PELATIHAN PELAPORAN KEUANGAN MENGGUNAKAN APLIKASI BERBASIS CLOUD BAGI PELAKU UMKM DI KECAMATAN CIPAYUNG
Abstract
Sektor UMKM merupkan sektor usaha yang sangat membantu perekonomian di masa pandemi Covid-19. Para enterpreneur di sektor UMKM pada umumnya masih kesulitan melakukan pencatatan dan pelaporan keuangan usahanya. Hal ini menjadi salah satu faktor penyebab perkembangan usaha UMKM banyak yang gagal dalam pengembangan usahanya, bahkan sampai ada yang rugi dan menutup usahanya. Kami tim dosen program studi akuntansi UPN Veteran Jakarta bekerjasama dengan Pemerintah Kecamatan Cipayung, Kota Jakarta Timur mengadakan pelatihan kepada para pelaku usaha UMKM yang tergabung dalam komunitas Jakpreneur Jakarta Timur. Pelatihan ini bertujuan untuk memberikan pelatihan kepada peserta agar para peserta dapat melakukan pencatatan dan membuat laporan keuangan usahanya menggunakan aplikasi digital SIAPIK yang dapat diakses melalui handphone. Aplikasi SIAPIK ini adalah aplikasi yang disedikan oleh Bank Indonesia untuk para pengusaha sektor UMKM secara gratis.
References
[2] Annur, C. M. (2022). Ada 204,7 Juta Pengguna Internet di Indonesia Awal 2022 | Databoks. https://databoks.katadata.co.id/datapublish/2022/03/23/ada-2047-juta-pengguna-internet-di-indonesia-awal-2022
[3] Bean, L. (2010). Cloud computing: Retro revival or the new paradigm? Journal of Corporate Accounting & Finance, 21(5), 9–14. https://doi.org/10.1002/jcaf.20605
[4] Dimitriu, O., & Matei, M. (2014). The Expansion of Accounting to the Cloud. SEA – Practical Application of Science, II(2 (4)), 237–240.
[5] Ikatan akuntan Indonesia. (2018). Standar Akuntansi Keuangan, Entitas Mikro, kecil dan Menengah, Jakarta
[6] Kemenkeu. (2021). Pemerintah Terus Perkuat UMKM Melalui Berbagai Bentuk Bantuan. https://www.kemenkeu.go.id/publikasi/berita/pemerintah-terus-perkuat-umkm-melalui-berbagai-bentuk-bantuan/
[7] Nedsal Sixpria, Titi Suhartati, dan Sabar Warsini. (2013). Evaluasi Implementasi Standar Akuntansi Entitas Tanpa Akuntabilitas Publik (ETAP) dan Penyusunan Laporan Keuangan Auditan pada Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM), Jurnal Ekonomi Dan Bisnis, Vol 12, No. 1, Juni 2013 : 55 – 64
[8] Rizki Rudiantoro dan Sylvia Veronica Siregar. (2012). Kualitas Laporan Keuangan UMKM serta Prospek Implementasi SAK ETAP, Jurnal Akuntansi dan Keuangan Indonesia Volume 9 - No. 1, Juni 2012
[9] Setiawan, A., Praptiningsih, P., & Matondang, N. (2020). Studi Literatur tentang Cloud Accounting. EQUITY, 23(2), 189–200. https://doi.org/10.34209/equ.v23i2.2236
[10] Sri Mulyani (2014) Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Kualitas Laporan Keuangan Pada UMKM di Kabupaten Kudus, JDEB Vol 11 No 2 Oktober 2014 hal 137
[11] Suyudi, T. (2022). Aplikasi Siapik Bantu UMKM Membuat Laporan Keuangan - ItWorks. https://www.itworks.id/48616/aplikasi-siapik-bantu-umkm-membuat-laporan-keuangan-sesuai-standar-lembaga-keuangan.html
[12] Teti Rahmawati dan Oktaviani Rita Puspasari.(2017). Implementasi SAK ETAP dan Kualitas laporan keuangan UMKM terkait akses modal Perbankan. Jurnal Kajian Akuntansi Vol 1, (1) 49-62