PERAN MUSEUM NEGERI NUSA TENGGARA BARAT SEBAGAI DAYA TARIK WISATA EDUKASI DI KOTA MATARAM

  • Yonda Aziz Rohansyah Sekolah TInggi Pariwisata Mataram
  • Fathurrahim Fathurrahim Sekolah TInggi Pariwisata Mataram
  • Ulfan Mulyawan Sekolah TInggi Pariwisata Mataram
Keywords: Peran Museum, Edukasi, Daya Tarik Wisata

Abstract

Aspek budaya universal masyarakat dapat diamati di setiap masyarakat. Adapun cara yang dapat kita ketahui kebudayaan masyarakat baik itu individu maupun kelompok yang mana untuk mendapatkan gambaran budaya masyarakat setempat yakni berkunjung ke museum. Dengan berkunjung ke museum kita dapat melihat gambaran tentang peradaban budaya daerah, baik zaman purbakala maupun di zaman modern. Museum perlu merefleksikan diri sebagai tempat yang menggambarkan pusat penelitian, pusat multimedia, dan pusat pendidikan untuk pelestarian budaya masyarakat modern. Museum Negeri Nusa Tenggara Barat merupakan objek wisata yang bermuatan ilmu pengetahuan, sejarah dan  budaya yang ada di Provinsi Nusa Tenggara Barat. Penelitian ini dilaksanakan menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif. . Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan wawancara, observasi dan dokumentasi.

References

[1] Aditya, Rismahendra. (2012). Progam Tahun Kunjungan Museum Ronggowarsito.
[2] Darwis (2016). “Upaya Pelestarian Lingkungan”
[3] Niken. (2019). Museum Sebagai Objek Daya Tarik Wisata
[4] Rodger.D. (1998). Leisure, Learning and Travel. Journal of Physical Education, Research and Dance, 69(4)pp, 28-31.
[5] Utama, I. G. B. R., (2016). Pengantar industri pariwisata. Deepublish, Yogyakarta
[6] Widadi, Z. (2010). Peran Museum Sebagai Edukasi dan Budaya. Jakarta: Indonesia Press.
Published
2025-07-23
How to Cite
Rohansyah, Y., Fathurrahim, F., & Mulyawan, U. (2025). PERAN MUSEUM NEGERI NUSA TENGGARA BARAT SEBAGAI DAYA TARIK WISATA EDUKASI DI KOTA MATARAM. Journal Of Responsible Tourism, 5(1), 11-18. https://doi.org/10.47492/jrt.v5i1.3856
Section
Articles