ANALISIS PERSEPSI WISATAWAN TERHADAP DESTINASI AIR TERJUN GOA KOPONG KECAMATAN PRINGGASELA KABUPATEN LOMBOK TIMUR
Abstract
Destinasi wisata Air Terjun Goa Kopong adalah salah satu objek wisata yang terletak di Desa Peringgasela Selatan, Kecamatan Peringgasela, Kabupaten Lombok Timur. Destinasi ini menawarkan pemandangan yang menakjubkan, udara segar, dan suasana yang tenang, jauh dari hiruk-pikuk kota. Persepsi wisatawan akan mempengaruhi keputusan mereka untuk berkunjung kembali, merekomendasikan tempat ini kepada orang lain, Persepsi wisatawan merupakan pendapat wisatawan tentang objek. Suatu objek wisata perlu meningkatkan kualitas objek menjadi lebih baik bagi mendapatkan persepsi positif. Penelitian ini berfokus pada Bagaimanakah sarana prasarana (4A) yang terdapat di destinasi Air Terjun Goa Kopong, dan Bagaimanakah persepsi wisatawan terhadap daya tarik Destinasi Air Terjun Goa Kopong. Dan tujuan dari penelitian ini adalah untuk mendeksripsikan sarana dan prasarana (4A) yang terdapat di destinasi Air Terjun Goa Kopong, dan Menganalisis persepsi wisatawan terhadap daya tarik destinasi Air Terjun Goa Kopong. Rancangan penelitian yang penulis gunakan dalam penelitian ini adalah deksriptif kualitatif, dan hasil dari penelitian ini adalah, dengan melakukan penelitian terhadap persepsi wisatawan, peneliti mendapatkan hasil bahwa persepsi wisatawan pada destinasi Air Terjun Goa Kopong ini termasuk rendah.
References
[2] Adjie, B. P. (2018). Perencanaan Program Seni Budaya Sebagai Aktivitas Wisata Di Desa Jelekong,. Universitas Pendidikan Indonesia, Repository.Upi.Edu,Perpustakaan.Upi.Edu, 9- 25.
[3] Akbar, R. F. (2015). Analisis Persepsi Pelajar Tingkat Menengah Pada Sekolah Tinggi Agama Islam Negeri Kudus. Jurnal Penelitian Pendidikan Islam Vol. 10, No. 1, Februari 2015, 10, 189 - 209.
[4] Bagus Pamasta Adjie, 2. (2018). Perencanaan Program Seni Budaya Sebagai Aktivitas Wisata Di Desa Jelekong, Kabupaten Bandung. Universitas Pendidikan Indonesia,Repository.Upi.Edu, Perpustakaan.Upi.Edu, 9 - 25.
[5] Faikar Adam Wiradipoetra, E. B. (2016). Analisis Persepsi Wisatawan Mengenai Penurunan Kualitas Daya Tarik Wisata Terhadap Minat Berkunjung.Pariwisata, Vol. Iii No. 2 September 2016, 3, 129 - 137. Febby S. Matulessy1, H. S. (2020). Analisis Persepsi Wisatawan Terhadap
[6] Infrastruktur Wisata Dan Kenyamanan Objek Wisata Air Terjun Kermon Distrik Yawosi Biak Utara. Jurnal Kajian Dan Terapan Pariwisata (Jktp) Issn (Cetak) 2747-0601 Issn (Online) 2747-0636 Vol. 1, No. 1, November 2020, 1, No 1, 58 - 73.
[7] Ilma Yamti1, L. O. (2023, Januari 1). Persepsi Wisatawan Terhadap Objek Wisata Air Terjun Lameseu Sebagai Tujuan Wisata. Jurnal Penelitian Pendidikan Geograf, 8, 34 - 37.
[8] Kadek Suarnayasa1, I. A. (2017). Persepsi Wisatawan Terhadap Keberadaan Objek Wisata Air Terjun Di Dusun Jembong. Jurnal Pendidikan Ekonomi Undiksha Volume 9 No.2 Tahun: 2017, 9, 473 - 483.
[9] Langga, K. (2021). Analisis Persepsi Wisatawan Terhadap Daya Tarik Wisata Di Pantai Nembrala Kabupaten Rote Ndao. Journey Volume 4 Nomor 1, Juni 2021, 4, 97 - 118.
[10] Langga, K. (2021). Analisis Persepsi Wisatawan Terhadap Daya Tarik Wisata Di Pantai Nembrala Kabupaten
[11] Rote Ndao. Journey Volume 4 Nomor 1, Juni 2021, 4, 97 - 118. Lebu1, C. F. (2019). Pengaruh Lokasi, Persepsi Harga Dan Daya Tarik Wisata Terhadap. Jurnal Embavol.7 No.4 Oktober 2019, Hal. 5505-5514, 7, 55055513.
[12] Prianggie, A. F. (2021). Pengaruh Daya Tarik. Fakultas Ekonomi Dan Bisnis Ump,
[13] 2021, 12 - 36. Suasapha, A. H. (2016). Implementasi Konsep Pariwisata Berbasis Masyarakat. Jumpa Volume 2 Nomor 2 Januari 2016, 2, 59-76.
[14] Suryani, A. I. (N.D.). Strategi Pengembangan Pariwisata Lokal. Jurnal Spasial, 34-43.











