PEMASARAN PAKET WISATA UNTUK MENINGKATKAN KUNJUNGAN WISATAWAN DI DESA WISATA KEMBANG KUNING

  • Roy Irawan Sekolah TInggi Pariwisata Mataram
  • Sri Susanty Sekolah TInggi Pariwisata Mataram
  • Putu Arya Reksa Anggaratias Sekolah TInggi Pariwisata Mataram
Keywords: Pemasaran, Tingkat kunjungan Desa wisata Kembang Kuning.

Abstract

Desa Kembang Kuning terletak di Kecamatan Sikur, Kabupaten Lombok Timur, Provinsi Nusa Tenggara Barat. Dengan luas wilayah 218 hektar, kode wilayah 52.03.04.2007 dan kode pos 83662. Desa ini memiliki kekayaan sumber daya alam seperti areal persawahan yang terbentang indah dan juga memilik spot wisata seperti, wisata pertanian, wisata alam yaitu air terjun sarang walet, wisata produksi kopi tradisional dan minyak kelapa yang tersebar luas dari berbagai dusun, dengan total jumlah kunjungan wisatawan 1200.Selain menawarkan suasana pedesaan, desa ini juga menawarkan pesona alam yang sangat menarik, dengan potensi air terjun (waterfall) seperti air terjun jeruk manis, tibu bunter dan air terjun durian indah. Kegiatan masyarakatnya juga masih bertahan dengan pola hidup tradisional dalam kesehariannya, baik dalam bertani, masak memasak, dan kegiatan lainnya. Sehingga tidak mengherankan kalau desa ini sudah mulai banyak dikunjungi oleh para tamu terutama dari mancanegara. Peran dari pokdarwis adalah sebagai penggerak sadar wisata dan Sapta Pesona di lingkungan daerah wisata, untuk meningkatkan pemahaman kepariwisataan, meningkatkan peran dan partisipasi masyarakat dalam pembangunan pariwisata, dan mensukseskan pembangunan pariwisata. Maka dari itu dengan adanya Pokdarwis di suatu daerah tentunya dapat mendorong dalam membangun, mengembangkan dan memajukan kepariwisataan dan dapat bermanfaat bagi kesejahteraan masyarakat daerah tersebut.

References

[1] Burhan, Bungin, (2011). Penelitian Kualitatif. Jakarta: Kencana Perdana Media
[2] Dewi, N. A., and L. L. Dewi. "Paket Wisata Pedesaan “Become Pangsanian" Di Desa Wisata Pangsan, Petang, Badung." Jurnal Analisis Pariwisata 16.1 (2016).
[3] Prasetyo, E., & Suwandono, D. (2014). Konsep desa wisata hutan mangrove di Desa Bedono, Kecamatan Sayung, Kabupaten Demak. Ruang, 2(4), 361-370.
[4] Kusumaningrum, Dewi Ayu. "Strategi pemasaran TWA Mangrove Angke Kapuk Jakarta terkait kunjungan wisatawan di masa pandemi." Jurnal Inovasi Penelitian 2.7 (2021): 2101-2116.
[5] Razak, J., & Novianti, E. (2022). Konsep branding wisata berbasis pemasaran digital di Desa Sirnajaya, Kabupaten Bogor. Jurnal Khatulistiwa Informatika, 9(1), 1-13.
[6] Suwintari, i. G. A. E., sutiarso, m. A., suprapto, i. N. A., semara, i. M. T., & aprilia, j. (2023). Kajian potensi wisata dalam pengemasan paket wisata alternatif di desa wisata medewi. Sibatik journal: jurnal ilmiah bidang sosial, ekonomi, budaya, teknologi, dan pendidikan, 2(2), 623-636.
[7] Wijaya, Deria Adi, et al. "Strategi Pemasaran Berbasis Website di Kampung Wisata Baluwarti Surakarta." Jurnal Inovasi Penelitian 1.6 (2020): 1043-1048.
[8] Fadila, R. N., Purnaningsih, N., & Hapsari, D. R. (2017). Efektivitas Komunikasi Pemasaran Kampung Budaya Sindangbarang di Desa Pasir Eurih Kecamatan Tamansari Kabupaten Bogor. Jurnal Sains Komunikasi dan Pengembangan Masyarakat [JSKPM], 1(3), 277-286.
[9] Sugiyono. (2017). Metode penelitian kuantitatif, kualitatif, dan r&d. Bandung : alfabeta, cv.
[10] Yohana ari ratnaningtyas, n. I. P., and n. I. P. Agnes widyasmoro. "pemasaran desa wisata kalibuntung dalam mendukung pengembangan pariwisata di kabupaten bantul." jurnal kepariwisataan indonesia 11.1 (2016): 1-24.
Published
2025-07-23
How to Cite
Irawan, R., Susanty, S., & Anggaratias, P. (2025). PEMASARAN PAKET WISATA UNTUK MENINGKATKAN KUNJUNGAN WISATAWAN DI DESA WISATA KEMBANG KUNING. Journal Of Responsible Tourism, 5(1), 105-112. https://doi.org/10.47492/jrt.v5i1.3865
Section
Articles