DAMPAK KEBERADAAN HOMESTAY TERHADAP PENDAPATAN PENGELOLA HOMESTAY DI DESA WISATA SURANADI KECAMATAN NARMADA KABUPATEN LOMBOK BARAT

  • Juliyan Youri Hady Putra Sekolah TInggi Pariwisata Mataram
  • I Wayan Nuada Sekolah TInggi Pariwisata Mataram
  • Ander Sriwi Sekolah TInggi Pariwisata Mataram
Keywords: Dampak Keberadaan, Desa, Homestay, Suranadi.

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Dampak Keberadaan Homestay Terhadap Pendapatan Pengelola Homestay. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif, dengan pendekatan deskriptif. Informan penelitian yang dipilih oleh peneliti dalam sampel penelitian yakni Pengelola homestay dan Kepala Desa dan Masyarakat yang memenuhi kriteria-kritria dalam penelitian sehingga pneliti dapat mnggali informasi dari pengelola, kepala desa dan masyrakat sekitar yang berkenan dengan obyek kajian yang di teliti. Teknik pengumpulan data yang digunakan terbagi menjadi tiga: observasi langsung, wawancara dan dokumentasi. Teknik pemeriksaan keabsahan data dalam peneliian ini menggunakan teknk Triangulasi. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa,1) Meningkatnya pendapatan, pendapatan yang di peroleh pelaku usaha setelah adanya homestay perbulan adalah dapat di lihat dari banyaknya pengunjung yang menginap di homestay ini. Tercatat rata-rata pendapatan pemilik homestay hanya sebesar 10.000.000/bulan.Belum optimalnya Pendapatan Asli Daerah (PAD) sektor Pajak Homestay. ISU STRATEGIS Sektor pariwisata sempat terpuruk karena pandemi Covid-19. 2) Mengurangi Jumlah Pengangguran, Adanya Homestay membawa dampak postif terhadap masyarakat desa Suranadi, seperti mengurangi jumlah pengangguran, dimana banyak masyarakat baik peremuan maupun laki-laki membuka usaha masing-masing dan menajdi karyawan di bebrapa homestay yang ada di desa Wisata Suranadi. Selain itu dengan adanya homestay interaksi sosial yang di tunjukan antara masyarakat dan pengunjung yang menginap di homestay terjalin baik dimana pemilik homestay selalu bersikap ramah dan terbuka serta sudah menerapkan sapta wisata dengan memberikan sikap yang baik kepada pengunjung .

References

[1] Wulandari, Sri, and Taat Wulandari. "DAMPAK KAMPUNG HOMESTAY TERHADAP STATUS SOSIAL EKONOMI MASYARAKAT." SOCIAL STUDIES 8.3 (2019): 312- 328.
[2] Hiryanto. (2017). Dampak ekonomi dan sosial wisata alam berbasis masyarakat dalam konteks pemberdayaan masyarakat: studi kasus pada desa wisata bejiharjo, kec karangmojo, kab gunung kidul. Vol 10, No 2, Hlm 150-160
[3] Kemenpupri. (1992). Pedoman pembanguna perumahan dan permukiman dengan lingkungan hunian yang berimbang.
[4] Khomsun. (2015). Analisis dampak ekonomi dalam pembangunan flyover jombor di kabupaten sleman. Vol x, No 1, Hlm 11-24
[5] Aryani, S., Sunarti, S., & Darmawan, A. (2017). Analisis dampak pembangunan pariwisata pada aspek ekonomi dan sosial budaya masyarakat (Studi kasus pada Desa Wisata Bejiharjo, Kecamatan Karangmojo, Kabupaten Gunungkidul, DI Yogyakarta). Jurnal Administrasi Bisnis S1 Universitas Brawijaya.
[6] Mahadewi. (2018). Homestay Mozaik Pariwisata Berbasis Kerakyatan. Bali: Pusat Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat, Sekolah Tinggi Pariwisata Nusa Dua Bali.
[7] Kementerian Pariwisata dan ekonomi Kreatif. Widyaningsih, Heni. (2019). Pemberdayaan Masyarakat dalam Pengembangan Desa wisata dan Implikasinya terhadap Sosial Budaya Di Desa Sendang Agung, Minggir, Sleman.
[8] Journal of Indonesian Tourism, Hospitality and Recreation. 2, 68-76. Yonk, Wall G & Long. (2010). Balinese Homestays: an indigenous response to tourism opportunities. In r.
[9] Prasiasa, Putu Oka. (2012). Destinasi Pariwisata, berbasis masyarakat. Jakarta: Salemba Empat. Rahim, Firmansyah. (2012). Pedoman Kelompok Sadar Wisata. Jakarta: Abdussamad, Z. (2021). Metode Penelitian Kualitatif. Makasar: CV. Syakir Media Press.
[10] Puspitasari, Devi., Ahimsa-Putra, Heddy Shri., dan Wijono, Djoko. (2019). Persepsi Dan Pengelolaan Homestay Di Desa Wisata Wukirsari, Bantul. Jurnal Kawistara, 9(1), 1-14.
[11] Widyaningsih, Heni. (2020). Pengembangan Pengelolaan Homestay Dalam Mendukung Desa Wisata Diro Sendangmulyo, Kecamatan Minggir, Kabupaten Sleman. Khasanah IlmuJurnal Pariwisata Dan Budaya, 11(1), 9-15.
[12] Witarto, A. B., & Pathiassana, M. T. (2020). Analisis Pengelolaan Pariwisata Halal Di Desa Tete Batu Kabupaten Lombok Timur Nusa Tenggara Barat.
[13] Sari, N. P., & Sri, A. A. (2018). Perkembangan Usaha Villa, Homestay dan Kontribusinya terhadap Ekonomi Masyarakat Lokal di Desa Petulu Ubud Bali. Jurnal Analisis Pariwisata, 18 (1), 47-55.
[14] Satrio, D., & Sabana, C. (2018). Pengembangan Community Based Tourism sebagai Strategi Pemberdayaan Ekonomi Masyarakat. Pena Jurnal Ilmu Pengetahuan dan Teknologi, 32 (1), 31-43
Published
2025-07-23
How to Cite
Putra, J., Nuada, I., & Sriwi, A. (2025). DAMPAK KEBERADAAN HOMESTAY TERHADAP PENDAPATAN PENGELOLA HOMESTAY DI DESA WISATA SURANADI KECAMATAN NARMADA KABUPATEN LOMBOK BARAT. Journal Of Responsible Tourism, 5(1), 137-142. https://doi.org/10.47492/jrt.v5i1.3868
Section
Articles