaupun kunjungan wisatawan setiap bulanya bertambah. Adapun penerapan pengaturan pengunjung yang telah dilakukan ialah dengan empat pendekatan yaitu aspek regulasi dengan penjagaan disetiap zona seperti dipintu keluar masuk, parkiran, area rekreasi, musholah, toilet, dan one gate system, kedua aspek tata kelola dengan memberikan peraturan, himbauan, pemandu internal dan kampanye berkelanjutan dengan mengontrol langsung aktivitas wisatawan dan menyediakan papan tata tertib, ketiga yaitu aspek partisipasi yaitu memberikan edukasi mengenai peduli lingkungan dengan melibatkan masyarakat, pemerintah serta wisatawan, dalam praktiknya aspek ini dengan menyediakan informasi peduli lingkungan dan fasilitas atau prasarana yang lengkap dengan petunjuk penggunaanya.
References
[2] Ahmad Ramli (2020). Strategi Penerapan Konsep Sustainable Tourism di Desa Wisata Sesaot Kecamatan Narmada Lombok Barat. Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Mataram.
[3] Handayaningrat, "Pengantar Studi".
[4] Alubel , W.E, , Geetachew, M.A., and Asnakew A. (2021). Practices and challenges of visitor management implementation for sustainable tourism development in Fasil Ghebbi, Ethiopia. Journal of Hospitality Management and Tourism. Vol.12(1),. 1 – 8.
[5] I Wayan Suteja & Sri Wahyuningsih (2023). Penerapan Visitor Management Dalam Mengurangi Dampak Lingkungan Pada Daya Tarik Wisata Loang Baloq Kota Mataram. SKRIPSI. Sekolah Tinggi Pariwisata Mataram.
[6] Kementerian Lingkungan Hidup. 2010. Sekilas Tentang AMDAL. Jakarta: Kementerian Lingkungan Hidup.
[7] Kuo L (2003). The Use of Visitor Management Techniques to Protect a Fragile Environment: A Case Study of Practices in the New Forest. Doctorial Desertation, Bournemouth University.
[8] Orams M (1995). Using interpretation to manage nature-based tourism. Journal of Sustainable Tourism. Vol. 4 (2), 1-12.
[9] Rojas C, Camarero C (2007). Visitors experience mood and satisfaction in heritage context, evidence from an interpretation center. Journal of Sience Direct. Vol 29(1). Shamshiry E, Behzad N, Mazlin B, Ibrahim K, Halimaton S, Adiah H (2011). Integrated Models for Solid Waste Management in Tourism Regions: Langkawi Island, Malaysia. Journal of Environmental and Public Health.Vol.01(5):10-25
[10] Sugiyono, 2022. Metode Penelitian Kualitatif.,
[11] Syarif Hidayat, I Wayan Suteja, Indrapati, Ander Sriwi (2021). Penerapan Visitor Management Melalui Pendekatan Carrying Capacity Di Kawasan Wisata Bukit Pergasingan Sembalun. Sekolah Tinggi Pariwisata Mataram.











